Ciwidey, Info Burinyay — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., membuka Piala Panglima TNI Open Tournament Offroad di Saung Komando, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/9/2026).
Panglima TNI membuka turnamen tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.
Ratusan offroader dari berbagai daerah ikut meramaikan kompetisi otomotif tersebut. Mereka menghadapi karakter trek ekstrem Ciwidey untuk menguji kemampuan pengemudi dan ketangguhan kendaraan.
Panitia menghadirkan dua kategori dalam turnamen tersebut. Peserta bertanding pada kategori roda empat (R4) dan roda dua (R2).
Selain menghadirkan persaingan di lintasan, kegiatan tersebut membawa misi sosial bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Panitia menggelar berbagai pelayanan sosial untuk warga Ciwidey dan sekitarnya.
Rangkaian bakti sosial mencakup khitanan massal, pengobatan gratis, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing. Panitia juga menggelar aksi masak besar dengan menyiapkan 5.000 porsi makanan bergizi gratis.
Chef Bobon Santoso memimpin proses memasak bersama timnya. Mereka mengolah makanan dalam jumlah besar untuk masyarakat yang hadir di kawasan Saung Komando.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan masyarakat Ciwidey menunjukkan antusiasme tinggi terhadap rangkaian HUT ke-81 TNI.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan kegiatan dalam rangka HUT TNI yang ke-81 yang dipusatkan di Ciwidey. Ini adalah suatu kebanggaan bagi kami karena antusiasme masyarakat Ciwidey sangat luar biasa dalam mengikuti rangkaian acara demi acara yang sudah kita siapkan,” ujar Agus.
Menurut Agus, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Harapannya ke depan, TNI semakin jaya, semakin kuat, semakin profesional, dan tentunya semakin dicintai oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, aksi sosial menjadi salah satu perhatian utama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Masyarakat tidak hanya menyaksikan kompetisi offroad, tetapi juga memperoleh berbagai layanan sosial.
Panitia juga mengajak masyarakat menikmati makanan bergizi gratis melalui aksi masak besar yang melibatkan Chef Bobon Santoso.
Chef Bobon Santoso mengatakan timnya menyiapkan 5.000 porsi makanan untuk masyarakat Ciwidey.
“Jadi hari ini di Ciwidey, tentunya dalam rangka HUT TNI ke-81, saya Bobon Santoso bersama teman-teman dari Pusenif dan dihadiri juga Panglima TNI. Kita menyajikan masakan yang jumlahnya banyak,” kata Bobon.
“Kekuatan hari ini kita memasak adalah 5.000 porsi. Menu hari ini kita adalah acar daging, dagingnya daging sapi, terus juga ada karbonya nasi. Jadi kurang lebih logistik yang kita akan salurkan, kita bagikan hampir satu ton,” ujarnya.
Tim Bobon menggunakan tiga kuali besar untuk memenuhi kebutuhan makanan tersebut. Tim menargetkan produksi 2.000 porsi dari kuali pertama, 2.000 porsi dari kuali kedua, dan 1.000 porsi dari kuali ketiga.
Bobon mengerahkan 10 personel dari timnya. Personel Pusenif juga membantu proses memasak hingga distribusi makanan kepada masyarakat.
“Kita menggunakan tiga kuali, di mana harapannya 2.000, 2.000, dan 1.000 porsi di masing-masing kualinya. Untuk personel yang kita kerahkan dari tim saya sendiri ada 10, dan dibantu sama teman-teman dari Pusenif,” katanya.
Tim Bobon juga mendapat dukungan logistik dari Pusenif. Personel Pusenif membantu mengangkut berbagai kebutuhan memasak dari Jakarta menuju Ciwidey.
Bobon berharap kegiatan tersebut memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.
“Dengan adanya acara kita hari ini, mudah-mudahan TNI dalam rangka HUT TNI ke-81 semakin dicintai sama masyarakat, khususnya untuk di saat ini kita ada di Kabupaten Bandung, dan kita harapannya juga dicintai sama seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Bobon.
Selain kegiatan sosial, turnamen tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar Saung Komando.
General Manager Saung Komando Miftahurrozi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mempercayakan kawasan wisata tersebut sebagai lokasi rangkaian HUT ke-81 TNI.
“Kami dari segenap keluarga besar Saung Komando mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan Saung Komando, kawasan wisata yang ada di Desa Lebakmuncang ini, menjadi bagian dari rangkaian acara HUT TNI yang ke-81,” ujar Miftahurrozi.
