Soreang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak masyarakat Kabupaten Bandung untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Tasyakur HUT RI ke-81 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (25/8/2026). Pemerintah Kabupaten Bandung menginisiasi kegiatan yang diikuti masyarakat dan berbagai unsur tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang Dadang atau KDS juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi Kabupaten Bandung yang hingga saat ini tetap aman dan terkendali.
Ia menyebut kondisi tersebut tidak terlepas dari kekompakan masyarakat dalam menjaga situasi daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk terus membangun kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas.
“Semua masyarakat Kabupaten Bandung kompak untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” kata Bupati KDS.
Selain itu, KDS menegaskan bahwa berbagai capaian Kabupaten Bandung bukan hanya hasil kerja seorang bupati. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga mencerminkan kontribusi seluruh masyarakat.
“Keberhasilan Kabupaten Bandung bukan hanya keberhasilan bupati saja, melainkan keberhasilan seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung,” tegasnya.
Pada kegiatan tersebut, KDS kemudian menyoroti persoalan judi online yang diduga masih melibatkan sebagian aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung segera mengambil langkah untuk mencegah ASN terjebak dalam aktivitas judi online.
“BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Bandung harus segera melakukan langkah-langkah. Kedepan, tidak ada lagi ASN yang terjebak judi online,” tegas KDS.
Karena itu, KDS mengingatkan seluruh ASN agar tidak menjadikan judi online sebagai jalan untuk memperoleh keuntungan. Ia menilai aktivitas tersebut tidak akan membawa seseorang menjadi kaya.
“Tidak ada orang kaya karena judi online. Jadi tak ada kata judi. Jangan mimpi bakal kaya melalui judi online,” tandasnya.
Selanjutnya, KDS menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti terlibat judi online sesuai ketentuan yang berlaku. Ia pun meminta jajaran pemerintah daerah meningkatkan perhatian terhadap persoalan tersebut.
Di hadapan para jamaah, KDS juga menyampaikan kondisi keuangan daerah. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Upaya tersebut menjadi penting karena Kabupaten Bandung menghadapi pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) hingga sekitar Rp1 triliun.
Meskipun menghadapi kondisi tersebut, KDS memastikan program insentif bagi guru ngaji tetap berjalan. Pemerintah Kabupaten Bandung tetap mengalokasikan insentif guru ngaji sebesar Rp109 miliar.
“Walaupun TKD kita kurang Rp1 triliun, tapi insentif guru ngaji Rp109 miliar tetap dilanjutkan. Ini sebagai bukti kepedulian Bupati Bandung terhadap para guru ngaji di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.
Menurut KDS, keberlanjutan insentif tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap peran guru ngaji di tengah masyarakat. Selain itu, ia meminta para guru ngaji terus menjalankan peran pendidikan keagamaan bagi generasi muda.
KDS menitipkan pesan agar para guru ngaji fokus membentuk karakter anak-anak Kabupaten Bandung. Ia berharap pendidikan tersebut mampu berjalan seiring dengan peningkatan kecerdasan dan pembentukan akhlak.
“Dengan harapan pertumbuhan anak-anak kita bisa meraih kecerdasan dibarengi dengan akhlak yang baik karena tanpa agama tak akan menjadi orang berakhlak,” katanya.
Lebih lanjut, KDS mengajak masyarakat Kabupaten Bandung untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, momentum Maulid Nabi dapat menjadi pengingat untuk memperkuat akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain persoalan sosial dan pendidikan karakter, KDS juga meminta dukungan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga kekompakan dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bandung.
Pada akhir sambutannya, Bupati Bandung meminta doa dari masyarakat agar dirinya tetap istiqamah dan amanah dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah.
KDS berharap dukungan masyarakat tersebut dapat memperkuat ikhtiar Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menghadirkan pembangunan yang semakin baik serta mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas.
Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Tasyakur HUT RI ke-81 Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum peringatan keagamaan dan kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan pesan tentang pembentukan karakter, disiplin ASN, keberlanjutan perhatian terhadap guru ngaji, serta pentingnya kebersamaan masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Bandung.
