Rabu, Jul 29, 2026
Info Burinyay
Kegiatan PemerintahanPeristiwa

Dialog Forum Tokoh Masyarakat Lintas Sektor Kecamatan Rancaekek Perkuat Sinergi, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Tampung Aspirasi Warga

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi menghadiri Dialog Forum Tokoh Masyarakat Lintas Sektor Kecamatan Rancaekek Tahun 2026 bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan pelaku UMKM untuk menyerap aspirasi warga.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH., berdialog langsung dengan masyarakat dalam Forum Tokoh Masyarakat Lintas Sektor Kecamatan Rancaekek di Ballroom SMP SMK Skye Digipreneur, Rabu (29/7/2026). Foto: Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – Pemerintah Kecamatan Rancaekek menggelar Dialog Forum Tokoh Masyarakat Lintas Sektor Tahun 2026 di Ballroom SMP SMK Skye Digipreneur, Jalan Walini No.24, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026). Forum tersebut mempertemukan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku UMKM, serta berbagai unsur lintas sektor dalam satu ruang diskusi.

Selain memperkuat silaturahmi, forum itu membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah. Peserta menyampaikan berbagai persoalan secara langsung. Mereka juga mengusulkan sejumlah program yang dinilai penting untuk mendukung pembangunan Kecamatan Rancaekek.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH., menghadiri dialog tersebut sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menyebut pelaku UMKM memiliki peran besar dalam menjaga ekonomi keluarga. Karena itu, DPRD perlu mendengar kebutuhan mereka secara langsung.

“Saya sangat bersyukur bisa hadir di Kecamatan Rancaekek dan bersilaturahmi dengan masyarakat. Saya juga bertemu ibu-ibu pelaku UMKM yang luar biasa. Mereka merupakan pejuang keluarga. Semua masukan hari ini akan saya bawa dalam pembahasan bersama OPD agar harapan masyarakat bisa terwujud,” ujar Renie.

Menurut Renie, komunikasi langsung membuat DPRD lebih mudah memahami persoalan di lapangan. Oleh sebab itu, ia memastikan kegiatan “Boling” atau dialog keliling akan terus berlanjut.

“Insyaallah kegiatan ini akan terus kami lanjutkan di kecamatan-kecamatan lainnya. Kami ingin mendengar aspirasi masyarakat secara langsung,” katanya.

Sementara itu, Camat Rancaekek, H. Gugum Gumilar, S.STP., M.Si., mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Ia menilai dialog tersebut menghasilkan banyak masukan yang bermanfaat bagi pembangunan wilayah.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang telah hadir. Para peserta juga menyampaikan banyak saran. Selanjutnya, kami akan mengoordinasikan seluruh masukan itu bersama pihak terkait,” kata Gugum.

Lebih lanjut, Gugum menilai forum tersebut memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemerintah kecamatan tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, dukungan Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga menjadi faktor penting.

“Forum ini memperkuat sinergi pemerintah kecamatan, Forkopimcam, stakeholder, tokoh masyarakat, dan warga. Bersama-sama kami ingin mewujudkan Kecamatan Rancaekek yang hebat dan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gugum juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi kekeringan. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Rancaekek sudah mengumpulkan data lahan pertanian yang berpotensi terdampak.

“Kami menindaklanjuti arahan Bupati Bandung dalam Rakor Pemda Juli 2026. Kami sudah mengirimkan data potensi kekeringan ke Pemerintah Kabupaten Bandung. Selanjutnya, BPBD dan Dinas Pertanian akan menggunakan data tersebut sebagai dasar penanganan,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Kecamatan Rancaekek, Drs. H. Wawan Hermawan, menyambut baik pelaksanaan dialog tersebut. Menurutnya, program Rebo Keliling memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah masyarakat bisa bertemu langsung dengan Ibu Ketua DPRD. Kami berharap beliau terus mengawal berbagai regulasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Rancaekek,” ucap Wawan.

Ketua PC DMI Kecamatan Rancaekek, Muhammad Saepul Ulum, S.Kom.I., M.Sos., juga memberikan apresiasi. Menurutnya, dialog lintas sektor mempererat hubungan pemerintah, ulama, dan masyarakat.

“Alhamdulillah Ibu Ketua DPRD hadir untuk mendengar aspirasi seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan semua usulan bisa masuk ke dalam program pemerintah. Kami juga berharap sinergi ulama dan umara terus semakin kuat,” katanya.

Di sisi lain, pelaku UMKM, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan daerah. Mereka mengusulkan penguatan sektor UMKM, peningkatan pelayanan publik, hingga langkah antisipasi kekeringan yang mulai mengancam lahan pertanian.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.