Jumat, Apr 17, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

Resmi Pimpin Rancabali, PanPan Risvan Langsung Tancap Gas: Karasa Dilanjut, Wisata Dibedah!

Camat Rancabali PanPan Risvan memberikan keterangan saat wawancara pada acara pisah sambut di Desa Patengan
Camat Rancabali PanPan Risvan C., S.IP., M.Si., memberikan keterangan kepada awak media usai acara pisah sambut camat di Aula Dusun Stroberi, Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmennya melanjutkan program inovasi “Karasa” serta memperkuat kolaborasi pengembangan sektor pariwisata di wilayah Rancabali. - Foto:infoburinyay/lee

Rancabali, Info Burinyay – – Pemerintah Kecamatan Rancabali menggelar acara pisah sambut camat di Aula Dusun Stroberi, Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Jajaran pemerintah dan masyarakat menghadiri kegiatan ini dengan suasana hangat dan penuh harapan.

Sejumlah unsur Forkopimcam, Camat Ciwidey beserta jajaran, para kepala desa se-Kecamatan Rancabali, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, TP PKK, hingga warga setempat ikut meramaikan acara. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antar elemen di wilayah Rancabali.

Camat Rancabali, PanPan Risvan C, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang ia terima sejak 1 April 2026. Ia langsung bergerak cepat untuk mengenal wilayah dan membangun koordinasi.

“Sehari setelah pelantikan, saya langsung turun ke lapangan. Saya ingin memastikan koordinasi dengan desa berjalan baik sejak awal,” ujar PanPan.

Langkah tersebut menjadi strategi awal untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ia menilai pendekatan langsung mampu memperkuat hubungan kerja dengan pemerintah desa.

PanPan mengunjungi sejumlah desa dengan jarak cukup jauh dari pusat kecamatan. Ia mendatangi Desa Cipela, Cintagiri, Alamendah, Patengan, hingga Sukaresmi. Melalui kunjungan itu, ia memahami kondisi riil wilayah sekaligus menyerap aspirasi warga.

Selanjutnya, PanPan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program inovasi “Karasa” atau Kecamatan Rancabali Ngantor di Desa. Ia menilai program ini relevan dengan kondisi geografis Rancabali yang luas dan berbukit.

“Program Karasa akan kami lanjutkan. Program ini mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh jajaran kecamatan untuk aktif hadir di tengah masyarakat. Dengan demikian, pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, PanPan menyoroti potensi besar sektor pariwisata di Rancabali. Ia mencatat sekitar 24 objek wisata tersebar di wilayah tersebut. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk memperkuat kolaborasi.

“Kami akan bekerja sama dengan pengelola wisata dan berbagai pihak. Kami ingin menata destinasi agar semakin menarik bagi wisatawan,” katanya.

Ia menilai kolaborasi berbasis pentahelix mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, peningkatan kualitas destinasi juga akan memperkuat daya saing Rancabali.

Sementara itu, jajaran pemerintah dan masyarakat memberikan apresiasi kepada camat sebelumnya, Mamet Slamet, S.Ip., M.Si., atas kontribusinya selama memimpin. Mereka mengenang dedikasi dan kerja keras yang telah ia tunjukkan.

Namun demikian, momentum pisah sambut ini juga membuka babak baru bagi kepemimpinan di Rancabali. PanPan mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kolaborasi.

Sebagai langkah lanjutan, ia memastikan komunikasi lintas sektor berjalan lebih intensif. Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama dalam membangun wilayah.

Dengan pendekatan tersebut, PanPan optimistis Rancabali dapat berkembang lebih maju. Ia pun berharap seluruh program pemerintah mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.