28.9 C
Bandung
Senin, Okt 26, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia ke-5 Kabupaten Bandung, Disdik Dorong Generasi Cerdas Berkarakter

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah bersama CEO SMP Skye Digipreneur Agus Gandara saat memberikan keterangan Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Asep Kusumah, S.Sos., M.Si. (kanan), didampingi CEO SMP Skye Digipreneur, Agus Gandara, S.H., M.H., M.Pd. (kiri), saat memberikan keterangan dalam Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia ke-5 tingkat Kabupaten Bandung di Kecamatan Rancaekek, Senin (26/10/2026). Foto:Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay — Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mendorong penguatan kreativitas bahasa dan sastra Indonesia melalui Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia ke-5 tingkat Kabupaten Bandung tahun 2026. Kegiatan ini mempertemukan siswa dan guru dari delapan subrayon untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, mengekspresikan karya sastra, serta membangun karakter melalui berbagai perlombaan.

Panitia menggelar kegiatan tersebut pada Senin, 26 Oktober 2026, di Kampus SMP-SMK Skye Digipreneur, Jalan Walini Nomor 24, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Cerdas Berkarakter Melalui Kreativitas Bahasa dan Sastra Indonesia”.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Asep Kusumah, S.Sos., M.Si., membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menilai Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan komunikasi, kreativitas, dan karakter peserta didik.

“Bahasa adalah anugerah bagi kita untuk bisa berkomunikasi dan menyampaikan pesan. Namun, menyampaikan sesuatu juga harus dibarengi dengan ilmu pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai perilaku yang positif,” ujar Asep.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus berkembang melalui berbagai inovasi. Dengan demikian, siswa memperoleh ruang untuk menerapkan Trigatra Bangun Bahasa sekaligus mengembangkan keterampilan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Asep juga mengapresiasi kehadiran peserta dari delapan subrayon. Ia melihat pertemuan tersebut sebagai kesempatan bagi siswa untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta menunjukkan bakat dan karakter mereka.

Ia menegaskan bahwa kecerdasan dan karakter harus tumbuh beriringan. Kecerdasan membantu seseorang melangkah lebih jauh, sedangkan karakter menentukan arah langkahnya. Nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten Bandung, Yanti Rosmayanti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa panitia menghadirkan delapan mata lomba untuk siswa dan guru.

Untuk siswa, panitia menyelenggarakan lima cabang perlombaan, yakni musikalisasi puisi, baca puisi, cipta puisi, pembawa berita, dan pidato. Sementara itu, peserta dari kalangan guru mengikuti lomba cipta dan baca puisi, cipta cerpen, serta praktik baik.

Yanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari Subrayon 1 hingga Subrayon 8. Menurutnya, dukungan setiap subrayon menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bandung.

“Terima kasih kepada seluruh peserta dari SR 1 sampai SR 8 yang sudah mendukung kegiatan program MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bandung yang hari ini diselenggarakan di SMP Skye Digipreneur,” kata Yanti.

Ia berharap penyelenggaraan berikutnya mampu menarik lebih banyak peserta dari setiap subrayon. Selain itu, Yanti mengajak para guru untuk terus mendukung program MGMP sebagai ruang pengembangan kompetensi dan kreativitas dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

CEO SMP Skye Digipreneur, Agus Gandara, S.H., M.H., M.Pd., menyambut pelaksanaan Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia di lingkungan sekolahnya. Ia berharap kegiatan tersebut memperkuat kepedulian terhadap pelestarian bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Agus menekankan bahwa perlombaan tidak semata-mata mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini mengajak siswa dan guru memahami pentingnya merawat bahasa Indonesia serta menanamkan kecintaan terhadap bahasa nasional dalam proses pendidikan.

“Intinya, bukan juara yang kita cari. Bagaimana kita merawat bahasa ini lebih penting, termasuk bagaimana kita mengajarkan kepada anak didik kepedulian terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan kita,” ungkap Agus.

Pesan tersebut sejalan dengan tema kegiatan yang menempatkan kecerdasan dan karakter sebagai dua aspek penting dalam pembentukan generasi muda. Melalui lomba bahasa dan sastra, peserta dapat mengembangkan keberanian berbicara, kemampuan menulis, penghayatan karya, serta keterampilan menyampaikan gagasan.

Sementara itu, Penanggung Jawab MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bandung, H. Jajang Sudrajat, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dari delapan subrayon. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi sekali. Mudah-mudahan acara Gebyar Bahasa Indonesia yang kelima ini tingkat Kabupaten Bandung sukses,” ujar Jajang.

Ia turut menyampaikan harapan agar seluruh siswa dapat mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan baik dan meraih hasil yang membanggakan.

Penyelenggaraan Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia ke-5 menjadi ruang bagi siswa dan guru untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bertukar pengalaman. Melalui berbagai cabang lomba, peserta dapat mengasah keterampilan berbahasa, memperluas wawasan sastra, dan membangun rasa percaya diri.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarsubrayon dalam mendukung pembelajaran bahasa Indonesia. Guru dapat berbagi pengalaman, sedangkan siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan yang edukatif dan kreatif.

Dengan demikian, Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia tidak hanya menghadirkan ajang perlombaan. Kegiatan ini juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga bahasa Indonesia, menghargai karya sastra, serta membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu berkomunikasi secara positif di tengah perkembangan zaman.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.