Bandung Barat, Info Burinyay — Opening Ceremony Brecaf Expo 2026 berlangsung di Bandung Convention Centre, Jalan Soekarno-Hatta No. 354, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). Pameran yang mempertemukan pelaku industri kopi, bakery, restoran, kafe, hotel, serta berbagai sektor pendukung tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Agustus 2026.
Brecaf Expo 2026 tidak hanya menghadirkan produk dan merek dari industri food and beverage (F&B). Penyelenggara juga mendorong pertemuan antarpelaku usaha, pertukaran gagasan, pengembangan inovasi, serta terbukanya peluang kerja sama baru.
Ketua Perkumpulan Profesional dan Inovator Kopi Indonesia (PaPIKI), Steve Hidayat, mengatakan Brecaf Expo menjadi ruang pertemuan bagi orang, ide, dan peluang yang dapat mendorong pertumbuhan industri secara bersama-sama.
“Brecaf bukan sekadar pameran, tapi ruang bertemu orang, ide, peluang untuk bertumbuh bersama,” ujar Steve Hidayat.
Menurutnya, PaPIKI turut menghadirkan sejumlah kegiatan dalam rangkaian Brecaf Expo 2026. Di antaranya kompetisi Automatic Roasting dan kegiatan mikrologi di Tofiko yang menjadi wadah pengembangan inovasi serta keterampilan di sektor kopi dan minuman.
Steve juga mengapresiasi kolaborasi dengan Trikarya Dinamika Expo dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antarpihak menjadi salah satu fondasi penting untuk memperkuat industri kopi dan F&B di Indonesia.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Martin dan Bapak Hizkiah atas kolaborasi dan persahabatan yang kita jalin dengan Trikarya Dinamika Expo. Kami percaya industri yang kuat dibangun melalui kolaborasi semua pihak,” katanya.
Ia berharap Brecaf Bandung 2026 tidak berhenti pada aktivitas transaksi selama pameran. Menurutnya, kegiatan tersebut juga harus membuka ruang bagi munculnya kolaborasi dan peluang bisnis baru.
Sementara itu, Direktur Utama Trikarya Dinamika Expo, Riyanto Martin, menyebut pembukaan Brecaf Expo 2026 sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem pameran yang lebih luas.
“Hari ini bagi kami bukan hanya sebuah hari pertama pameran, tapi ini adalah sebuah langkah awal,” kata Riyanto Martin.
Ia menjelaskan, Brecaf Expo lahir dari keyakinan bahwa sebuah exhibition tidak cukup hanya menghadirkan booth dan brand, kemudian mempertemukan penjual dengan pembeli. Lebih jauh, expo harus mampu mempertemukan berbagai pihak dan menghasilkan peluang baru.
“Brecaf Expo harus menjadi ruang untuk mempertemukan ide, membuka peluang, membangun kolaborasi dan menciptakan pertumbuhan,” ujarnya.
Karena itu, Riyanto mengajak seluruh stakeholder untuk terlibat dalam pengembangan industri. Ia melihat pertumbuhan industri akan semakin kuat ketika pelaku usaha, profesional, komunitas, konsumen, dan mitra bisnis dapat membangun hubungan secara bersama-sama.
“Ketika brand bertemu dengan konsumen, pengusaha bertemu dengan partner bisnis, ketika profesional bertemu dengan komunitas, dan ketika berbagai pihak duduk sama-sama, lalu menciptakan sesuatu yang lebih besar daripada yang dapat dilakukan sendiri,” tuturnya.
Riyanto menegaskan, Brecaf Expo bukan ruang bagi satu pihak untuk tumbuh sendiri. Sebaliknya, penyelenggara ingin seluruh pihak yang terlibat mendapatkan manfaat dan peluang pertumbuhan.
“Expo ini bukan untuk kita jalan sendiri-sendiri. Saya berharap dari expo ini, semua yang terlibat bisa ikut besar bersama-sama,” katanya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Brecaf Expo 2026 juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, R. Firman Nurtafiyana, menilai kegiatan tersebut membuka peluang besar bagi produk lokal untuk masuk dan memperkuat rantai pasok industri F&B.
“Alhamdulillah, luar biasa ini produk atau aktivitas yang dilakukan mereka. Banyak sekali orang berkumpul berkaitan dengan kebutuhan bakery, restoran dan cafe,” ujar Firman.
Menurut Firman, Jawa Barat memiliki kapasitas produksi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan industri tersebut. Karena itu, pemerintah mendorong agar rantai pasok bakery, restoran, dan kafe semakin banyak menggunakan produk lokal Jawa Barat.
“Produksi Jawa Barat untuk kebutuhan ini sudah sangat luar biasa. Jadi kami sangat mendorong rantai pasok ini bisa juga dipenuhi oleh produk-produk lokal Jawa Barat,” katanya.
