Majalaya, Info Burinyay – Banjir merendam permukiman warga di Kampung Bojong Kaliki, RT 04/01, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (14/4/2026). Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari satu jam.
Debit Sungai Cisunggalah meningkat tajam. Tekanan air kemudian merusak tanggul hingga jebol. Air langsung meluap dan mengalir deras ke kawasan permukiman. Warga melihat air masuk ke rumah serta menggenangi jalan lingkungan.
Kondisi ini menghambat aktivitas masyarakat. Selain itu, lumpur menutup sejumlah ruas jalan sehingga kendaraan sulit melintas. Warga pun berupaya menyelamatkan barang-barang dari genangan air.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, menyampaikan bahwa hujan menjadi pemicu utama kejadian ini. “Akibat hujan yang cukup lama, tanggul Sungai Cisunggalah jebol dan air meluap ke permukiman warga,” ujarnya di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, banjir berdampak pada tiga wilayah rukun tetangga, yaitu RT 01, RT 02, dan RT 03. Data sementara menunjukkan sekitar 400 kepala keluarga terdampak peristiwa ini. Petugas masih terus memperbarui data sesuai kondisi di lapangan.
Petugas gabungan dari Forkopimcam Majalaya dan BPBD Kabupaten Bandung langsung bergerak ke lokasi. Mereka membantu warga serta menangani dampak banjir sejak awal kejadian. Selain itu, petugas mengatur langkah cepat agar situasi tetap terkendali.
Tim juga mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Di saat yang sama, petugas membuka akses jalan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas. Langkah ini penting untuk menjaga mobilitas dan distribusi bantuan.
Asep Mahmud menegaskan bahwa penanganan darurat terus berjalan. “Kami bersama Forkopimcam akan menangani kondisi darurat, termasuk membuka jalur agar aman bagi pengguna jalan. Kami mulai penanganan lanjutan sejak malam ini,” katanya.
Petugas mengimbau warga agar tetap waspada. Cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan. Karena itu, warga perlu mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Saat ini, petugas terus memperbaiki tanggul yang jebol. Mereka juga mendata kerugian yang dialami warga. Pemerintah setempat menargetkan penanganan berlangsung cepat agar kondisi segera pulih.