Miftahurrozi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda offroad. Ia ingin momentum tersebut ikut mengenalkan Saung Komando sebagai destinasi wisata di kawasan Ciwidey.
“Bagi kami, kami tidak berharap bahwasanya event ini hanya menjadi satu event off-road, tapi juga merupakan satu hal yang bisa mengenalkan Saung Komando yang berada di Lebakmuncang, Ciwidey menjadi destinasi wisata,” katanya.
Menurut Miftahurrozi, kehadiran event besar dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Ketika berkunjung ke Ciwidey, kita ada Saung Komando untuk bisa berwisata. Dan ini bukan hanya menjadi satu event yang sudah hanya berakhir setelah itu, tapi juga menjadi satu event yang bisa mengangkat bagaimana UMKM lokal, bagaimana perputaran roda ekonomi yang ada di sekitar Saung Komando, Lebakmuncang, Ciwidey bisa menjadi satu perputaran ekonomi yang sangat luar biasa dengan rangkaian acara ini,” tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Chef Bobon Santoso yang ikut menghadirkan aksi masak besar bagi masyarakat.
“Terima kasih juga kepada Chef Bobon Santoso yang sudah bisa datang ke sini dan memberikan satu pengalaman yang luar biasa kepada masyarakat Lebakmuncang, Ciwidey. Lima ribu porsi sudah dimasak,” ujar Miftahurrozi.
“Tadi menunya ada acar daging sapi yang tentunya sangat luar biasa dan semua masyarakat menikmati,” katanya.
Di lintasan, komunitas otomotif turut merasakan langsung atmosfer turnamen. Sesepuh Komunitas TS Owners Bandung, Rudi Wisasmita atau Kang Rudi Nero, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Saya kira ini kegiatan yang positif yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke-81. Dan saya dari komunitas TS Owner Bandung mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada TNI. Bravo TNI!” ujar Rudi.
Rudi juga menjelaskan tantangan lintasan yang harus peserta hadapi dalam turnamen.
“Dan ini dilalui ke beberapa trek atau jalur khusus untuk off-road yang kurang lebih ada 40 kilo,” katanya.
Antusiasme warga turut terlihat dari kehadiran pengunjung yang datang dari berbagai wilayah Kabupaten Bandung.
Pengunjung asal Katapang, Hasna Nadhifah Rosyadi, sengaja datang untuk menyaksikan turnamen offroad sekaligus aksi masak besar Chef Bobon Santoso.
“Kami dari Katapang, kebetulan ada acara offroad juga sekaligus masak besar Bobon Santoso, makanya pengin datang ke acara ini, sekaligus memperingati Dirgahayu TNI yang ke-81,” kata Hasna.
Hasna berharap kegiatan tersebut ikut membantu pelaku UMKM di kawasan Ciwidey.
“Buat masyarakat sekitarnya, khususnya masyarakat Ciwidey, semoga dengan adanya acara ini membantu perekonomian UMKM yang ada di sekitaran daerah Ciwidey, juga membuat warga Ciwidey itu secara tidak langsung menjadi bahagia dan senang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI dan seluruh jajaran TNI.
“Terus mau ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Bapak Panglima TNI khususnya, juga seluruh tentara yang ada di Indonesia. Semoga TNI ke depannya semakin jaya, semakin sukses,” katanya.
Rangkaian kegiatan di Saung Komando akhirnya mempertemukan olahraga otomotif, pelayanan sosial, kuliner, wisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Di lintasan, ratusan offroader menunjukkan kemampuan mereka menghadapi medan ekstrem Ciwidey. Di sisi lain, masyarakat memperoleh layanan sosial dan menikmati makanan bergizi gratis.
Kegiatan tersebut juga memberi ruang bagi UMKM lokal untuk memanfaatkan meningkatnya aktivitas masyarakat selama rangkaian acara berlangsung.
Melalui agenda HUT ke-81 TNI itu, kawasan Lebakmuncang, Ciwidey, menjadi titik pertemuan antara olahraga otomotif dan kegiatan sosial masyarakat.
Piala Panglima TNI Open Tournament Offroad sekaligus menghadirkan rangkaian aktivitas yang melibatkan TNI, komunitas otomotif, pelaku wisata, UMKM, serta masyarakat Kabupaten Bandung.