Soreang, Info Burinyay – – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung mengisi Bulan Kemerdekaan dengan meningkatkan integritas, disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dadang Supriatna menyampaikan ajakan tersebut saat memimpin Apel Pagi ASN Bulan Agustus 2026. Wakil Bupati Bandung, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala bagian, serta seluruh ASN mengikuti apel tersebut.
Menurut Dadang Supriatna, masyarakat tidak membutuhkan semangat kemerdekaan yang hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, ASN harus membuktikan semangat itu melalui kinerja, tanggung jawab, dan pelayanan yang semakin baik setiap hari.
“Memasuki bulan kemerdekaan, saya mengajak kepada seluruh ASN untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Jika dahulu mereka berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan melalui kerja yang jujur, disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Semangat nasionalisme harus tercermin dalam etos kerja kita setiap hari,” ujar Dadang Supriatna.
Selain itu, Bupati Bandung meminta seluruh perangkat daerah ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menginstruksikan setiap perangkat daerah memasang atribut kemerdekaan di lingkungan kantor. Ia juga meminta seluruh instansi menggelar kegiatan kebangsaan dan pesta rakyat sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Tidak hanya itu, Dadang Supriatna menginstruksikan seluruh kantor pemerintahan memutar lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB. Menurutnya, langkah tersebut mampu memperkuat rasa nasionalisme sekaligus mengingatkan ASN terhadap tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Selanjutnya, Dadang Supriatna menegaskan bahwa disiplin dan integritas harus menjadi budaya kerja setiap ASN. Ia mengingatkan seluruh aparatur agar hadir tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif.
“Kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap aturan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif merupakan standar yang tidak boleh ditawar. Masyarakat menilai pemerintah bukan hanya dari programnya, tetapi juga dari sikap dan kualitas pelayanan aparaturnya,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bandung meminta seluruh kepala perangkat daerah segera mengevaluasi kinerja pada paruh kedua tahun anggaran 2026. Ia meminta setiap pimpinan memeriksa capaian program, serapan anggaran, dan progres kegiatan prioritas secara menyeluruh.
Dadang Supriatna mengingatkan agar seluruh perangkat daerah menyelesaikan setiap program sesuai target. Ia juga meminta seluruh OPD menghindari keterlambatan tanpa alasan yang jelas.
“Memasuki paruh kedua tahun anggaran, saya meminta seluruh kepala perangkat daerah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap capaian kinerja, serapan anggaran, dan progres program prioritas. Pastikan tidak ada kegiatan yang tertunda tanpa alasan yang jelas. Setiap rupiah anggaran harus memberikan hasil yang nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Selain mengejar target pembangunan, Dadang Supriatna mengajak ASN menjaga kebersihan lingkungan kerja dan ruang publik. Menurutnya, lingkungan yang bersih mencerminkan budaya kerja yang tertib sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat memperoleh pelayanan.
Lebih lanjut, Bupati Bandung mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai kerja sama antarlembaga akan memperkuat kemampuan fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan.
Dadang Supriatna meminta Bapenda, DPUTR, DLH, DPMPTSP, Satpol PP, para camat, hingga UPT membangun koordinasi yang lebih erat. Ia menegaskan bahwa setiap perangkat daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
“Tantangan pembangunan semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan sendiri-sendiri. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, dan bangun budaya kerja yang saling mendukung demi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan responsif,” pungkasnya.
