Sabtu, Agu 8, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratKegiatan Organisasi

Kang Andy Temui PWI Kota Bogor, Ini Gagasan yang Dibawa untuk PWI Jabar

Kang Andy calon Ketua PWI Jawa Barat paparkan visi misi kepada PWI Kota Bogor
Calon Ketua PWI Jawa Barat H. Hardiyansyah atau Kang Andy saat bersilaturahmi dan memaparkan visi misi di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jumat (7/8/2026). Foto: Info Burinyay/red

Bogor, Info Burinyay — Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, H. Hardiyansyah, S.H. atau yang akrab disapa Kang Andy, mengunjungi Sekretariat PWI Kota Bogor di Jalan Tirto Adhi Soerjo, Jumat, 7 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus penyampaian visi dan misi Kang Andy menjelang Konferensi Provinsi (Konprov) PWI Jawa Barat yang akan berlangsung pada 12 dan 13 Agustus 2026.

Kedatangan Kang Andy mendapat sambutan dari Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi alias Kang Aldho. Turut hadir Sekretaris PWI Kota Bogor Syarif Hidayatullah, Bendahara Asep Supriyanto, Wakil Bendahara Roy Andi, serta jajaran pengurus dan anggota PWI Kota Bogor.

Dalam pertemuan tersebut, Kang Andy memaparkan sejumlah gagasan yang ingin ia dorong apabila mendapat amanah memimpin PWI Jawa Barat. Ia menempatkan peningkatan kapasitas, kesejahteraan, dan profesionalisme wartawan sebagai sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Menurut Kang Andy, perkembangan profesi wartawan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Karena itu, ia menilai wartawan juga perlu memperoleh pengetahuan tambahan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi tanpa mengganggu prinsip dan integritas jurnalistik.

“Saya melihat ada beberapa hal yang harus jadi perhatian jika nanti saya ditakdirkan menjadi Ketua PWI Jawa Barat. Diantaranya soal kapasitas dan kesejahteraan wartawan,” kata Andy, Jumat, 7 Agustus 2026.

Selanjutnya, Andy menilai pemahaman mengenai kewirausahaan atau entrepreneurship dapat menjadi salah satu bekal tambahan bagi wartawan. Menurut dia, kemampuan tersebut dapat membantu wartawan memahami peluang ekonomi di luar aktivitas keredaksian.

“Menjadi wartawan, kata Andy, tidak melulu soal keredaksian dan peliputan, tapi juga wartawan diberikan pemahaman terkait enterpreneur.”

Ia kemudian mencontohkan koperasi sebagai salah satu wadah yang dapat dikembangkan untuk mendukung aspek ekonomi wartawan. Namun, Andy mengingatkan adanya batas yang harus dijaga antara kegiatan bisnis dan tugas jurnalistik.

“Salah satu manfaatnya, wartawan juga belajar soal bisnis. Bagaimana cara mencari pendapatan di bidang lain, memanfaatkan jejaring. Salah satunya lewat koperasi. Memang tantangannya adalah membedakan sisi jurnalis dengan bisnis yang harusnya tidak saling mengganggu dan tidak merusak integritas profesionalisme wartawan,” ujarnya.

Selain persoalan kesejahteraan, Kang Andy juga menawarkan perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Barat. Program tersebut, menurut dia, dapat menyentuh kebutuhan pendidikan wartawan sekaligus keluarga wartawan.

Gagasan tersebut bukan hal baru bagi Andy. Saat memimpin PWI Kota Bandung, ia mengaku telah menjalin sejumlah kerja sama dengan kampus. Pengalaman itu ingin ia perluas apabila mendapat kepercayaan memimpin PWI Jawa Barat.

“Ada beberapa kampus yang sudah kerja sama saat saya jadi Ketua PWI Kota Bandung. Itu ingin saya aplikasikan di tingkat yang lebih luas di Jawa Barat. Tentu manfaatnya akan lebih terasa ke daerah,” ujar Andy.

Pada kesempatan yang sama, anggota PWI Kota Bogor Ryan Muttaqien menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Kang Andy. Ia menyoroti kebutuhan kerja sama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan, termasuk perhatian terhadap pengusaha media.

Ryan mengatakan perusahaan media di daerah masih menghadapi tantangan ketika membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan di tingkat Jawa Barat.

“Perusahaan media di Bogor terkadang sulit untuk menembus komunikasi dengan stakeholder tingkat Jabar. Kami berharap hal itu jadi perhatian jika Kang Andy terpilih,” kata Ryan.

Ryan juga memberikan apresiasi terhadap gagasan kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi. Ia menilai program tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi wartawan dan keluarganya.

Menurut Ryan, akses pendidikan bagi keluarga wartawan perlu mendapat perhatian. Sebab, sebagian wartawan dan keluarganya masih menghadapi kendala ketika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Itu akan meningkatkan wawasan dan integritas wartawan. Saya berharap itu tidak hanya ‘lip service’. Apalagi banyak wartawan dan keluarganya kadang punya kendala menuntut ilmu di tingkat universitas,” ujar redaktur Harian Metropolitan tersebut.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi alias Kang Aldho menyambut baik kunjungan Kang Andy. Ia berharap gagasan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat diwujudkan apabila Kang Andy terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Namun, Aldho juga mengingatkan seluruh pihak agar proses pemilihan Ketua PWI Jawa Barat tidak memunculkan konflik berkepanjangan. Menurut dia, kontestasi organisasi harus tetap berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Ia menilai siapapun yang nantinya memperoleh mandat harus mampu menjaga soliditas PWI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Jangan sampai nanti malah ada perpecahan. Kami berharap kondusifitas tetap terjaga, tapi program juga berjalan sesuai harapan kami di daerah,” kata Aldho.

Kunjungan Kang Andy ke PWI Kota Bogor berlangsung menjelang pelaksanaan Konprov PWI Jawa Barat pada 12 dan 13 Agustus 2026. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pengurus dan anggota PWI Kota Bogor untuk menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan organisasi dan wartawan di daerah.

Dalam agenda tersebut, isu kesejahteraan, peningkatan kapasitas, pendidikan, pengembangan ekonomi, serta penguatan hubungan antara PWI daerah dengan pemangku kepentingan di tingkat Jawa Barat menjadi sejumlah perhatian yang mengemuka.

Dengan demikian, kontestasi Ketua PWI Jawa Barat tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan mengenai arah organisasi dan kebutuhan wartawan di tengah perubahan industri media.

Kang Andy sendiri menempatkan penguatan kapasitas dan kesejahteraan wartawan sebagai bagian penting dari gagasan yang ia tawarkan. Sementara itu, PWI Kota Bogor menekankan pentingnya menjaga persatuan organisasi agar agenda peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.