27.5 C
Bandung
Sabtu, Mar 28, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

Ulama Bongkar Sosok Dadang Supriatna: Tak Sekadar Bangun Bandung, Tapi Jaga Agama

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama KH A Busyiri Muslim dalam kegiatan Jum’at Keliling di Pondok Pesantren Alburdah Kutawaringin
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kanan) menghadiri kegiatan Jum’at Keliling di Pondok Pesantren Alburdah, Kutawaringin, Jumat (27/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Ponpes Alburdah, KH A Busyiri Muslim (kedua dari kanan), menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati yang dinilai mampu membangun daerah sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan. -Foto:infoburinyay/diskominfo

Kutawaringin, Info Burinyay – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, kembali menerima apresiasi dari kalangan ulama. Pujian tersebut muncul dalam kegiatan Jum’at Keliling di Pondok Pesantren Alburdah, Kutawaringin, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat pasca Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejumlah santri, tokoh masyarakat, dan warga sekitar menghadiri acara tersebut. Kehadiran Bupati Bandung pun menarik perhatian jamaah.

Pimpinan Pondok Pesantren Alburdah, KH A Busyiri Muslim, menyampaikan langsung pandangannya terkait kepemimpinan Dadang Supriatna. Ia menilai Bupati Bandung mampu menjalankan peran secara seimbang antara pembangunan daerah dan penguatan nilai keagamaan.

“Beliau adalah pemimpin yang sangat menghormati para kiai, ustaz, dan ustazah. Sikap ini menjadi teladan dalam kepemimpinan,” ujar KH Busyiri.

Selain itu, ia melihat Dadang Supriatna aktif membangun komunikasi dengan para ulama. Pendekatan tersebut memperkuat hubungan antara pemerintah dan tokoh agama. Kondisi ini sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia juga menyoroti berbagai program Pemerintah Kabupaten Bandung yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Pemerintah memberikan perhatian pada kesejahteraan guru agama Islam. Di sisi lain, pemerintah juga terus mendukung kegiatan keagamaan di berbagai wilayah.

“Beliau bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia dan akhlaknya,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan Jum’at Keliling menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bupati Bandung dapat berinteraksi langsung dengan warga. Pola komunikasi seperti ini memperkuat kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat.

Lebih lanjut, kehadiran Bupati Bandung dalam kegiatan tersebut mendorong sinergi antara ulama dan umara. Sinergi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial. Selain itu, kolaborasi tersebut juga mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, KH Busyiri kembali menegaskan harapannya terhadap kepemimpinan Dadang Supriatna. Ia menilai sosok Bupati Bandung mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

“Beliau adalah pemimpin yang bukan hanya membangun daerah, tetapi juga menjaga marwah agama dan memuliakan para ulama. Sosok seperti ini yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Ia kemudian memanjatkan doa untuk Bupati Bandung agar tetap kuat dalam menjalankan amanah.

“Semoga Bapak Bupati Dadang Supriatna selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, diberikan kesehatan lahir dan batin, dipanjangkan umur dalam keberkahan, dimudahkan urusannya, serta tetap amanah dan istiqamah dalam memimpin Kabupaten Bandung menuju daerah yang lebih maju, agamis, dan sejahtera,” tutupnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.