28.3 C
Bandung
Senin, Jun 22, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPeristiwa

Diduga Disekap 3 Tahun, Kondisi Yunita Berangsur Membaik Usai Dijenguk KDS

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Yunita, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan, saat kunjungan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kedua kiri) didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung dan Baznas menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Yunita, warga Rancaekek yang diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan selama tiga tahun. Penyerahan bantuan berlangsung saat kunjungan ke RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (22/6/2026) - Foto : Info Burinyay/Diskominfo

Bandung, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung kondisi Yunita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang menjalani perawatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah mengalami dugaan penyekapan dan penganiayaan selama sekitar tiga tahun.

Kunjungan pada Senin (22/6/2026) itu menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendampingi korban hingga pulih. Dalam kesempatan tersebut, Dadang Supriatna memastikan tenaga medis memberikan pelayanan terbaik serta memenuhi kebutuhan korban selama menjalani perawatan.

Kasus Yunita menyita perhatian publik setelah keluarga kehilangan kontak dengan korban dalam waktu yang cukup lama. Setelah menemukan Yunita, keluarga segera membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis karena kondisi fisiknya mengalami sejumlah luka serius.

Dadang Supriatna menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa warga Kabupaten Bandung tersebut. Menurutnya, kasus itu menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung turut prihatin dan berduka atas kejadian ini. Ini merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan dan menjadi peringatan bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian serta kepekaan sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Dadang Supriatna.

Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah berbagai tindak kekerasan. Karena itu, ia mengajak warga untuk lebih peka terhadap perubahan atau kondisi yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain menjenguk korban, Dadang juga berkoordinasi dengan jajaran rumah sakit mengenai langkah pemulihan yang sedang berlangsung. Melalui koordinasi tersebut, ia memastikan seluruh proses perawatan berjalan sesuai kebutuhan medis korban.

“Tadi saya sudah berdiskusi dengan pihak rumah sakit. Korban akan tetap dilayani dan dirawat sampai pulih. Pemerintah Kabupaten Bandung juga akan membantu mengurus berbagai kebutuhan yang diperlukan, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan administrasi dan pembiayaan,” katanya.

Menurut Dadang, dukungan pemerintah tidak berhenti pada aspek kesehatan. Pemkab Bandung juga akan membantu berbagai kebutuhan lain yang berkaitan dengan proses pemulihan korban.

Saat mengunjungi ruang perawatan, Dadang melihat kondisi Yunita menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Ia berharap proses penyembuhan berjalan lancar sehingga korban dapat kembali beraktivitas bersama keluarganya.

“Saat saya menjenguk, korban sedang beristirahat dan didampingi ibunya. Secara umum kondisinya sudah mulai membaik. Mudah-mudahan proses pemulihannya berjalan lancar sehingga bisa segera kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya,” tuturnya.

Di sisi lain, aparat kepolisian terus mendalami kasus tersebut. Polda Jawa Barat kini mengumpulkan keterangan dan menelusuri pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Dadang pun meminta aparat penegak hukum menyelesaikan proses penyelidikan secara menyeluruh. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku dan membawa kasus tersebut ke proses hukum.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan kasus ini dan menangkap pelakunya. Kejadian seperti ini sangat mengerikan dan tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dadang mengingatkan masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap anggota keluarga, terutama perempuan dan anak-anak. Menurutnya, kepedulian sosial dapat menjadi benteng awal untuk mencegah tindak kejahatan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lengah. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Jangan sampai ada kejadian serupa yang luput dari perhatian kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, dr. Fitra Hergyana, memastikan tim kesehatan terus memantau perkembangan kondisi Yunita. Rumah sakit juga mengerahkan tenaga medis dari berbagai bidang untuk mendukung proses penyembuhan korban.

“Insya Allah kami telah menyiapkan tim kesehatan untuk memberikan penanganan terbaik. Kondisi pasien saat ini sudah jauh lebih baik dan kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu memulihkan kesehatannya,” kata dr. Fitra.

Ia menegaskan tim medis akan terus menyesuaikan penanganan dengan perkembangan kondisi pasien. Dengan langkah tersebut, tim kesehatan berharap korban dapat melewati masa pemulihan secara optimal sebelum kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.