Bandung, Info Burinyay – Komisi V DPRD Jawa Barat mendukung penuh Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung”. Program ini hadir untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan lanjut usia di Jawa Barat. Selain itu, program tersebut mendorong lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, menilai pemerintah perlu memperkuat perhatian terhadap kelompok lansia. Menurut dia, jumlah penduduk usia lanjut di Jawa Barat terus meningkat setiap tahun.
“Saya selalu mendukung program untuk perempuan, keluarga, anak, dan lansia. Lansia menjadi bagian penting dalam ketahanan keluarga,” ujar Siti di Bandung, Rabu (20/5/2026).
Karena itu, Komisi V DPRD Jawa Barat siap mengawal program yang dijalankan DP3AKB Jawa Barat. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia perempuan di berbagai daerah.
Di sisi lain, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, menyebut Jawa Barat kini memasuki fase aging population. Kondisi itu menunjukkan jumlah penduduk lanjut usia terus bertambah.
“Angka aging population di Jawa Barat sudah mencapai 11 persen. Jumlah lansia mencapai sekitar 5,9 juta jiwa. Mayoritas lansia tersebut merupakan perempuan,” kata Siska.
Berdasarkan data terbaru, perempuan mencapai 51,71 persen dari total populasi lansia di Jawa Barat. Oleh sebab itu, DP3AKB Jawa Barat menghadirkan program pendidikan nonformal khusus bagi perempuan lansia.
Program Sekolah Lansia “Nyaah Ka Indung” tidak hanya membahas kesehatan fisik. Program ini juga memberikan pelatihan keterampilan ringan, edukasi praktis, dan pendampingan psikososial.
Selain itu, peserta akan mendapatkan dukungan agar tetap percaya diri dan aktif dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan begitu, para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih bahagia.
“Melalui program ini, kami ingin perempuan lansia tetap berdaya dan terhindar dari rasa kesepian. Kami juga berharap mereka tetap aktif dalam keluarga,” ungkap Siska.
Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadapi peningkatan jumlah lansia. Di samping itu, pemerintah ingin menciptakan perempuan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif di masa depan.
