Garut, Info Burinyay – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65, siswa-siswi SMPN Satu Atap 1 Cibalong mengikuti perkemahan di Bumi Perkemahan Pantai Karang Paranje, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2026. Perkemahan tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan peserta didik melalui aktivitas kepramukaan di alam terbuka.
Sejak hari pertama, para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka bersama pembina mendirikan tenda dan menyiapkan berbagai kebutuhan perkemahan.
Selain itu, suasana kebersamaan juga terlihat dalam aktivitas antarsiswa. Para peserta bekerja sama dalam regu dan menjalankan tugas sesuai pembagian yang telah ditentukan.
Kepala SMPN Satu Atap 1 Cibalong, Ukun Kusnadi, S.Pd., M.Pd., turut hadir langsung di lokasi. Ia memantau kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada para peserta.
Menurut Ukun, perkemahan Pramuka memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter siswa. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peringatan HUT Pramuka.
“Kegiatan perkemahan ini bukan sekadar agenda tahunan menjelang HUT Pramuka ke-65, melainkan wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta rasa kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Ukun Kusnadi.
Ia juga meminta para siswa menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan. Selain itu, Ukun mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan serta kebersihan lingkungan Pantai Karang Paranje.
Di sisi lain, dukungan juga datang dari jajaran kesiswaan dan pembina Pramuka. Wakasek Bidang Kesiswaan SMPN Satu Atap 1 Cibalong, Diki Noerjaman, S.T., mengapresiasi semangat para peserta.
Diki menilai antusiasme siswa terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan perkemahan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat memperkuat karakter dan kemampuan bekerja sama.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme anak-anak yang luar biasa. Semangat pantang menyerah dan kerja sama tim yang mereka tunjukkan di Buper Karang Paranje ini menjadi bukti nyata bahwa Pramuka SMPN Satu Atap 1 Cibalong siap membentuk pribadi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter,” kata Diki.
Sementara itu, Pembina Pramuka SMPN Satu Atap 1 Cibalong, Dede Guntur Rustandi, S.Pd., melihat alam terbuka sebagai ruang pembelajaran yang efektif bagi siswa.
Menurut Dede, peserta dapat memperoleh pengalaman langsung melalui berbagai aktivitas selama perkemahan. Mereka belajar memimpin, bertanggung jawab, bekerja sama, sekaligus menjaga lingkungan.
“Perkemahan di alam terbuka seperti Pantai Karang Paranje ini memberikan pengalaman belajar langsung yang sangat berharga. Anak-anak belajar kepemimpinan, tanggung jawab, dan kebersamaan,” tutur Dede.
Ia menambahkan, kedisiplinan dan kegembiraan peserta menjadi indikator positif selama kegiatan berlangsung. Dede berharap pengalaman tersebut memberikan kesan sekaligus pembelajaran yang bermanfaat bagi para siswa.
Selama tiga hari, panitia dan pembina menyusun sejumlah kegiatan edukatif. Peserta mengikuti teknik kepramukaan, termasuk latihan pionering, navigasi darat, serta penggunaan sandi.
Kemudian, peserta mengikuti kegiatan prestasi dan keterampilan. Aktivitas tersebut mengasah ketangkasan sekaligus kemampuan kerja sama setiap regu.
Para siswa juga mendapat kesempatan menjelajahi kawasan sekitar Bumi Perkemahan Karang Paranje. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar di luar ruang sekaligus mengenalkan pentingnya menjaga alam.
Selanjutnya, rangkaian acara diisi pentas seni dan malam api unggun. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk menampilkan kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
Tidak kalah penting, peserta juga menjalankan aksi budi bhakti. Mereka melakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan pesisir Pantai Karang Paranje.
Melalui rangkaian tersebut, SMPN Satu Atap 1 Cibalong tidak hanya memperingati HUT Pramuka ke-65. Sekolah juga mendorong peserta didik membangun sikap disiplin, mandiri, peduli, dan bertanggung jawab.
Sinergi antara kepala sekolah, jajaran kesiswaan, pembina Pramuka, dan para siswa menjadi bagian penting dalam keberhasilan kegiatan. Karena itu, perkemahan di Karang Paranje diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian serta membentuk generasi muda berjiwa Pancasila.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi siswa SMPN Satu Atap 1 Cibalong untuk belajar melalui pengalaman langsung. Semangat Pramuka diharapkan terus tumbuh dan menjadi bekal bagi peserta dalam kehidupan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Laporan Jurnalis : Riki Kontributor Tasikmalaya
Editor : AR Suteja
