Cileunyi, Info Burinyay — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Golkar, Riki Ganesa, S.Hut., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Imah Batu, Jalan Komplek DPR II Nomor 31, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Semangat 45 Dalam Memperjuangkan Aspirasi Demi Kepentingan Bangsa”. Melalui reses ini, Riki Ganesa membuka ruang dialog bersama masyarakat untuk menyerap berbagai persoalan sekaligus mendengar langsung kebutuhan warga di wilayah Cileunyi Kulon.
Dalam kesempatan tersebut, Riki menegaskan bahwa reses menjadi bagian penting dari pelaksanaan fungsi kedewanan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara anggota DPRD dan masyarakat di daerah pemilihan.
“Alhamdulillah, hari ini saya melaksanakan reses di wilayah Cileunyi Kulon. Mudah-mudahan bisa lebih memaksimalkan lagi apa-apa yang menjadi fungsi kedewanan yang melekat di diri masing-masing anggota,” ujar Riki Ganesa.
Menurut Riki, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan persoalan sehari-hari. Infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama warga. Selain itu, masyarakat juga menyoroti persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, karakteristik wilayah Cileunyi juga membuat persoalan kemacetan kembali muncul dalam pembahasan. Tingginya aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan menjadikan kemacetan sebagai persoalan yang perlu mendapat solusi lebih maksimal.
“Aspirasi yang banyak disampaikan masih terkait infrastruktur, lingkungan. Kalau di Cileunyi, ya kemacetan. Mudah-mudahan saja itu bisa lebih dimaksimalkan lagi solusi-solusinya,” kata Riki.
Karena itu, aspirasi masyarakat tidak hanya menjadi bahan pembahasan dalam kegiatan reses. Riki juga mendorong agar berbagai persoalan tersebut mendapat tindak lanjut sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.
Selanjutnya, Riki menilai komunikasi yang terbangun melalui reses memiliki arti penting. Sebab, masyarakat dapat menyampaikan persoalan secara langsung. Sementara itu, anggota DPRD memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan warga di lapangan.
Riki juga menyampaikan bahwa silaturahmi menjadi salah satu tujuan utama kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan yang baik antara wakil rakyat dan masyarakat perlu terus dijaga. Dengan komunikasi yang terbuka, proses penyerapan aspirasi dapat berjalan lebih efektif.
“Ya, terima kasih saja. Silaturahmi yang paling utama,” ucapnya.
Selain menyerap aspirasi, Riki mengajak masyarakat untuk terus membangun kolaborasi. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bandung membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, DPRD, masyarakat, serta unsur lainnya perlu bergerak bersama agar berbagai persoalan daerah dapat ditangani secara lebih optimal.
Karena itu, semangat reses tidak berhenti pada pertemuan dan penyampaian aspirasi. Selanjutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian dari proses komunikasi dan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD.
Riki berharap semangat kebersamaan tersebut terus berkembang. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Bandung dapat semakin menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang infrastruktur, lingkungan, dan penanganan kemacetan di kawasan Cileunyi.
“Terus semangat dan bangun kolaborasi untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih Bedas lagi,” tutur Riki.
Melalui Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Riki Ganesa menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Selain mendengarkan aspirasi, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen.
