Sabtu, Agu 1, 2026
Info Burinyay
PeristiwaTenaga Kerja

LPK Sekai Mustika Lepas 16 Peserta Magang ke Jepang, Direktur Apresiasi Dukungan Bupati Bandung terhadap Program Penempatan Kerja

Direktur LPK Sekai Mustika H. Indra Mustika, S.Pd., M.M. saat pelepasan 16 peserta magang kerja ke Jepang di Rancaekek, Kabupaten Bandung, didukung Pemerintah Kabupaten Bandung.
Direktur LPK Sekai Mustika, H. Indra Mustika, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. atas sinergi yang terus membuka peluang kerja ke Jepang bagi masyarakat. Pada Jumat (31/7/2026), LPK Sekai Mustika kembali melepas 16 peserta magang ke berbagai prefektur Jepang melalui program penempatan kerja internasional. Foto: Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – LPK Sekai Mustika kembali melepas 16 peserta program magang kerja menuju Jepang dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor LPK Sekai Mustika, Jalan Talun-Rancakendal, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).

Program tersebut menunjukkan komitmen LPK Sekai Mustika dalam mencetak tenaga kerja Indonesia yang siap bersaing di pasar internasional. Kali ini, lembaga itu mengirim peserta ke lima prefektur Jepang untuk mengisi berbagai sektor industri sesuai kebutuhan perusahaan mitra.

Direktur LPK Sekai Mustika, H. Indra Mustika, S.Pd., M.M., mengaku bersyukur karena lembaganya kembali mengirim peserta pada hari Jumat yang penuh berkah.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas 16 peserta magang menuju Jepang. Mereka akan meniti karier di berbagai prefektur dengan bidang pekerjaan yang berbeda sehingga mampu menambah pengalaman dan meningkatkan kompetensi,” katanya.

Indra menjelaskan, dua peserta akan menjalankan pekerjaan pada industri mebel di Prefektur Ibaraki. Empat peserta akan mengelola produk makanan di Prefektur Shizuoka. Lima peserta akan menangani pengecatan mobil di wilayah Nagoya. Dua peserta akan mengerjakan bidang scaffolding di Prefektur Hyogo. Sementara itu, tiga peserta akan menangani pekerjaan pembongkaran rumah di Prefektur Gifu.

Sebelum memasuki perusahaan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan di training center.

“Selama satu bulan pertama mereka mempelajari bahasa, budaya, disiplin, dan kehidupan masyarakat Jepang. Setelah menyelesaikan pembekalan, mereka langsung bekerja di perusahaan selama tiga tahun. Saya berharap mereka mampu menerapkan seluruh ilmu yang dipelajari di Sekai Mustika,” ujar Indra.

Selain itu, ia meminta seluruh peserta menjaga nama baik Indonesia selama bekerja di Jepang.

“Saya berharap perjalanan mereka berjalan lancar, selalu sehat, menyelesaikan kontrak kerja hingga tuntas, kemudian pulang membawa ilmu, pengalaman, dan kesuksesan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Indra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang terus memperkuat kolaborasi dengan LPK Sekai Mustika dalam membuka kesempatan kerja ke Jepang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung H. Dadang Komara, serta Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Ibu Hajah Iin. Sinergi yang terjalin selama ini berjalan sangat baik sehingga semakin banyak warga Kabupaten Bandung memperoleh kesempatan bekerja di Jepang,” ungkapnya.

Menurut Indra, kolaborasi tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya warga Kabupaten Bandung, peserta dari berbagai daerah di Indonesia juga memilih LPK Sekai Mustika sebagai tempat persiapan sebelum berangkat ke Jepang.

Lebih lanjut, Indra mengatakan target pemberangkatan terus mengalami peningkatan setiap tahun.

“Alhamdulillah target kami tercapai. Hampir setiap hari perusahaan Jepang datang untuk melakukan wawancara. Dalam sehari ada dua hingga tiga perusahaan yang merekrut peserta. Selain itu, kami juga melepas peserta hampir setiap minggu. Rata-rata kami mengirim sekitar 100 orang setiap bulan sehingga jumlahnya mencapai sekitar 1.200 orang setiap tahun,” jelasnya.

Pengasuh LPK Sekai Mustika, H. Kosasih, S.Pd., M.M., menilai capaian tersebut lahir dari kerja keras seluruh jajaran lembaga.

“Alhamdulillah hampir setiap minggu kami mengirim peserta ke Jepang. Kadang jumlahnya 10 orang, kadang mencapai 20 orang. Seluruh tim bekerja keras menjaga kualitas pendidikan, membangun kepercayaan perusahaan, dan mendampingi peserta hingga berhasil berangkat,” katanya.

Ia menjelaskan, perusahaan-perusahaan di Jepang merekrut peserta untuk berbagai bidang pekerjaan yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Perusahaan menempatkan peserta pada bidang scaffolding, konstruksi, pengolahan makanan, otomotif, dan sektor lainnya di Osaka, Nagoya, Kyushu, Fukuoka, Kagoshima, serta beberapa wilayah lain,” jelasnya.

Kosasih juga berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap selama bekerja di Jepang.

“Tolong jaga nama baik Indonesia, jaga nama baik Sekai Mustika, hormati orang tua, dan selesaikan kontrak minimal tiga tahun. Kalau perusahaan memberi kesempatan, lanjutkan karier hingga sepuluh tahun agar pengalaman dan kemampuan kalian semakin berkembang,” pesannya.

Salah seorang peserta asal Pangalengan, Kabupaten Bandung, M. Arief Prasetyo Aji, mengaku siap menjalani pekerjaan pada bidang pengelolaan makanan.

“Alhamdulillah hari Minggu nanti saya berangkat ke Jepang. Saya memohon doa dari kedua orang tua agar selalu sehat. Saya juga mendoakan Bupati Bandung H. Dadang Supriatna selalu sehat dan sukses menjalankan tugas,” ujarnya.

Peserta lainnya, Daviq Zaid Kahtani asal Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung H. Dadang Supriatna karena dukungan pemerintah memberi saya kesempatan berangkat ke Jepang. Saya mohon doa agar dapat bekerja dengan baik dan mengharumkan nama Indonesia,” katanya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.