Pasirjambu, Info Burinyay – Ismawanto Somantri mantapkan langkah menuju kontestasi Ketua APDESI Kabupaten Bandung 2026 dengan membawa visi penguatan desa. Kepala Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu itu menegaskan komitmennya untuk mendorong desa menjadi pilar utama pembangunan daerah.
Menjelang pemilihan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung, Ismawanto tidak sekadar menyatakan kesiapan. Sebaliknya, ia hadir dengan pengalaman panjang serta gagasan strategis yang berangkat dari realitas di tingkat desa. Selama 13 tahun memimpin Desa Tenjolaya, ia mengaku memahami berbagai persoalan masyarakat hingga dinamika tata kelola pemerintahan desa.
Karena itu, ia mengusung visi “APDESI Kudu Nangtung Keur Ngawangun Kabupaten Bandung”. Melalui visi tersebut, Ismawanto menekankan pentingnya posisi desa sebagai aktor utama pembangunan. Menurutnya, desa tidak boleh hanya menjadi pelaksana kebijakan, melainkan harus ikut menentukan arah pembangunan daerah.
“Ini bukan sekadar pencalonan. Ini adalah panggilan untuk menguatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan. Desa harus punya posisi yang kokoh dan suara yang didengar,” ujar Ismawanto pada Rabu (1/4/2026).
Selain pengalaman lapangan, Ismawanto juga memperkuat kapasitas akademiknya. Ia menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP.). Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan Magister Hukum (M.H.) di Universitas Pasundan. Dengan demikian, kombinasi pengalaman praktis dan pendekatan akademik menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan organisasi.
Di sisi lain, ia menilai bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi. Oleh sebab itu, Ismawanto mengajak seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung untuk bersatu dalam wadah APDESI. Ia ingin organisasi tersebut menjadi ruang perjuangan yang nyata dan berdampak langsung bagi desa.
“Saya mengajak rekan-rekan sejawat kepala desa untuk bersama-sama membangun kekuatan. APDESI harus menjadi wadah perjuangan yang nyata, bukan sekadar organisasi formal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya solidaritas antar kepala desa. Menurutnya, kekuatan kolektif akan mempercepat tercapainya pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Oleh karena itu, ia mendorong terciptanya sinergi yang kuat dalam tubuh APDESI.
Di akhir pernyataannya, Ismawanto menyampaikan harapan sekaligus permohonan dukungan. Ia berharap langkahnya dalam kontestasi Ketua APDESI Kabupaten Bandung 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas.
“Saya mohon doa, restu, dan dukungan dari seluruh rekan-rekan kepala desa. Semoga niat baik ini dimudahkan dan menjadi jalan kebaikan untuk kita semua,” pungkasnya.
