Rancaekek, Info Burinyay – Festival Senam Ahad Sehat 2026 berlangsung meriah di Lembur Ambu Apon, Jalan Yasaadi No. 8, Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas olahraga bersama yang rutin, terukur, dan sesuai kemampuan.
Mengusung semangat “Sehat Bersama, Bahagia Bersama”, kegiatan menghadirkan warga bersama keluarga, sahabat, dan tetangga. Selain senam bersama, panitia juga menyiapkan puluhan hadiah serta doorprize untuk meningkatkan antusiasme peserta.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan Ahad Sehat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Ini dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Senam adalah olahraga ringan yang biasa dilakukan oleh ibu-ibu setiap Minggu pagi,” kata Cecep Suhendar di sela kegiatan.
Menurutnya, peserta Festival Senam Ahad Sehat 2026 sebagian besar merupakan warga yang sudah rutin mengikuti kegiatan olahraga setiap Ahad. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut terus berkembang dan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh.
“Bergerak itu sehat. Lakukan pergerakan setiap hari, setiap minggu, dan rutin, terukur, teratur. Tapi ingat, sesuaikan dengan usia kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, aktivitas senam dapat menjadi pilihan olahraga yang mudah dilakukan masyarakat. Selain itu, gerakan senam yang teratur dapat membantu menjaga kebugaran apabila peserta menyesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, instruktur senam juga memberikan rangkaian gerakan mulai dari pemanasan, aerobik, core aerobic, hingga pendinginan. Panitia kemudian memberikan unsur kompetisi melalui penilaian perorangan.
Instruktur senam, Cita, menjelaskan bahwa peserta mengikuti tiga kategori penilaian. Pertama, kesesuaian gerakan dengan instruksi instruktur. Kedua, tingkat energi peserta saat mengikuti gerakan. Ketiga, keunikan kostum yang digunakan peserta.
“Gerakannya kita mulai dari pemanasan aerobik, kita ambil dari core aerobic dan pendinginan. Selain itu, kita juga menilai kekompakan gerakan,” jelas Cita.
Ia berharap kegiatan rutin setiap Ahad dapat membuat masyarakat semakin aktif bergerak. Selain menjaga kesehatan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi warga untuk berkumpul, berinteraksi, dan menikmati suasana olahraga yang menyenangkan.
Karena itu, panitia mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan Ahad Sehat. Selain kegiatan senam, panitia juga menjanjikan pembagian doorprize secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya menjaga semangat peserta.
Ketua TP PKK Desa Sukamanah, Dian Pertiwi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai dukungan dan fasilitasi kegiatan olahraga memberikan manfaat bagi warga, khususnya kaum ibu di Desa Sukamanah dan wilayah sekitarnya.
“Alhamdulillah, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Dewan Haji Cecep Suhendar yang telah memfasilitasi ibu-ibu, khususnya yang ada di Desa Sukamanah dan sekitarnya,” ujar Dian.
Dian berharap kegiatan senam Ahad Sehat dapat mendorong lebih banyak warga untuk menjalankan pola hidup aktif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya berolahraga ketika ada kegiatan tertentu, tetapi juga membangun kebiasaan bergerak dalam kehidupan sehari-hari.
Festival Senam Ahad Sehat 2026 juga menekankan tiga nilai utama, yakni sportivitas, kesehatan, dan kebersamaan. Peserta diajak menjunjung sportivitas selama mengikuti lomba. Sementara itu, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan masyarakat yang aktif dan sehat.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara mendorong masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas. Selain meningkatkan kebugaran, aktivitas bersama juga dapat memperkuat interaksi sosial antarwarga.
Dengan semangat “Sehat Badan, Kuat Semangat”, Festival Senam Ahad Sehat 2026 di Desa Sukamanah menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bergerak bersama. Selanjutnya, kegiatan rutin setiap Ahad diharapkan mampu memperluas partisipasi warga sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan masyarakat Kabupaten Bandung.
