31.4 C
Bandung
Kamis, Jun 18, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratKegiatan Organisasi

Peringatan HLUN ke-30 Jabar, LLI Tegaskan Lansia Bukan Beban Tapi Kekuatan Bangsa

Peserta Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Jawa Barat mengikuti rangkaian kegiatan peringatan di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (1862026), dengan mengusung tema Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Jawa Barat Istimewa.
Ratusan lansia dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Provinsi Jawa Barat di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). - Foto:infoburinyay/dj

Bandung, Info Burinyay – Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Jawa Barat menggelar Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Provinsi Jawa Barat di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Jawa Barat Istimewa”.

Rangkaian acara berlangsung meriah sejak pagi. Para peserta mengikuti senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, pertunjukan angklung, pameran karya lansia, hingga berbagai penampilan seni budaya yang melibatkan komunitas lanjut usia dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Nu’man Abdul Hakim, menjelaskan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional sejatinya diperingati setiap 29 Mei. Tanggal tersebut memiliki nilai sejarah karena berkaitan dengan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dipimpin Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

“Dr. Radjiman merupakan tokoh senior bangsa yang memimpin sidang bersejarah sebelum lahirnya Pancasila. Karena itu, para pendahulu menetapkan 29 Mei sebagai Hari Lanjut Usia Nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para senior bangsa,” ujar Nu’man.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya penghormatan kepada para lansia. Menurutnya, generasi muda yang saat ini memegang berbagai posisi strategis harus menyadari bahwa mereka juga akan memasuki masa lanjut usia.

“Kami berharap para pemimpin, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, terus memperhatikan kesejahteraan lansia. Banyak lansia yang membutuhkan dukungan kesehatan, gizi, dan perhatian sosial agar tetap sehat, bahagia, serta sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia HLUN ke-30 Tingkat Jawa Barat, Dr. Ir. H. Anang Sudarna, M.Si., menyampaikan bahwa jumlah lansia di Jawa Barat terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah lansia di Jawa Barat pada tahun 2026 mencapai sekitar 11,51 persen dari total penduduk atau sekitar 5,96 juta jiwa.

“Peningkatan jumlah lansia menunjukkan adanya perbaikan kualitas kesehatan dan lingkungan hidup. Karena itu, para lansia perlu terus menjaga kesehatan, aktif berkegiatan, serta mempertahankan kemandirian agar tetap produktif di tengah masyarakat,” jelas Anang.

Ia juga mengajak seluruh lansia untuk menjadikan tema tahun ini sebagai motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Lansia tangguh berarti tetap sehat, aktif, dan mandiri. Dengan kondisi tersebut, lansia dapat terus memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LLI Kabupaten Bandung, Drs. H. Bambang Budiraharjo, M.Si., menilai tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Tema nasional Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh yang dipadukan dengan Jawa Barat Istimewa sangat baik. Tema ini memberikan semangat kepada para lansia untuk terus berkarya dan berkontribusi,” ujarnya.

Bambang juga mengingatkan seluruh pengurus LLI di daerah agar terus menjalankan program organisasi sesuai ketentuan yang berlaku dari tingkat provinsi maupun pusat.

Selain itu, ia mengajak seluruh lansia untuk mensyukuri kesempatan memasuki usia lanjut dengan kondisi yang sehat dan produktif.

“Menjadi lansia adalah anugerah. Karena itu, kita harus bersyukur dan terus menjalani masa tua dengan penuh semangat serta rasa bahagia,” katanya.

Dukungan terhadap pemberdayaan lansia juga datang dari Ketua LLI Kabupaten Indramayu, Drs. H. Mulyono Martono, M.M. Ia meminta pemerintah daerah di seluruh Jawa Barat memberikan perhatian yang lebih besar kepada organisasi lansia.

“Para lansia memiliki jasa besar bagi bangsa, daerah, dan keluarganya. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah memberikan dukungan nyata, termasuk dukungan anggaran bagi organisasi lansia agar program pembinaan dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Siti Muntamah, S.A.P., mendorong LLI untuk terus menjadi ruang yang membahagiakan bagi para lansia.

“LLI harus terus menjadi wadah bagi lansia untuk tetap sehat, berdaya, bahagia, dan mandiri. Dengan demikian, para lansia dapat terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” tuturnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Deputi Kanwil 1 Bank BJB, Yatni Rohayati. Ia berharap seluruh anggota LLI senantiasa menjaga kesehatan dan kesejahteraan.

“Kami mendoakan seluruh anggota LLI selalu sehat, sejahtera, dan tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari,” katanya.

Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 Tingkat Jawa Barat ini, para peserta tidak hanya merayakan perjalanan panjang organisasi lansia, tetapi juga memperkuat komitmen untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan bahagia. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus menghormati, melindungi, dan memberdayakan para lansia sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.