Jumat, Mei 22, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Kepala SMK KP 3 Majalaya: AI Tak Bisa Gantikan Karakter dan Spiritual Manusia

Pelepasan siswa-siswi kelas XII SMK KP 3 Majalaya Angkatan XXX Tahun 2026 di Majalaya, Kabupaten Bandung, dengan penampilan seni budaya dan jajaran guru sekolah.
Kepala sekolah, guru, dan siswa SMK KP 3 Majalaya berfoto bersama dalam acara Pelepasan Lulusan Angkatan XXX Tahun 2026 di Majalaya, Kamis (21/05/2026). Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menegaskan pentingnya karakter, kemampuan digital, dan spiritual siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja serta perkembangan AI. - Foto:infoburinyay/yk

Majalaya, info Burinyay –Kemajuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus memengaruhi dunia kerja dan pendidikan. Namun, SMK KP 3 Majalaya menilai karakter dan kekuatan spiritual tetap menjadi bekal utama yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi.

Kepala SMK KP 3 Majalaya, Deden Fauzi, menyampaikan hal itu saat Pelepasan Lulusan Angkatan XXX Tahun 2026, Kamis (21/05/2026). Ia menegaskan sekolah tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepribadian siswa agar siap menghadapi perubahan zaman.

Menurut Deden, kreativitas siswa tumbuh dari pengalaman hidup dan didikan keluarga. Karena itu, ia terus mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru dalam proses belajar.

“Saya selalu mengingatkan siswa untuk nyaah ka kolot, hurmat ka guru, sangkan hirup barokah. Kalau itu dijalankan, insya Allah hidup akan lebih berkah dan ilmu lebih mudah diterima,” ujar Deden.

Selain memperkuat pendidikan karakter, SMK KP 3 Majalaya juga aktif menjalin komunikasi dengan dunia industri. Langkah tersebut bertujuan untuk menyesuaikan kemampuan lulusan dengan kebutuhan perusahaan.

Deden mengatakan sejumlah perusahaan menilai lulusan SMK KP 3 Majalaya cukup siap memasuki dunia kerja. Meski begitu, pihak industri masih menemukan kekurangan pada kemampuan digital siswa.

Ia menjelaskan sebagian siswa masih mengalami kesulitan saat menggunakan perangkat komputer di lingkungan kerja. Kemampuan mengoperasikan Microsoft Office dan desain grafis juga masih perlu ditingkatkan.

Karena itu, sekolah mulai menambah fasilitas komputer dan memperkuat pembelajaran digital di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah juga mendorong digitalisasi administrasi perkantoran agar siswa lebih terbiasa menggunakan teknologi.

Pada tahun 2026, SMK KP 3 Majalaya meluluskan 154 siswa yang terdiri dari tiga rombongan belajar jurusan tekstil dan dua rombongan belajar jurusan akuntansi. Deden menyebut penyerapan kerja lulusan pada bulan pertama masih berada di bawah 10 persen. Namun, angka tersebut meningkat hingga sekitar 50 persen setelah tiga bulan kelulusan.

Ia juga mengakui banyak lulusan bekerja di luar bidang jurusan. Beberapa lulusan tekstil memilih bekerja di minimarket, sedangkan lulusan akuntansi masuk ke industri tekstil. Di sisi lain, sejumlah alumni memilih membuka usaha sendiri, termasuk usaha konveksi.

Deden meminta para siswa tidak takut menghadapi perkembangan AI. Menurutnya, manusia tetap memegang kendali atas teknologi karena AI lahir dari hasil pemikiran manusia.

“AI itu hasil karya manusia. Jadi siswa tidak perlu takut menghadapi perkembangan teknologi. Saya percaya tekanan justru bisa membuat manusia lebih kuat, asalkan dijalani dengan proses yang benar dan dibarengi keyakinan spiritual yang kuat,” tegasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.