32 C
Bandung
Jumat, Sep 11, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

SMPN 1 Ciwidey Gelar Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Siswa siswi SMPN 1 Ciwidey mengikuti Tabligh Akbar Maulid Nabi 1448 H
Siswa siswi SMPN 1 Ciwidey mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di lapangan sekolah, Jumat (11/9/2026). Foto:Info Burinyay/Lydia

Ciwidey, Info Burinyay — SMPN 1 Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan berlangsung di lapangan upacara SMPN 1 Ciwidey. Sebanyak 1.372 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan meneladani akhlak Rasulullah, semoga kita dapat mencontoh sifat dan akhlaknya bagi generasi muda.” Tema tersebut menjadi landasan kegiatan sekolah dalam mendorong siswa mengenal sekaligus menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, sekolah menghadirkan Al-Ustadz Mohammad Wahyu Bagja (AA) sebagai penceramah. Ia merupakan Pimpinan Majelis Nuurul Musthofa Hasan Bin Tsaabit Ciwidey–Bandung.

Sebelum Tabligh Akbar, SMPN 1 Ciwidey menggelar rangkaian lomba keagamaan pada Kamis (10/9/2026). Lima mata lomba menjadi bagian dari rangkaian tersebut, yakni pidato, kaligrafi, MTQ, MHQ, dan Poster Digital Islami.

Selanjutnya, panitia membagi peserta dalam kategori putra dan putri. Siswa kelas 7 hingga kelas 9 ikut ambil bagian dalam berbagai perlombaan tersebut.

Wakasek Bidang Humas SMPN 1 Ciwidey, H. Aef Saefulloh, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan seluruh siswa mengikuti puncak peringatan Maulid Nabi.

“Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diikuti oleh sebanyak 1.372 siswa. Seluruhnya, alhamdulillah, hadir di lapangan upacara SMPN 1 Ciwidey,” kata Aef.

Menurut Aef, kegiatan tersebut berlangsung rutin setiap tahun melalui kerja sama bidang kesiswaan dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Rangkaian kegiatan juga melibatkan siswa melalui berbagai perlombaan keagamaan.

Karena itu, sekolah berharap momentum Maulid Nabi dapat memberi dampak positif terhadap karakter siswa. Penanaman keteladanan Rasulullah menjadi salah satu cara sekolah mendorong perubahan akhlak, perilaku, dan cara berkomunikasi siswa.

Aef menyebut empat sifat Rasulullah menjadi nilai yang perlu siswa pahami dan terapkan. Keempatnya mencakup Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah.

“Pertama, Shiddiq, agar siswa memiliki jiwa yang jujur. Kedua, Amanah, agar siswa dapat dipercaya. Ketiga adalah Tabligh, yaitu dapat menyampaikan, dan keempat adalah Fathonah, agar menjadi anak yang cerdas dan pintar sebagai harapan bangsa, negara, dan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Iwan Hermawan, S.Pd.I., menjelaskan Tabligh Akbar menjadi puncak seluruh rangkaian kegiatan.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan puncak dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan rencana program dari sekolah untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Iwan.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa SMPN 1 Ciwidey. Selain Tabligh Akbar, panitia juga memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil perlombaan yang berlangsung sehari sebelumnya.

“Untuk kegiatan hari ini adalah Tabligh Akbar, penceramahnya yaitu Abang Wahyu dari Ciwidey. Beliau merupakan dai muda di Kecamatan Ciwidey,” ujarnya.

Kemudian, Iwan menerangkan rangkaian acara diawali dengan perlombaan keagamaan. Pada puncak acara, panitia menampilkan para juara sebelum memasuki agenda Tabligh Akbar.

Menurut Iwan, peringatan Maulid Nabi memiliki tujuan utama untuk mendorong siswa mencontoh akhlak Rasulullah SAW. Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan siswa di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Momentum dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yaitu mencontoh akhlak-akhlak daripada Rasulullah SAW untuk diterapkan oleh para siswa di SMP 1 Ciwidey,” katanya.

Iwan juga mengajak seluruh siswa menyimak tausiyah dengan baik. Ia berharap pesan yang disampaikan penceramah dapat mendorong siswa menerapkan keteladanan Rasulullah sejak dini.

Di sisi lain, Ketua OSIS SMPN 1 Ciwidey, Maulinda Nur Ajizah, mengapresiasi keterlibatan siswa dalam seluruh rangkaian kegiatan. Ia menyebut seluruh siswa mengikuti kegiatan Maulid Nabi yang berlangsung pada Jumat.

“Saya sangat mengapresiasi besar karena seluruh siswa dapat berpartisipasi mengikuti serta menonton kegiatan di acara Maulid Nabi ini,” ujar Maulinda.

Selain itu, Maulinda menyoroti partisipasi siswa dalam perlombaan PAI pada Kamis. Menurutnya, hampir seluruh siswa ikut berpartisipasi dalam berbagai mata lomba.

“Saya juga sangat mengapresiasi bahwa seluruh siswa di SMP 1 Ciwidey itu bisa dibilang 99 persen mengikuti semua mata lombanya,” katanya.

Karena itu, Maulinda menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, guru, panitia, dan seluruh siswa yang mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama seluruh unsur sekolah menjadi faktor penting dalam kelancaran rangkaian kegiatan.

Sementara itu, Al-Ustadz Mohammad Wahyu Bagja (AA) menilai kegiatan Maulid Nabi di lingkungan sekolah memiliki nilai penting bagi pembentukan karakter generasi muda.

“Kegiatan ataupun acara Maulid Nabi seperti ini di SMP atau sekolah-sekolah sangat bagus dan luar biasa untuk mendidik sekaligus menanamkan rasa cinta anak-anak kepada Baginda Nabi Muhammad SAW,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dapat membantu siswa mengenal sosok Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan.

“Kegiatan ini bertujuan agar mereka mengenal lebih jauh dan lebih dekat sosok suri teladan yang baik, hebat, dan mulia, yaitu Baginda Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Dalam tausiyahnya, Wahyu juga berencana menyampaikan materi mengenai keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ia mengingatkan generasi muda agar menjauhi pergaulan bebas.

“InsyaAllah, saya akan menyampaikan sedikit tausiyah mengenai teladan akhlak Nabi Muhammad dan pergaulan-pergaulan bebas yang harus dijauhi,” ujarnya.

Dengan demikian, rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMPN 1 Ciwidey tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan. Sekolah juga menggabungkan pembinaan karakter, kreativitas, dan partisipasi siswa melalui berbagai perlombaan.

Melalui rangkaian tersebut, SMPN 1 Ciwidey berharap nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin dekat dengan kehidupan siswa. Selain itu, sekolah mendorong siswa untuk membangun sikap jujur, amanah, komunikatif, dan cerdas sebagai bagian dari pembentukan generasi muda.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.