Margaasih, Info Burinyay – Suasana hangat dan religius menyelimuti kegiatan Halal Bihalal keluarga besar BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung di Aula Pondok Pesantren Daarul Maarif, Kampung Sindang Palay, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini mempertemukan jajaran direksi, komisaris, dan karyawan dalam satu momentum kebersamaan.
Tidak hanya itu, manajemen memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang refleksi dan penguatan komitmen. Selain mempererat silaturahmi, seluruh peserta juga menyelaraskan arah langkah perusahaan ke depan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi mendorong konsolidasi internal yang lebih kuat.
KH Sofyan Yahya memimpin langsung istighosah dan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat. Mereka memanjatkan doa untuk keberkahan, kekuatan, dan kemajuan BPR Kerta Raharja sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
Di sisi lain, kehadiran anak-anak yatim piatu menambah makna kegiatan tersebut. Manajemen menyalurkan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, perusahaan juga berharap doa tulus dari anak-anak yatim dapat membawa keberkahan bagi seluruh jajaran.
Direktur Utama BPR Kerta Raharja, H. Aep Hendar Cahyadi, menegaskan bahwa momentum halal bihalal harus mendorong perbaikan kinerja. Ia mengajak seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kualitas kerja.
“Berharap BPR Kerta Raharja bisa lebih maju, berkembang, dan berdaya saing. Ini menjadi doa dan komitmen kita bersama,” ujarnya.
Selanjutnya, Aep menekankan pentingnya disiplin dalam menjalankan standar operasional prosedur. Ia menilai, kepatuhan terhadap SOP akan menjaga stabilitas perusahaan sekaligus meminimalkan risiko kerja.
“Kalau kita bekerja sesuai SOP, maka kita tidak akan salah dan tidak akan berdampak negatif, baik bagi perusahaan maupun bagi diri kita sendiri,” tegasnya.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas dedikasi yang terus mereka tunjukkan. Ia juga berharap doa bersama mampu menghadirkan energi positif bagi peningkatan kinerja dan kesejahteraan pegawai.
Di sisi program, BPR Kerta Raharja terus memperkuat kontribusi terhadap masyarakat. Perusahaan menjalankan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Program ini selaras dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Hingga saat ini, BPR Kerta Raharja telah menyalurkan dana sebesar Rp97,6 miliar kepada sekitar 44 ribu warga Kabupaten Bandung. Program tersebut membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, untuk mengembangkan usahanya.
“Alhamdulillah, melalui program ini masyarakat sangat terbantu. Ini bukti bahwa kita sebagai bank milik Pemda bisa hadir dan memberikan manfaat nyata,” kata Aep.
Lebih lanjut, Aep mendorong keberlanjutan program tersebut. Ia ingin perusahaan memperluas jangkauan manfaat agar lebih banyak masyarakat merasakan dampaknya.
Sementara itu, Komisaris Utama BPR Kerta Raharja, H. Idat Mustari, mengapresiasi kinerja seluruh jajaran. Ia menilai konsistensi kerja menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi perusahaan.
“BPR Kerta Raharja tetap terjaga eksistensinya karena kita bekerja dengan baik, dan tentu atas izin serta perlindungan Allah SWT,” ungkapnya.
Selain itu, Idat mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan keimanan. Ia menilai kekuatan internal akan menentukan kemampuan perusahaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Melalui halal bihalal, istighosah, dan doa bersama ini, kita bersimpuh kepada Allah SWT untuk kebaikan bersama. Kita mohon bimbingan agar BPR Kerta Raharja tetap sehat dan terus berkembang,” tuturnya.
Dengan menggabungkan kekuatan spiritual dan profesionalisme, BPR Kerta Raharja terus melangkah maju. Perusahaan menargetkan peran yang lebih besar sebagai penggerak ekonomi daerah. Selain itu, manajemen berkomitmen menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.
