31 C
Bandung
Senin, Agu 31, 2026
Info Burinyay
Kegiatan OrganisasiPeristiwa

LLI Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada LLI Kecamatan se-Kabupaten Bandung

LLI Kabupaten Bandung dan Dinsos perkuat sinergi dalam peringatan HLUN 2026
Ketua LLI Kabupaten Bandung Drs. H. Bambang Budi Raharjo, M.Si., menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bandung dalam rangkaian peringatan HLUN ke-30 dan HUT ke-81 RI di Soreang, Senin (31/8/2026). Foto:Info Burinyay/red

Soreang, Info Burinyay — Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan biaya kegiatan kepada pengurus LLI tingkat kecamatan se-Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat LLI Kabupaten Bandung, Jalan Al Fathu KM 17, kawasan Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Senin (31/8/2026).

Kegiatan itu mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Kabupaten Bandung Lebih Bedas, Jawa Barat Istimewa”. Selain penyerahan bantuan, agenda tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Kabupaten Bandung dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, pengurus LLI Kabupaten Bandung menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pengurus juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkuat koordinasi organisasi hingga tingkat kecamatan.

Ketua LLI Kabupaten Bandung, Drs. H. Bambang Budi Raharjo, M.Si., mengatakan rangkaian kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan. Menurutnya, agenda itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi bagi para pengurus dan anggota LLI.

“Alhamdulillah pada hari ini telah terselenggara tiga kegiatan. Satu, kegiatan Maulid Nabi SAW. Yang kedua, Hari Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81 dan HLUN yang ke-30 tahun 2026,” ujar Bambang.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Menurut Bambang, dukungan pemerintah melalui Dinas Sosial turut membantu pelaksanaan program LLI di tingkat kabupaten dan kecamatan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, baik Pak Bupati maupun dari Dinas Sosial yang telah membantu dalam kaitannya dengan dana hibah yang sudah cair pada bulan Juli,” katanya.

Selanjutnya, Bambang mengapresiasi pengurus LLI tingkat kabupaten dan kecamatan yang tetap menjalankan kegiatan organisasi. Ia menilai semangat para lansia perlu terus dijaga meski dukungan anggaran menghadapi keterbatasan.

“Kepada pengurus LLI tingkat Kabupaten dan Kecamatan juga saya ucapkan terima kasih. Kegiatan ini bisa terselenggara berkat bantuan dari semua pihak,” tuturnya.

Karena itu, Bambang meminta seluruh pengurus tetap menjaga semangat dalam menjalankan berbagai program. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat meningkatkan dukungan anggaran bagi kegiatan LLI pada tahun-tahun berikutnya.

“Walaupun kita setiap tahun anggarannya menurun, tapi tetap kita semangat. Harapan ke depan tentunya kami ingin kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, anggaran untuk selanjutnya diberikan dana yang lebih cukup daripada sebagaimana mestinya,” ucap Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si., memberikan apresiasi terhadap semangat para lansia yang tergabung dalam LLI. Ia berharap organisasi tersebut terus menjadi wadah bagi masyarakat lanjut usia di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“LLI sehat, semangat, luar biasa. Terima kasih kepada ketua LLI dan seluruh jajaran LLI. Mudah-mudahan LLI senantiasa mewadahi masyarakat yang ada di kecamatan, di kabupaten untuk tetap sehat dan semangat,” kata Ningning.

Menurut Ningning, usia lanjut bukan menjadi alasan untuk berhenti berkegiatan. Sebaliknya, para lansia dapat mengisi masa tua dengan aktivitas positif, ibadah, komunikasi, dan silaturahmi.

“Harapannya, hari tua bukan kendala, tapi hari tua harus diisi dengan ibadah dan selalu tawadu pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua LLI Kabupaten Bandung, H. A. Nono S. Sambas, menilai kekompakan para lansia menjadi kekuatan penting dalam menjalankan organisasi. Ia melihat para anggota LLI tetap menunjukkan semangat meski telah memasuki usia senja.

