30.3 C
Bandung
Rabu, Sep 16, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

KDS Tegaskan Kader PKK Jadi Garda Terdepan Pembangunan Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menyampaikan arahan dalam Jambore Kader PKK Kabupaten Bandung 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan arahan saat Jambore Kader PKK Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Lapangan Lanud Sulaiman, Selasa (15/9/2026). Foto:Info Burinyay/red

Margahayu, Info Burinyay — Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peran strategis kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.

Penegasan tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat menghadiri Jambore Kader PKK Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Lapangan Lanud Sulaiman, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Dadang yang akrab disapa KDS mengapresiasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung yang kembali menggelar Jambore Kader PKK. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kapasitas, serta menjaga semangat pengabdian para kader.

“Peranan PKK ini sangat luar biasa. Saya sangat terbantu sekali dengan keberadaan para kader PKK. Terima kasih kepada seluruh Ketua dan kader PKK yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bandung,” ujar KDS.

Lebih lanjut, KDS menilai kontribusi kader PKK ikut memperkuat berbagai program pembangunan pemerintah daerah. Peran tersebut antara lain terlihat dalam upaya menekan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kader PKK memiliki keunggulan karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Kondisi tersebut membuat kader dapat membantu pemerintah memahami persoalan yang muncul di tingkat bawah.

“Kader PKK merupakan garda terdepan. Perannya sangat penting karena langsung berhadapan dengan masyarakat dan keluarga,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan perlindungan bagi para kader. Salah satu bentuk dukungan tersebut hadir melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang terus digulirkan bagi kader PKK di seluruh Kabupaten Bandung.

Tidak hanya perlindungan sosial, KDS juga menyiapkan dukungan lain bagi kader PKK. Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan lima paket umrah serta bantuan 20 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Pada saat yang sama, KDS meminta kader PKK ikut memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyoroti kondisi kekeringan yang meningkatkan potensi kebakaran di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, hingga Selasa (15/9/2026) tercatat 324 titik kebakaran. Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah karena kondisi cuaca kering dapat memperbesar risiko kebakaran.

Karena itu, KDS mengajak kader PKK untuk ikut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Ia juga meminta masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran.

“Saya mohon bantuan para kader PKK, jangan sembarangan membuang puntung rokok ke tempat yang kering. Kondisi sekarang sangat rawan kebakaran,” tegasnya.

Di sisi lain, KDS mendorong kader PKK memperkuat solidaritas ketika sesama kader menghadapi musibah. Ia menyebut sejumlah kader PKK di Kabupaten Bandung menjadi korban kebakaran.

Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Kutawaringin, Arjasari, dan Pacet. Kondisi tersebut, menurut KDS, membutuhkan kepedulian dan dukungan bersama.

Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Baznas Kabupaten Bandung telah menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut juga mencakup dukungan untuk perbaikan rumah warga.

Selanjutnya, KDS meminta jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memfasilitasi koordinasi bantuan dari kader PKK di tingkat kecamatan. Langkah itu bertujuan memperkuat kepedulian antarkader sekaligus mempercepat dukungan bagi kader yang mengalami musibah.

“Kita doakan semoga para kader PKK yang terkena musibah diberikan kesabaran. Kalau ada yang ingin membantu, silakan mulai dari kader PKK di kecamatan masing-masing. Saya minta Pak Kadis PMD untuk memfasilitasi,” tuturnya.

Sementara itu, rangkaian Jambore Kader PKK 2026 juga menghadirkan bentuk apresiasi bagi para kader. KDS secara langsung menyerahkan hadiah satu paket umrah kepada Aidah, kader PKK dari Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan.

Penyerahan tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap kader yang aktif menjalankan peran pemberdayaan di tengah masyarakat.

Menurut KDS, penguatan peran kader PKK memiliki arti penting bagi keberlanjutan pembangunan Kabupaten Bandung. Kader tidak hanya menjalankan program pemberdayaan keluarga, tetapi juga dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan jaringan kader hingga tingkat bawah, pemerintah dapat memperoleh gambaran lebih dekat mengenai kebutuhan dan persoalan masyarakat. Sebaliknya, kader dapat membantu menyampaikan berbagai program pemerintah kepada keluarga di lingkungannya.

Karena itu, KDS berharap Jambore Kader PKK tidak berhenti sebagai kegiatan silaturahmi dan apresiasi. Ia ingin momentum tersebut memperkuat kapasitas, solidaritas, serta semangat pengabdian seluruh kader.

“Terima kasih kepada seluruh kader PKK yang sudah membantu keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Bandung yang kita cintai ini,” kata KDS.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap kader PKK semakin aktif mengambil peran dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan, kepedulian lingkungan, hingga penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.