Sabtu, Mei 2, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Haru dan Meriah! Reuni Akbar Keluarga Raden Omon Harmaen Satukan 3 Generasi

Silaturahmi Akbar keluarga besar Raden Omon Harmaen di Cimahi dengan peserta lintas generasi berfoto bersama
Keluarga besar Raden Omon Harmaen dari berbagai generasi berfoto bersama dalam acara Silaturahmi Akbar dan Halal Bihalal 1447 H di Pandiga Educreation Sports, Cimahi Utara, Sabtu (2/5/2026). Acara berlangsung meriah dengan dihadiri puluhan anggota keluarga serta diisi hiburan dan pembagian doorprize. - Foto:infoburinyay/dj

Cimahi, Info Burinyay – Silaturahmi keluarga besar keturunan Raden Omon Harmaen kembali digelar dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan bertajuk Silaturahmi Akbar sekaligus Halal Bihalal 1447 Hijriah ini berlangsung di kawasan Pandiga Educreation Sports, Jalan Sirnarasa No.11, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Acara tersebut mengusung tema “Ngariung Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih”. Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan, saling mendidik, serta saling menyayangi antaranggota keluarga lintas generasi. Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan dari berbagai daerah. Mereka memanfaatkan momentum ini untuk mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin lama.

Selain itu, suasana semakin semarak dengan kehadiran berbagai hiburan dan pembagian doorprize. Beragam hadiah menarik disiapkan panitia untuk menambah keceriaan acara. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana rekreasi keluarga.

Raden Omon Harmaen bersama Raden Tuti Hadijah diketahui memiliki 12 orang anak. Di antaranya adalah Oom Surtimah, Dr. Rohimin, Tike Mustika, Sidik, Raden Pajakun, Ahmad Saprudin, Muhammad Beni Basra, Dadang Rusdi Sukaedi, Denny Muktamar Saleh, Tabung atau Bunbun, Ningsih Ratna Nurmala, serta Martini Halimah. Dari keturunan tersebut, kini telah berkembang hingga generasi cucu dan cicit.

Ketua pelaksana kegiatan, Emil, yang merupakan generasi kedua dari garis keturunan Oom Surtimah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia menuturkan bahwa kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekompakan.

“Alhamdulillah, atas rida Allah SWT, kegiatan reuni halal bihalal keluarga besar Raden Omon Harmaen hari ini berjalan lancar. Kami juga diberikan kesehatan, sehingga acara terasa sangat meriah. Ada silaturahmi, gotong royong, serta saling mengenal antaranggota keluarga,” ujar Emil.

Namun demikian, Emil juga mengakui bahwa tidak seluruh anggota keluarga dapat hadir. Ia menjelaskan bahwa sebagian memiliki kesibukan lain di luar kota. Meski begitu, ia memperkirakan jumlah keluarga yang hadir sudah cukup besar.

“Memang ada beberapa keluarga yang belum bisa hadir. Jika semuanya datang, jumlahnya bisa lebih dari 100 orang,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu sesepuh keluarga, Nek May Retty Pini, yang merupakan generasi pertama anak ke-11 dari Raden Omon Harmaen, turut membagikan kisah masa lalu keluarga. Ia mengenang kehidupan orang tuanya yang pernah tinggal di Bandung.

“Kami dulu tinggal di Jalan Rakata nomor 33 Bandung. Ayah kami bekerja di PTKI dan pensiun pada tahun 1965. Beliau memiliki 12 anak, dan sekarang sebagian sudah wafat. Tinggal empat orang yang masih ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukur atas perkembangan generasi penerus keluarga. Menurutnya, cucu hingga cicit Raden Omon Harmaen telah menunjukkan keberhasilan dalam berbagai bidang.

“Alhamdulillah, cucu generasi kedua dan cicit generasi ketiga semuanya sukses, baik dalam karier maupun rumah tangga. Kami rutin mengadakan reuni ini setiap dua tahun sekali,” katanya.

Di sisi lain, Zulkanaen Dermawan yang juga bagian dari keluarga menekankan pentingnya menjaga kekompakan. Ia berharap nilai kebersamaan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Yang terpenting adalah kekompakan, saling memberi, dan saling mengasuh. Mudah-mudahan nilai itu terus berjalan sampai kapan pun,” ujarnya.

Senada dengan itu, Yugi Sukriana dari generasi kedua menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi. Ia menekankan bahwa meski dilakukan setelah Lebaran, nilai kebersamaan tetap terasa kuat.

“Ini kesempatan yang sangat baik untuk berkumpul, saling memaafkan, dan berbagi kebahagiaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dalam kebaikan,” tuturnya.

Perwakilan generasi lainnya, Devi Sondari bersama dr. Dadan Resmana, juga menyampaikan harapan agar nilai kekeluargaan tetap terjaga. Mereka menekankan pentingnya prinsip silih asah, silih asuh, dan silih asih dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Diba Nur Aldila berharap silaturahmi ini dapat terus berlanjut hingga generasi berikutnya. Ia optimistis tradisi keluarga ini akan tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Semoga silaturahmi ini terus terjaga hingga generasi ke-10 dan seterusnya,” ucapnya.

Kegiatan Silaturahmi Akbar ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen. Lebih dari itu, acara ini menjadi simbol kuatnya ikatan keluarga besar Raden Omon Harmaen yang terus terjaga dari generasi ke generasi.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.