Rancaekek, Info Burinyay — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Gerindra, Dedi Saepul Rohman, SH., menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Masa Sidang III Tahun 2026 di GOR Desa Jelegong, Jalan Talun No. 1, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan reses tersebut mengusung tema “Semangat 45 Dalam Memperjuangkan Aspirasi”. Melalui kegiatan ini, Dedi berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi di wilayahnya.
Dalam pertemuan tersebut, kebutuhan air bersih menjadi salah satu aspirasi yang paling dominan. Dedi mengatakan, kondisi musim kemarau turut mendorong masyarakat menyampaikan kebutuhan penyediaan sarana air bersih atau SAB.
“Dari dua desa yang sudah saya lakukan reses di musim kemarau ini, permintaannya banyaknya SAB. Terutama di fisik juga ada yang gang, tapi dominan di SAB,” kata Dedi Saepul Rohman.
Menurut Dedi, kebutuhan air bersih menjadi perhatian penting karena masyarakat harus memperoleh akses air yang memadai, terutama ketika musim kemarau berlangsung. Karena itu, ia akan melihat kebutuhan tersebut berdasarkan mekanisme pengusulan program dan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Solusi ke depan, ya kita sesuai aplikasi atau anggaran yang ada di kabupaten. Kalau memang membutuhkan air, ya kenapa tidak kita perjuangkan,” ujarnya.
Selain persoalan sarana air bersih, dalam dialog tersebut muncul pertanyaan mengenai aspirasi masyarakat berdasarkan kelompok desil, termasuk warga lanjut usia yang berada pada kelompok Desil 6, 7, dan 8.
Menanggapi hal tersebut, Dedi menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan reses tersebut, pihaknya belum menerima aspirasi khusus dari kelompok tersebut. Namun, kebutuhan air tetap menjadi persoalan utama yang masyarakat sampaikan.
“Belum ada, ke kita belum ada aspirasi dari Desil. Yang jelas masyarakat kekurangan air, itu saja. Dominannya di situ,” katanya.
Selanjutnya, Dedi menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan menjadi bahan pembahasan dalam proses penyusunan dan pengawalan program pemerintah daerah sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran.
Karena itu, ia berharap aspirasi masyarakat yang dihimpun selama reses tidak berhenti pada penyampaian keluhan. Ia ingin hasil penjaringan aspirasi tersebut dapat masuk dalam proses pembahasan dan menghasilkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ya mudah-mudahan hasil reses ini benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Dedi.
Dedi juga menyampaikan harapan agar masyarakat dan seluruh tamu undangan terus berpartisipasi dalam kegiatan reses. Menurutnya, perkembangan teknologi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengikuti proses penyampaian aspirasi melalui berbagai saluran, baik secara langsung maupun elektronik.
“Saya harap semua tamu undangan bisa menghadiri dengan acaranya walaupun secara fisik maupun secara elektronik,” katanya.
Dengan demikian, persoalan air bersih menjadi catatan penting dalam pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Desa Jelegong. Terlebih, kondisi musim kemarau dapat meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap akses air yang aman dan memadai.
Melalui reses tersebut, Dedi Saepul Rohman kembali menempatkan aspirasi masyarakat sebagai salah satu bahan utama dalam menjalankan fungsi representasi di DPRD Kabupaten Bandung. Selanjutnya, aspirasi mengenai kebutuhan SAB akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui mekanisme program dan anggaran yang tersedia di tingkat kabupaten.
Kegiatan reses pun menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten Bandung untuk menjaga komunikasi langsung dengan masyarakat. Selain menyerap aspirasi, forum tersebut memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakilnya di lembaga legislatif.
Tema “Semangat 45 Dalam Memperjuangkan Aspirasi” dalam reses kali ini tercermin melalui pembahasan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih. Dedi berharap aspirasi tersebut dapat memperoleh tindak lanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di wilayah Rancaekek.