“Tentunya kami merasa bergembira. Pertama, kekompakan para lansia-lansia di usia senja ini masih bersemangat,” ujar Nono.

Ia juga mengajak para lansia lainnya bergabung dengan LLI. Menurutnya, organisasi tersebut dapat membuka ruang untuk menambah pengetahuan, memperluas komunikasi, serta memperkuat silaturahmi.

“Dengan bersama-sama para lansia menambah semangat. Banyak lansia yang masih semangat, jadi saya juga ikut semangat,” katanya.

Nono menambahkan, komunikasi dan silaturahmi memiliki peran penting dalam menjaga semangat para lansia. Karena itu, ia berharap semakin banyak lansia mengikuti berbagai kegiatan LLI.

“Lansia itu harus banyak berkomunikasi, banyak bersilaturahmi. Dengan demikian akan menambah semangat agar sehat fisiknya juga,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Beni Sutarya, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan. Ia menyebut pengurus LLI Kabupaten Bandung, pengurus kecamatan, tamu undangan, serta Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian penting dalam pelaksanaan agenda tersebut.

Beni juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung yang memberikan dukungan terhadap kegiatan LLI melalui Dinas Sosial.

“Terima kasih kepada seluruh hadirin yang hadir pada hari ini atas terselenggaranya acara yang berbahagia ini. Di antaranya pengurus LLI Kabupaten Bandung, pengurus LLI Kecamatan, dan tamu undangan yang lainnya,” ujar Beni.

Ia kemudian menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan terhadap program LLI.

Selanjutnya, Ketua LLI Kecamatan Rancaekek, Lili Kusumah, menyampaikan apresiasi atas bantuan hibah yang diterima LLI pada tahun 2026. Ia menilai dukungan tersebut membantu pengurus menjalankan berbagai kegiatan organisasi.

“Selamat menghaturkan hari ulang tahun lansia yang ke-30 tahun 2026 dan menghaturkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung dan juga kepada Ibu Wakil Bupati Bandung serta rekan-rekan Kabupaten Bandung yang telah memberikan bantuan hibah tahun 2026 kepada kami,” kata Lili.

Selain agenda organisasi, kegiatan tersebut juga membuka ruang pengembangan program untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satunya melalui gagasan aplikasi Lansia Tangguh Sejahtera atau Lantera.

Dosen Universitas Al Ghifari Bandung, Dr. Dra. Hj. Yuyun Mulyati, M.Si., mengatakan aplikasi tersebut bertujuan mendorong kemandirian, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat lanjut usia.

“Sebetulnya saya ingin bertemu dengan Pak Budi untuk menyampaikan tentang aplikasi, aplikasi tentang Lantera atau Lansia Tangguh Sejahtera,” ujar Yuyun.

Menurut Yuyun, gagasan tersebut mendapat respons positif dari LLI Kabupaten Bandung. Karena itu, ia berharap pengembangan Lantera dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dan pemberdayaan lansia.

“Alhamdulillah diterima baik oleh Pak Budi LLI Kabupaten Bandung dan alhamdulillah bisa terlaksana acara pada hari ini. Lansia Tangguh Sejahtera supaya bisa mandiri, sehat, sejahtera untuk semuanya,” katanya.

Dengan demikian, rangkaian kegiatan LLI Kabupaten Bandung tidak hanya memperkuat silaturahmi. Kegiatan tersebut juga mempertemukan unsur pemerintah, pengurus organisasi, akademisi, dan masyarakat dalam membangun perhatian yang lebih kuat terhadap kelompok lanjut usia.

Melalui dukungan organisasi dan pemerintah, LLI Kabupaten Bandung mendorong para lansia tetap aktif, sehat, mandiri, serta produktif. Selain itu, penguatan komunikasi antarpengurus diharapkan mampu menjaga kesinambungan program LLI hingga tingkat kecamatan.

Momentum HLUN ke-30 tahun 2026 akhirnya menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya menyasar generasi produktif. Lansia juga memiliki ruang penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, semangat “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” menjadi bagian dari upaya membangun Kabupaten Bandung yang semakin Bedas.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.