25.8 C
Bandung
Jumat, Okt 9, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan Desa

Puskesdes Bojongloa Resmi Dibuka, Warga Wilayah Hilir Rancaekek Kini Lebih Dekat Berobat

Kepala Desa Bojongloa H. Ayeng bersama Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar, Sekcam Rancaekek Rukman Rukmansyah, dan Ketua BPD Ato Suparto saat menggunting pita peresmian Puskesdes Bojongloa.
Kepala Desa Bojongloa H. Ayeng didampingi Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Rukman Rukmansyah, S.Sos., M.Sid., Sekcam Rancaekek, dan Ato Suparto, Ketua BPD Bojongloa, saat menggunting pita peresmian Puskesdes di Kampung Tanggeung, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (9/10/2026). Foto:Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – Pemerintah Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, meresmikan Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) di Kampung Tanggeung RT 002 RW 014, Jumat, 9 Oktober 2026. Fasilitas ini mendekatkan layanan kesehatan kepada warga wilayah hilir yang selama ini harus menempuh perjalanan ke Puskesmas Linggar.

Prosesi pelepasan balon dan pengguntingan pita menandai pembukaan Puskesdes Bojongloa. Kehadiran fasilitas ini menjadi upaya pemerintah desa untuk mempermudah akses kesehatan bagi warga RW 13, RW 14, RW 15, dan RW 17.

Kepala Desa Bojongloa, H. Ayeng, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris Kecamatan Rancaekek, Rukman Rukmansyah, S.Sos., M.Sid. Ayeng juga mengapresiasi para kader dan ketua RW yang mendukung upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Dewan, Pak Camat Kecamatan Rancaekek yang telah meresmikan Puskesdes Desa Bojongloa,” ujar Ayeng.

Menurut Ayeng, warga wilayah hilir selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Kehadiran Puskesdes di RW 14 kini memberi mereka pilihan lokasi yang lebih dekat.

“Alhamdulillah bagi masyarakat hilir, terutama dari RW 13, 14, 15, dan 17, mudah-mudahan manfaat ini dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena selama ini Desa Bojongloa itu puskesmasnya ada di Linggar, terlalu jauh bagi masyarakat Bojongloa yang terutama berada di daerah hilir,” katanya.

Karena itu, Ayeng berharap petugas membuka pelayanan setiap hari sesuai kebutuhan warga. Ia ingin masyarakat segera merasakan manfaat fasilitas kesehatan tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa dirasakan oleh masyarakat yang di hilir dan semoga bisa buka setiap hari, sesuai dengan permintaan dari warga masyarakat,” tambahnya.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., menilai pembukaan Puskesdes Bojongloa menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Ini bukti bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah keperluan masyarakat. Puskesdes ini merupakan fasilitas layanan masyarakat berkaitan dengan kesehatan,” kata Cecep.

Menurutnya, lokasi Puskesdes memudahkan warga wilayah hilir menjangkau pelayanan kesehatan. Dengan jarak yang lebih dekat, masyarakat dapat menghemat waktu perjalanan ketika membutuhkan layanan kesehatan tingkat pertama.

Cecep juga meminta pengelola menjaga kesinambungan pelayanan. Ia ingin petugas melayani masyarakat secara rutin, bukan hanya pada waktu tertentu.

“Mudah-mudahan dengan sudah dibuka ini ada rutinitas pelayanan yang diberikan, tidak hanya waktu tertentu, tapi ini adalah rutin bisa melakukan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong pelayanan rutin, Cecep mengajak warga merawat bangunan dan menjaga lingkungan Puskesdes. Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat perlu mengambil bagian dalam menjaga kebersihan serta keamanan fasilitas.

“Fasilitas yang menurut saya representatif ini perlu pemeliharaan semua pihak, tidak hanya oleh aparatur pemerintah atau oleh kepala Puskesmas saja, tapi ini harus sudah menjadi milik masyarakat,” tegasnya.

Selanjutnya, Cecep meminta pemerintah desa dan para ketua RW menyebarkan informasi mengenai keberadaan Puskesdes. Langkah ini membantu warga mengetahui pilihan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

“Sekarang untuk mengecek kesehatan kita sebagai Faskes satu tidak harus ke Linggar, ke Puskesmas Linggar, tapi bisa dilakukan di Poskesdes yang ada di RW 14 ini. Ini harus disampaikan kepada warga masyarakat dan disampaikan kepada masyarakat yang lainnya,” jelasnya.

Sekretaris Kecamatan Rancaekek, Rukman Rukmansyah, S.Sos., M.Sid., mengucapkan selamat kepada masyarakat Desa Bojongloa, khususnya warga RW 14, atas pembukaan Puskesdes.

“Selamat kepada warga Desa Bojongloa, terutama RW 14, atas dibukanya Puskesdes ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan bisa digunakan dengan semaksimal mungkin,” ujar Rukman.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa memiliki komitmen untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak warga memanfaatkan fasilitas tersebut sesuai kebutuhan.

“Untuk masyarakat terdekat, kami imbau bahwa manfaatkanlah fasilitas kesehatan ini. Jangan sampai sedikit-sedikit ke rumah sakit, tapi manfaatkan dulu fasilitas kesehatan yang terdekat,” katanya.

Rukman juga menjelaskan bahwa pengelola kemungkinan mengikuti jadwal operasional dari Puskesmas. Karena itu, ia meminta masyarakat mencari informasi jadwal sebelum datang agar mereka mengetahui waktu pelayanan.

Ia berharap warga memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal. Dengan mengakses layanan kesehatan terdekat, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan awal sesuai jenis pelayanan yang tersedia.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojongloa, Ato Suparto, menyambut baik pembukaan Puskesdes. Ia menilai lokasi fasilitas ini memudahkan warga Kampung Walini dan Tanggeung yang selama ini harus menempuh perjalanan ke Puskesmas Linggar.

“Alhamdulillah, dina diresmikeunana ieu Puskesdes, mudah-mudahan warga sekitar Walini sareng Tanggeung tiasa kanu langkung caket. Kumargi upami perjalanan ka Linggar, rada tebih oge. Kaleresan ieu langkung caket,” ujar Ato.

Ato berharap masyarakat dapat menjangkau pelayanan kesehatan dengan lebih mudah. Ia juga ingin warga segera mendatangi Puskesdes ketika membutuhkan pemeriksaan awal sesuai layanan yang tersedia.

Pembukaan Puskesdes Bojongloa menjadi langkah pemerintah desa untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat wilayah hilir. Selanjutnya, pengelola perlu menjaga jadwal pelayanan dan memberikan informasi yang jelas kepada warga.

Pemerintah desa, pengurus RW, dan masyarakat juga perlu bekerja sama untuk menjaga kebersihan serta keamanan bangunan. Dengan demikian, Puskesdes Bojongloa dapat terus mendukung kebutuhan kesehatan warga dan memperluas akses pelayanan di lingkungan sekitar.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.