Rancabali, Info Burinyay – Ribuan pecinta sepak bola memadati Lapang Sepak Bola Rancabali, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (14/6/2026). Dalam rangka kegiatan “Piknikna Para Legend” sekaligus perayaan Persib Bandung yang berhasil mencatatkan hatrik juara, tim Persib Legend tampil dalam laga persahabatan menghadapi Rancabali United.
Pertandingan berlangsung menarik sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan. Persib Legend yang diperkuat sejumlah mantan pemain ternama langsung mengambil inisiatif permainan. Hasilnya, H. Ahmad berhasil mencetak dua gol pada babak pertama dan membawa timnya unggul.
Namun demikian, Rancabali United tidak menyerah. Memasuki babak kedua, tim tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Berkat semangat juang para pemain, Rancabali United mampu mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menyamakan kedudukan. Setelah berlangsung selama dua kali 45 menit, pertandingan ditutup dengan skor imbang 4-4.
Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, pertandingan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara legenda Persib Bandung dengan warga dan pecinta sepak bola di wilayah Rancabali.
Camat Rancabali, PanPan Risvan, S.IP., M.Si., mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Persib Legend menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat olahraga di wilayah Rancabali.
“Para penggiat olahraga di wilayah Rancabali bersama perangkat Desa Patengan dan APDESI berhasil menghadirkan tim Persib Legends. Alhamdulillah sore ini mereka hadir di bawah koordinasi Pak Jajang Nurjaman dan rekan-rekan. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi untuk menyaksikan pertandingan ini,” ujar PanPan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala desa, masyarakat, serta seluruh unsur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan semangat baru bagi masyarakat Rancabali dan mampu melahirkan berbagai cabang olahraga yang berkembang di wilayah kami,” katanya.
Sementara itu, pemain Persib Legend Ahmad Syarif Iskandar mengaku senang dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Rancabali. Ia menilai sambutan yang diberikan warga sangat luar biasa.
“Alhamdulillah kami bisa hadir dalam rangka silaturahmi di Kecamatan Rancabali, khususnya Desa Patengan. Terima kasih kepada Muspika, Kapolsek, Danramil, Pak Camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda, dan seluruh warga yang menyambut kami dengan hangat,” ujarnya.
Menurut Ahmad, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antara legenda Persib dan masyarakat, tetapi juga menjaga kedekatan emosional dengan para bobotoh di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Pelatih Persib Legend, Jajang Nurjaman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menjadi pemrakarsa kegiatan. Ia menegaskan bahwa tujuan utama laga persahabatan tersebut adalah memperkuat silaturahmi.
“Kami dari Legends Persib mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemrakarsa kegiatan ini. Mudah-mudahan kehadiran kami bisa menghibur masyarakat. Yang paling penting, silaturahmi antara mantan pemain Persib dengan bobotoh tetap terjaga,” kata Jajang.
Ia juga menilai hasil akhir pertandingan menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama kegiatan tersebut.
“Skornya 4-4. Artinya kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang. Kami sekarang sudah tidak muda lagi, tetapi kami tetap berusaha memberikan hiburan terbaik untuk masyarakat yang hadir,” ujarnya sambil tersenyum.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPC APDESI Kabupaten Bandung, Rosiman, S.IP., menilai pertandingan tersebut memiliki nilai edukatif dan motivatif bagi generasi muda. Menurutnya, kehadiran para legenda Persib dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional.
“Pertandingan persahabatan ini memberikan motivasi kepada generasi penerus. Persib memiliki sejarah panjang dengan pemain-pemain lokal yang berprestasi. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk mendorong anak-anak usia dini agar semakin semangat berlatih sepak bola,” ungkap Rosiman.
Lebih lanjut, ia berharap agenda pertandingan antara Persib Legend dan masyarakat dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.
“Ke depan, kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya digelar di Rancabali. Setiap kecamatan perlu memiliki kesempatan yang sama untuk menghadirkan Persib Legends. Dengan begitu, motivasi bagi generasi muda akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari persiapan sepak bola Indonesia menuju prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.
Pertandingan yang berlangsung penuh keakraban tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar laga persahabatan. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan itu juga memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di dunia sepak bola.
