28.9 C
Bandung
Senin, Okt 26, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Bangga! SDN Cingcin 01 Soreang Borong Prestasi Leksam Bedas dan Pramuka Jabar 2026

Kepala SDN Cingcin 01 Soreang menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi juara Leksam Bedas 2026 dan Pramuka Jawa Barat.
Kepala SDN Cingcin 01 Soreang, Dra. Hj. Nuryati Suryani, M.Pd., memberikan ucapan selamat kepada para siswa berprestasi usai upacara bendera, Senin (26/10/2026). Prestasi di ajang Leksam Bedas 2026 dan lomba Pramuka Jawa Barat menjadi kebanggaan sekolah sekaligus motivasi untuk meningkatkan budaya literasi dan prestasi siswa. Foto:Info Burinyay/Lee

Soreang, Info Burinyay – Prestasi membanggakan diraih siswa SDN Cingcin 01 Soreang dalam ajang Jambore Literasi LEKSAM BEDAS 2026 dan berbagai lomba Pramuka tingkat Jawa Barat. Sekolah tersebut memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi saat upacara bendera, Senin (26/10/2026).

Kegiatan berlangsung di SDN Cingcin 01, Jalan Terusan Kopo Km 15, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Usai upacara, Kepala SDN Cingcin 01, Dra. Hj. Nuryati Suryani, M.Pd., menyerahkan piala dan sertifikat kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.

Prestasi paling menonjol datang dari tim literasi yang meraih juara pertama kategori Ki-Leksam pada LEKSAM BEDAS 2026 tingkat Kabupaten Bandung. Selain itu, Kecamatan Soreang juga mencatat sejumlah pencapaian dalam kategori lain, termasuk juara pertama desain kaos dan juara kedua membaca puisi untuk Korcab.

Kepala SDN Cingcin 01, Nuryati Suryani, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras siswa, dukungan guru, pembimbing, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses persiapan lomba.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan juara pertama untuk lomba LEKSAM BEDAS 2026. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para pembimbing, Bapak dan Ibu guru, serta seluruh siswa. Tentunya, ada peran serta orang tua murid. Tanpa dukungan mereka, kita tidak mungkin meraih hasil yang maksimal,” ujar Nuryati.

Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa. Sebab, tim LEKSAM yang beranggotakan 20 orang hanya mewakili sebagian kecil dari keseluruhan peserta didik di sekolah.

Karena itu, Nuryati berharap prestasi tersebut mampu mendorong siswa lain untuk mengembangkan kemampuan literasi. Ia menegaskan bahwa budaya membaca perlu tumbuh sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar slogan di lingkungan sekolah.

“Budaya membaca bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi kebiasaan bagi kita. Membaca bukan sekadar memahami. Kalian juga harus mampu menganalisis apa yang dibaca. Setelah mengetahui isi bacaan, kalian harus bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Nuryati menjelaskan, tim LEKSAM menghadapi proses persiapan yang cukup panjang. Para siswa menjalani rangkaian tugas dan tantangan selama delapan bulan hingga akhirnya mampu meraih juara pertama tingkat Kabupaten Bandung.

Ia berharap pengalaman tersebut membangun kedisiplinan, ketekunan, dan kemampuan berpikir kritis para siswa. Selain itu, sekolah ingin memperluas dampak kegiatan literasi agar semakin banyak peserta didik yang aktif membaca, memahami informasi, serta menghasilkan karya.

Sementara itu, Pembina Pramuka sekaligus Pembimbing Literasi SDN Cingcin 01, Yuyun Yulianti Hidayat, S.IPus., S.Pd., menjelaskan bahwa penyerahan penghargaan mencakup prestasi bidang literasi dan kepramukaan.

Dalam LEKSAM BEDAS 2026, tim SDN Cingcin 01 meraih juara pertama kategori Ki-Leksam. Adapun Kecamatan Soreang memperoleh juara kedua kategori Musikalisasi.

Di bidang kepramukaan, para peserta meraih sejumlah penghargaan dalam berbagai kategori. Prestasi tersebut meliputi juara ketiga Pioneering, juara harapan pertama Pioneering, dan juara harapan kedua Pioneering.

Selain itu, tim juga meraih juara harapan utama pertama LKBB Pasukan 1 serta juara madya tiga LKBB Pasukan 2. Prestasi lainnya mencakup juara harapan pertama Variasi Formasi Pasukan 1, juara harapan kedua Variasi Formasi Pasukan 2, dan juara kedua Danton Terbaik.

Para peserta juga memperoleh penghargaan Juara Harapan Utama Aktif Prop, sebagaimana disampaikan Yuyun dalam penjelasannya mengenai hasil perlombaan.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta lomba Pramuka dan Ki-Leksam. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekolah karena kami bangga memiliki anak-anak terbaik. Harapan saya, ke depan anak-anak bisa lebih maju dan meningkatkan prestasinya, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat Jawa Barat,” ungkap Yuyun.

Menurut Yuyun, penghargaan tersebut menjadi bekal bagi sekolah untuk memperkuat pembinaan siswa. Oleh sebab itu, ia berharap para peserta terus berlatih, menjaga semangat, dan mengembangkan potensi sesuai bidang masing-masing.

Dukungan terhadap prestasi literasi siswa juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Kepala Bidang SD dan Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Kiki Taufik Kurnia, S.Pd.I., M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta Jambore Literasi di Awana Resort, Rancabali.

Kiki turut mengapresiasi siswa SDN Cingcin 01 yang berhasil meraih juara pertama. Ia berharap pencapaian tersebut mendorong para siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Jambore Literasi. Kami juga mengucapkan selamat kepada peserta yang meraih juara pertama dari SDN Cingcin 01 Soreang. Semoga prestasi ini terus meningkat, terutama dalam bidang literasi dan numerasi,” kata Kiki.

Lebih lanjut, Kiki mengajak seluruh pihak di lingkungan pendidikan untuk memperkuat dukungan terhadap kegiatan literasi. Ia berharap penyelenggaraan Jambore Literasi pada 2027 dapat mendorong lebih banyak siswa mengembangkan kemampuan membaca, memahami informasi, dan mengolah pengetahuan.

Prestasi SDN Cingcin 01 Soreang menunjukkan bahwa pembinaan yang konsisten, kolaborasi guru dan orang tua, serta keterlibatan aktif siswa dapat menghasilkan capaian positif. Melalui penghargaan tersebut, sekolah juga menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan prestasi kepramukaan.

Dengan demikian, keberhasilan para siswa tidak berhenti pada perolehan piala dan sertifikat. Sekolah berharap pencapaian itu menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Bandung dalam kompetisi berikutnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.