27.2 C
Bandung
Minggu, Mei 24, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPeristiwa

Dadang Supriatna Bakar Semangat Warga, Renovasi Masjid Besar Cikancung Tembus Rp600 Juta

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan keterangan kepada awak media usai peletakan batu pertama renovasi dan perluasan Masjid Besar Cikancung di Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Minggu (2452026).
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, diwawancarai awak media usai menghadiri peletakan batu pertama renovasi dan perluasan Masjid Besar Cikancung di Kampung Seke, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (24/5/2026). - Foto:infoburinyay/dj

Cikancung, Info Burinyay – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, laksanakan peletakan batu pertama renovasi dan perluasan Masjid Besar Cikancung di Kampung Seke RT 02 RW 08, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (24/5/2026). Kegiatan itu menjadi momentum penguatan kolaborasi pemerintah, tokoh agama, pengusaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana ibadah.

Selain Bupati Bandung, kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bagian Kesra Kabupaten Bandung, Forkopimcam Cikancung, MUI Kecamatan Cikancung, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi keagamaan, para pengusaha, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dadang Supriatna mengapresiasi kekompakan masyarakat Kecamatan Cikancung. Ia menilai semangat gotong royong warga sangat kuat untuk mempercepat pembangunan masjid.

“Alhamdulillah, hasil lelang sementara mencapai Rp600 juta dan tentunya masih bisa berkembang. Ketua MUI juga mengajak umat menggalang dukungan melalui 12 ribu amplop di setiap pertemuan,” ujar Dadang.

Selain itu, Dadang menilai dukungan para pengusaha dan tokoh masyarakat memberi energi besar bagi pembangunan masjid. Ia optimistis proses pembangunan berjalan lancar karena seluruh elemen bergerak bersama.

“Saya mengapresiasi para agnia, MBG, dan anggota DPRD asal Kecamatan Cikancung yang terus mendukung pembangunan masjid besar ini. Semoga semua pihak mendapat pahala dari Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, Camat Cikancung, Ajat Sudrajat, mengatakan rencana renovasi muncul dari diskusi rutin bersama pengurus DKM setelah salat Jumat. Menurutnya, kondisi masjid sudah membutuhkan perluasan karena bangunan berdiri sejak 2001.

Ajat menjelaskan pihak kecamatan lalu mengajak para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk bermusyawarah. Dari pertemuan itu, seluruh pihak menyatakan kesiapan membantu pembangunan.

“Alhamdulillah, semua pihak sangat antusias. Kami bersama DKM dan panitia terus mencari solusi agar pembangunan cepat selesai,” ujarnya.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Besar Cikancung, Yusup Budiono, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat dan para donatur. Ia menyebut kehadiran Bupati Bandung memberi semangat baru bagi warga dan pengusaha.

“Respon masyarakat sangat baik. Dengan adanya lelang dana pembangunan yang dipimpin Pak Bupati, estimasi dana mencapai Rp600 juta. Mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar,” kata Yusup.

Panitia pembangunan, Asep Ahmad, juga menilai dukungan masyarakat terus mengalir. Menurutnya, tokoh agama, pemerintah, dan pengusaha menunjukkan kepedulian besar terhadap pembangunan masjid.

Di sisi lain, Ketua DKM Masjid Besar Cikancung, Maman Badrujaman, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Linda Herlina, mengatakan kegiatan tersebut memperkuat partisipasi masyarakat dan para pengusaha dalam pembangunan masjid.

“Mudah-mudahan melalui lelang yang dipandu Pak Bupati akan semakin banyak donatur yang ikut membantu hingga pembangunan Masjid Besar Cikancung selesai,” ujarnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.