Pasirjambu, Info Burinyay – SMP Negeri 1 Pasirjambu menggelar pengumuman kelulusan sekaligus pelepasan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 di lapangan sekolah, Selasa (2/6/2026). Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan yang mengusung tema Sunda, “Ngindung ka Waktu Mibapak ka Jaman, Adab jeung Budaya Jadi Tatapakan”.
Tema tersebut mengajak para lulusan untuk menghargai waktu, menghormati orang tua, dan menjadikan adab serta budaya sebagai pegangan hidup. Selain itu, sekolah ingin menanamkan karakter kuat sebelum para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kepala SMPN 1 Pasirjambu, Hj. Kartika Prapti Diah Handayani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah mengumumkan hasil kelulusan kepada seluruh orang tua siswa kelas IX. Tahun ini, sebanyak 424 siswa mengikuti proses kelulusan.
Selanjutnya, para siswa menginisiasi acara pelepasan dengan dukungan Komite Sekolah. Menurut Kartika, kegiatan tersebut menjadi momen penting yang akan selalu mereka kenang.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi kenangan berharga bagi anak-anak. Selain itu, mereka juga membawa pengalaman dan pembelajaran yang baik selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Pasirjambu,” ujarnya.
Kartika juga berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menilai pendidikan menjadi jalan penting untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya berharap anak-anak yang hari ini menerima kelulusan bisa melanjutkan sekolah, meraih cita-cita, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.
Di sisi lain, SMPN 1 Pasirjambu juga mulai mempersiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah telah membentuk panitia dan menyusun agenda sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami sudah menyiapkan seluruh tahapan sesuai regulasi. SPMB tahun ini berlangsung melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua,” jelas Kartika.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 1 Pasirjambu, Ir. H. Wawan Karnawan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh siswa kelas IX yang menuntaskan pendidikan di tingkat SMP.
“Alhamdulillah seluruh siswa lulus. Kami berharap mereka melanjutkan pendidikan hingga SMA bahkan perguruan tinggi. Pendidikan akan menjadi bekal penting untuk masa depan mereka,” ungkapnya.
Humas SMPN 1 Pasirjambu, Soepriatni, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan pelepasan lahir dari keinginan para siswa. Karena itu, sekolah mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari perjalanan akhir mereka di bangku SMP.
“Kami berharap momen ini menjadi kenangan yang membekas. Selanjutnya, semoga seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan sesuai harapan dan cita-cita masing-masing,” tuturnya.
Ketua Panitia Perpisahan, De Rafli Putra Pratama, mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus kesedihan dalam momen tersebut. Meski harus berpisah, ia menilai acara itu mempererat silaturahmi antarsiswa.
“Hari ini kami merasa bahagia sekaligus sedih. Setelah ini kami akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, kebersamaan selama tiga tahun tentu akan selalu kami ingat,” katanya.
De Rafli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah membimbing siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Pasirjambu.
“Saya mewakili teman-teman kelas IX mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, bapak dan ibu guru, serta seluruh staf sekolah. Terima kasih karena telah membimbing kami selama tiga tahun,” ujarnya.
Ia juga mencatat capaian akademik yang membanggakan. Tahun ini, nilai rata-rata rapor siswa mencapai 91,68.
Dukungan dan doa turut mengalir dari para orang tua. Nisa Nurmalasari, orang tua dari Isma Nurafifah kelas IX-C, berharap seluruh lulusan tumbuh menjadi generasi yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi bangsa.
“Saya berharap anak-anak menjadi pribadi yang sukses, membanggakan orang tua, dan memberi manfaat bagi nusa serta bangsa,” katanya.
Sebagai penutup, Ustadz H. Enjang Rohimat, S.Ag., M.M., memimpin doa bersama untuk seluruh lulusan. Dalam doanya, ia memohon kemudahan dan kelancaran bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan.
“Ya Allah, mudahkan langkah anak-anak kami saat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jadikan ilmu yang mereka pelajari selama tiga tahun sebagai ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat,” ucapnya.
