27.3 C
Bandung
Senin, Agu 3, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Bupati Bandung Dorong Percepatan Penanganan 45 Ribu Rutilahu, Perkuat Pelayanan Publik dan Integritas ASN

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan arahan kepada ASN terkait percepatan 45 ribu rumah tidak layak huni (Rutilahu), peningkatan pelayanan publik, penguatan zakat ASN, dan komitmen menjaga integritas pemerintahan Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan arahan dalam silaturahmi ASN Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026). Pada kesempatan tersebut, KDS menegaskan percepatan penanganan sekitar 45 ribu rumah tidak layak huni (Rutilahu), mendorong optimalisasi zakat profesi ASN melalui Baznas, memastikan pembayaran tunjangan kinerja tepat waktu, serta mengajak seluruh aparatur menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (Foto: Info Burinyay/Diskominfo)

Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung terus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan zakat profesi yang lebih optimal, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen tersebut saat memberikan arahan dalam kegiatan silaturahmi ASN Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026).

Pada kesempatan itu, Dadang Supriatna mengapresiasi peningkatan penghimpunan zakat profesi ASN melalui Baznas Kabupaten Bandung. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian ASN terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, rata-rata penghimpunan zakat profesi pada 2021 masih berada di kisaran Rp200 juta setiap bulan. Kini, nilainya meningkat menjadi sekitar Rp1,2 miliar per bulan. Karena itu, ia meminta Baznas terus meningkatkan transparansi sekaligus memperluas manfaat dana zakat.

“Saya ingin ada komparasi saldo bulan lalu berapa, bulan ini berapa sehingga semua pemberi zakat profesi bisa mengetahui kebermanfaatan zakatnya,” kata Dadang Supriatna.

Selain meningkatkan transparansi, Bupati Bandung juga meminta Baznas bersama seluruh pemangku kepentingan memperluas cakupan penerima manfaat. Menurutnya, keluarga yang menempati rumah di atas lahan pinjam pakai maupun lahan sewa tetap memerlukan perhatian. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan solusi sesuai aturan yang berlaku.

Selanjutnya, Dadang Supriatna menyoroti masih banyaknya rumah yang membutuhkan penanganan. Ia menyebut sekitar 45.000 rumah masih menunggu bantuan melalui program Rutilahu. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa memperkuat sinergi agar proses penanganan berjalan lebih cepat.

Ia juga mendorong setiap pemerintah desa menambah alokasi bantuan sesuai kemampuan anggaran. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh rumah yang lebih layak secara bertahap dan merata.

Di sisi lain, Dadang Supriatna meminta seluruh ASN terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, aparatur harus mengembangkan kompetensi sekaligus menguasai teknologi digital agar pelayanan administrasi berlangsung lebih cepat, mudah, dan efisien.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, ASN juga harus membangun budaya kerja yang responsif. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bupati Bandung juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyalurkan tunjangan kinerja (tukin) tepat waktu setiap bulan. Ia menegaskan, tukin merupakan penghargaan atas kinerja ASN sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur.

Menurutnya, pemerintah membiayai tukin melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mengelola anggaran secara tertib, disiplin, dan akuntabel.

“Jangan sampai seperti kejadian di daerah lain. Saya tidak mau kejadian ada PPPK yang di-PHK karena pemerintah daerahnya gagal bayar,” tegasnya.

Memasuki Bulan Kemerdekaan, Dadang Supriatna juga mengajak seluruh ASN berpartisipasi aktif dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap setiap kecamatan, desa, dan perangkat daerah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mampu memperkuat semangat nasionalisme, gotong royong, dan persatuan.

Menjelang akhir arahannya, Bupati Bandung kembali menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang bersih. Ia memastikan seluruh proses pengisian jabatan berlangsung secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Menurutnya, integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelayanan publik.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama pembangunan. Karena itu, mari kita jaga integritas, tingkatkan profesionalisme, dan hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkas Dadang Supriatna.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.