27.1 C
Bandung
Jumat, Sep 11, 2026
Info Burinyay
Kegiatan KepramukaanPendidikan

Karnaval Budaya Ita Jamnas Hari Kedua Angkat Tema Swasembada Pangan

Karnaval Budaya Kwarran Rancaekek angkat swasembada pangan di Ita Jamnas hari kedua
Peserta Pramuka Kwarran Rancaekek mengikuti Karnaval Budaya bertema swasembada pangan dalam rangkaian Ita Jamnas dan Giat Terpadu hari kedua di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Sumedang, Jumat (11/9/2026). Foto:Info Burinyay/red

Sumedang, Info Burinyay — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Rancaekek menggelar Karnaval Budaya dalam rangkaian Ita Jamnas dan Giat Terpadu hari kedua, Jumat (11/9/2026). Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berkarya”, karnaval tersebut melibatkan peserta Pramuka dari berbagai golongan. Peserta Penggalang, Penegak, dan Siaga ikut memeriahkan kegiatan dengan menampilkan kreativitas serta unsur budaya lokal.

Selain itu, Karnaval Budaya mengangkat tema swasembada pangan. Tema tersebut mendorong peserta untuk mengenalkan potensi dan kearifan lokal yang berkembang di wilayah Rancaekek.

Koordinator Kegiatan Ita Jamnas dan Giat Terpadu, Andriana, S.Pd., mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Menurutnya, partisipasi peserta menunjukkan semangat yang kuat dalam mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan.

“Alhamdulillah, saya selaku koordinator kegiatan Ita Jamnas dan Giat Terpadu hari ini merasa sangat bangga dengan partisipasi para peserta,” ujar Andriana.

Ia menyebut peserta dari golongan Penggalang, Penegak, dan Siaga menunjukkan antusiasme yang tinggi. Karena itu, ia berharap dukungan terhadap kegiatan Kwarran Rancaekek terus berkembang.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlangsung. Khususnya di Kwartir Ranting Kecamatan Rancaekek, Gugus Depan maupun basis, terus mendukung kegiatan yang diadakan Kwarran Rancaekek,” katanya.

Sementara itu, Andriana menjelaskan pesan utama dalam Karnaval Budaya berkaitan dengan swasembada pangan. Peserta diarahkan untuk mengangkat kearifan lokal yang terdapat di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap budaya daerah. Dengan demikian, kegiatan Pramuka tidak hanya menjadi ruang kreativitas, tetapi juga sarana mengenalkan potensi lokal.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini anak-anak bisa menghargai kebudayaan lokal yang ada di wilayahnya masing-masing,” ucapnya.

Selanjutnya, Andalan Bina Muda, Ira Kurniasari, menilai pelaksanaan Karnaval Budaya berjalan meriah. Ia melihat peserta tetap menunjukkan semangat meski kegiatan berlangsung hingga menjelang malam.

“Karnaval budaya yang bertemakan swasembada pangan ini luar biasa. Antusiasme diikuti seluruh peserta sangat luar biasa,” kata Ira.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan berlangsung sejak selepas Ashar hingga mendekati waktu Magrib. Karena itu, Ira meminta para peserta tetap menjaga semangat untuk mengikuti agenda berikutnya.

“Pesannya tetap semangat. Meskipun kondisinya mungkin sudah turun, jangan patah semangat karena rangkaian acara masih banyak,” tuturnya.

Di sisi lain, Ira berharap seluruh sekolah di Rancaekek dapat berpartisipasi dalam kegiatan kepramukaan yang digelar Kwarran.

Pada aspek kesehatan, Laura Rakhmadaniansyah dari Tim Kesehatan menyampaikan kondisi kegiatan secara umum berlangsung kondusif. Posko kesehatan Rancaekek hanya menangani sejumlah peserta yang membutuhkan istirahat dan pemeriksaan ringan.

“Alhamdulillah, di acara Ita Jamnas kali ini sangat kondusif. Yang masuk ke posko kesehatan Rancaekek hanya beberapa orang untuk beristirahat dan menjalani pengecekan kesehatan biasa,” jelas Laura.

Sementara itu, perwakilan orang tua peserta, Lilis Hariani, memberikan apresiasi kepada Kwarran Rancaekek. Ia menilai rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga hari kedua berjalan dengan baik.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Kwarran Rancaekek. Luar biasa, acara dari hari kemarin sampai hari kedua ini,” ujar Lilis.

Ia juga berharap pelaksanaan Ita Jamnas dan Giat Terpadu berlanjut lancar hingga hari ketiga. Selain itu, Lilis mendorong seluruh anggota Pramuka untuk terus aktif menunjukkan kemampuan.

“Kalian terus berpartisipasi, terus giat. Tunjukkan kreativitas dan kemampuan kalian, terutama dalam bidang kepramukaan,” pesannya.

Dengan demikian, Karnaval Budaya menjadi salah satu agenda yang memperkuat semangat kebersamaan peserta Ita Jamnas dan Giat Terpadu. Selain menampilkan kreativitas, kegiatan ini membawa pesan tentang pelestarian budaya serta pengenalan kearifan lokal.

Rangkaian kegiatan hari kedua tersebut sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara peserta, pembina, penyelenggara, tim kesehatan, dan orang tua. Selanjutnya, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian agenda hingga hari ketiga Ita Jamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.