Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmennya dalam mendukung program Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030 yang dijalankan UNICEF bersama Pemerintah Indonesia. Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, menyampaikan komitmen itu saat menerima delegasi UNICEF di Rumah Dinas Bupati Bandung, Selasa, 19 Mei 2026.
Ali menyebut kerja sama tersebut selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Bandung. Menurut dia, program UNICEF mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan hak anak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, kami menyambut baik kedatangan delegasi UNICEF. Kolaborasi ini penting untuk memperkuat pembangunan yang berpihak kepada anak dan masyarakat,” kata Ali.
Ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia dan UNICEF telah menandatangani kerja sama CPAP 2026–2030 pada 20 April 2026. Program itu mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan generasi muda.
Ali menilai sejumlah program dalam CPAP sangat relevan dengan kebutuhan daerah. Program tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, gizi, perlindungan anak, lingkungan, sanitasi, dan akses air bersih.
Karena itu, Pemkab Bandung siap mendukung pelaksanaan program melalui kebijakan daerah dan kolaborasi lintas sektor. Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami siap bersinergi melalui program daerah dan kebijakan pembangunan agar seluruh inisiatif UNICEF berjalan optimal di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Ali menegaskan pembangunan anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Ia meminta perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat ikut mendukung program tersebut.
Menurut dia, kolaborasi yang kuat akan mempercepat lahirnya pembangunan yang ramah anak dan berkeadilan sosial. Oleh sebab itu, Pemkab Bandung terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak.
Ali juga mengaitkan program CPAP dengan visi Kabupaten Bandung, yaitu mewujudkan daerah yang lebih maju, berkelanjutan, dan siap menuju Indonesia Emas.
Ia berharap program UNICEF dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Program ini dapat menjadi daya ungkit untuk menciptakan masa depan Kabupaten Bandung yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa dan Bali, Tubagus Arie Rukmantara, menjelaskan UNICEF fokus pada promosi dan perlindungan hak anak di Indonesia.
Ia mengatakan UNICEF menjalankan berbagai program, mulai dari akses air bersih hingga peningkatan kesehatan dan pendidikan anak.
“UNICEF terus mendorong pemenuhan hak anak, termasuk akses air bersih, layanan kesehatan, dan pendidikan,” kata Arie.
Selain itu, UNICEF menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi besar menjadi daerah percontohan nasional. Arie mencontohkan keberhasilan PDAM Tirta Raharja dalam pelayanan air bersih.
Menurut dia, sejumlah negara seperti Kamboja dan Vietnam telah mempelajari keberhasilan pelayanan PDAM Tirta Raharja.
“Kami berharap keberhasilan di Kabupaten Bandung dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” jelas Arie.