Selain produksi, Firman melihat kreativitas masyarakat serta perkembangan usaha kuliner menjadi modal penting bagi perekonomian Jawa Barat. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Brecaf Expo 2026.
“Ini momen penting, hanya tiga hari. Jadi kami mengajak seluruh warga, masyarakat Jawa Barat untuk bisa hadir bersama-sama,” ujarnya.
Dari sisi penyelenggaraan, perwakilan panitia dari PaPIKI, Helmy Nor Amien, menyampaikan apresiasi kepada sponsor dan seluruh pihak yang mendukung Brecaf Expo 2026, termasuk kegiatan event dan kompetisi roasting.
“Yang pasti, saya mau ucapkan terima kasih buat sponsor, buat seluruh pendukung acara ini. Acara ini keren sekali,” kata Helmy.
Ia menilai kegiatan tersebut dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan dunia kopi, roasting, serta produk minuman berbasis kopi. Menariknya, Brecaf Expo juga memperlihatkan potensi produk lokal yang ikut mengisi kebutuhan industri.
“Banyak produk lokal yang keren. Mesin kopinya pun lokal, Bandung punya. Sirupnya lokal, Indonesia punya. Di sini banyak produk Indonesia punya. Sayang kalau dilewatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Chef Sabir, Advisor Association of Culinary Professionals (ACP), melihat Brecaf Expo sebagai bagian dari perkembangan kegiatan food and beverage yang mempertemukan berbagai inovasi dan kebutuhan industri.
“Ini bagian daripada satu kegiatan di Food & Beverage. Mudah-mudahan Brecaf ke depannya semakin baik, semakin sukses, semakin ramai, serta produknya pun semakin variatif,” kata Chef Sabir.
Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha F&B mengunjungi pameran tersebut untuk melihat langsung berbagai produk dan inovasi terbaru.
“Datang ke sini, temukan beberapa produk-produk inovasi yang terbaru untuk F&B. Nyesel kalau nggak datang,” ujarnya.
Antusiasme juga disampaikan Direktur House of Culinaire, Harijanto. Ia mengatakan pihaknya baru pertama kali bergabung dalam Brecaf Expo dan berharap kegiatan tersebut berlangsung sukses serta mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku industri.
“Kita baru pertama join Brecaf. Semoga event kali ini bisa sukses dan ramai. Jadi buat tahun depan nanti kita bisa tergabung kembali,” ujar Harijanto.
Menurutnya, Brecaf Expo memiliki posisi strategis karena menyediakan ruang untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri F&B, mulai dari kafe, restoran, hotel, hingga bakery.
“Ini adalah satu-satunya yang akan memfasilitasi kebutuhan dari food and beverage, dari cafe, restoran, juga hotel dan bakery,” katanya.
Karena pameran berlangsung hingga Minggu (16/8/2026), Harijanto juga mengajak pengunjung memanfaatkan berbagai promo dan harga khusus yang tersedia selama kegiatan.
Dukungan serupa disampaikan Komisaris PT TD Expo, Tjia Djoli. Ia mengaku senang melihat tingginya partisipasi exhibitor dan dukungan berbagai asosiasi terhadap penyelenggaraan Brecaf Expo 2026.
“Saat ini kami sangat senang sekali, banyak sekali para exhibitor yang datang, bahkan juga didukung oleh semua asosiasi yang ikut menyukseskan acara Brecaf Expo 2026,” ujar Tjia.
Ia kemudian mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk datang dan melihat berbagai peluang yang tersedia selama pameran berlangsung.
“Mari datang, kita lihat bersama-sama, temukan peluang bisnis yang baru untuk kesuksesan masa depan kita semua,” katanya.
Dengan rangkaian kegiatan selama tiga hari, Brecaf Expo 2026 menjadi salah satu ruang pertemuan bagi pelaku industri kopi dan F&B di Bandung. Selain memperkenalkan produk, kegiatan tersebut menghadirkan kompetisi, inovasi, promosi, serta peluang kerja sama antarpelaku industri.
Penyelenggara berharap pertemuan antara brand, konsumen, pengusaha, profesional, komunitas, asosiasi, dan mitra bisnis dapat menghasilkan hubungan usaha yang berkelanjutan. Dengan demikian, Brecaf Expo 2026 tidak hanya menciptakan aktivitas perdagangan selama pameran, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan industri kopi dan F&B di masa mendatang.
Brecaf Expo 2026 berlangsung di Bandung Convention Centre pada 14–16 Agustus 2026. Masyarakat dan pelaku industri dapat memanfaatkan tiga hari penyelenggaraan tersebut untuk mengenal produk, melihat inovasi, menjalin jejaring, serta menemukan peluang bisnis baru di sektor kopi dan food and beverage.
