28.3 C
Bandung
Senin, Jun 22, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Kang DS Tegas! BPR Kertaraharja Harus Bertransformasi Digital dan Kejar Target Kinerja

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin dan membuka RUPS PT BPR Kertaraharja Tahun Buku 2025 di Hotel Grand Sunshine Soreang dengan fokus penguatan tata kelola dan transformasi digital perbankan daerah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Kertaraharja Tahun Buku 2025 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Senin (22/6/2026). - Foto: Info Burinyay/Diskominfo

Soreang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Kertaraharja Tahun Buku 2025 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Senin (22/6/2026). Agenda tahunan tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menyusun strategi pengembangan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Dadang Supriatna mengapresiasi pelaksanaan RUPS yang berlangsung sesuai agenda perusahaan. Menurutnya, forum tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan dan memperkuat komitmen seluruh pemegang saham.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan RUPS Tahun Buku 2025 ini. Forum ini memiliki fungsi strategis sebagai sarana evaluasi kerja, pengambilan keputusan, dan penguatan komitmen bersama untuk memperkuat BPR Kertaraharja sebagai lembaga keuangan yang sehat, profesional, dan berdaya saing,” ujar Dadang.

Ia menilai BPR Kertaraharja memegang peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat, bank daerah tersebut juga membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya.

Menurut Dadang, dukungan BPR sangat penting bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, pedagang kecil, dan kelompok usaha produktif lainnya. Karena itu, ia mendorong perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan pembiayaan.

Selain itu, Dadang meminta jajaran manajemen memperkuat struktur organisasi dan tata kelola perusahaan. Ia berharap RUPS menghasilkan keputusan yang mampu mempercepat pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

“Keputusan yang dihasilkan harus bersifat strategis dan visioner sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Selanjutnya, Dadang mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam operasional perbankan. Ia meminta manajemen meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat manajemen risiko.

Menurutnya, proses penyaluran kredit harus berjalan lebih selektif dan terukur. Dengan langkah tersebut, perusahaan dapat menjaga kualitas aset sekaligus meningkatkan kesehatan bank.

Di sisi lain, Dadang juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kepada nasabah. Karena itu, ia meminta perusahaan mengoptimalkan sistem penanganan pengaduan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat dan responsif.

Untuk mendukung peningkatan kinerja, Dadang meminta direksi menyusun target yang jelas dalam enam hingga dua belas bulan mendatang. Target tersebut harus menjadi pedoman bagi seluruh unsur perusahaan.

“Kita harus memiliki target yang jelas untuk enam hingga dua belas bulan ke depan sehingga menjadi kerangka acuan yang disepakati bersama dalam mendorong kemajuan BPR Kertaraharja,” ungkapnya.

Selain membahas tata kelola, Dadang juga menekankan pentingnya transformasi digital. Ia menyebut digitalisasi sebagai kebutuhan yang harus dijawab oleh seluruh lembaga keuangan.

Karena itu, ia mendorong BPR Kertaraharja memperluas layanan berbasis teknologi. Namun, pengembangan layanan digital harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan perlindungan data nasabah.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi keharusan. Oleh karena itu, inovasi produk dan layanan digital harus terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, disertai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat,” tuturnya.

Dadang berharap hasil RUPS Tahun Buku 2025 mampu memperkuat posisi BPR Kertaraharja sebagai bank daerah yang sehat dan profesional. Selain itu, ia ingin perusahaan semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung secara berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.