Minggu, Nov 8, 2026
Info Burinyay
Politik

Ketua Golkar Jabar Daniel Mutaqien Tegaskan Isu Munaslub Tidak Benar, Solid Dukung Kepemimpinan Bahlil

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin tegaskan isu Munaslub Golkar hoaks dan dukung Bahlil.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan isu Munaslub Partai Golkar tidak benar serta memastikan soliditas Golkar Jabar mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Foto:Info Burinyay/Is

Bandung, Info Burinyay – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan bahwa isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang belakangan beredar tidak benar. Ia menyebut informasi tersebut sebagai hoaks yang berpotensi memunculkan kegaduhan di tengah soliditas internal partai.

Daniel memastikan Golkar Jawa Barat tetap solid dan tegak lurus mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memperkuat konsolidasi partai.

Penegasan itu sekaligus menjadi pesan politik Golkar Jawa Barat di tengah berkembangnya berbagai informasi mengenai dinamika internal partai. Daniel mengingatkan seluruh kader agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum memiliki dasar kebenaran.

Ia menilai, penyebaran informasi mengenai Munaslub tanpa landasan yang jelas justru dapat mengganggu konsentrasi organisasi. Padahal, seluruh jajaran partai perlu mengarahkan perhatian pada penguatan struktur dan pelaksanaan program kerja.

“Isu Munaslub yang beredar itu tidak benar atau hoaks. Golkar Jawa Barat tetap solid dan tegak lurus mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia,” tegas Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menekankan bahwa kekompakan kader menjadi salah satu kekuatan utama Partai Golkar. Karena itu, seluruh pengurus perlu menjaga komunikasi, membangun kebersamaan, serta memperkuat koordinasi organisasi.

Selain itu, ia memandang soliditas internal sebagai modal penting untuk menghadapi perkembangan politik nasional. Partai membutuhkan organisasi yang kuat agar mampu menjalankan agenda politik secara terarah dan konsisten.

Menurut Daniel, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan bagian dari dinamika politik. Namun, dinamika tersebut harus tetap berada dalam koridor aturan partai dan semangat kebersamaan.

Oleh karena itu, ia mendorong seluruh kader untuk mengutamakan kepentingan organisasi. Sikap saling menguatkan juga perlu menjadi landasan dalam menjaga stabilitas internal.

Di sisi lain, DPD Partai Golkar Jawa Barat terus mendorong penguatan organisasi melalui konsolidasi kepengurusan di berbagai tingkatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Penguatan struktur tidak hanya menyangkut kelengkapan kepengurusan. Lebih dari itu, partai perlu meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjalankan fungsi organisasi secara efektif.

Selanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian penting. Kader perlu memiliki kemampuan komunikasi politik, memahami persoalan masyarakat, serta mampu membangun hubungan yang konstruktif dengan berbagai elemen.

Daniel juga menempatkan kerja nyata sebagai salah satu prioritas organisasi. Menurutnya, keberadaan partai harus memberikan manfaat yang dapat masyarakat rasakan secara langsung.

Dengan demikian, soliditas partai tidak cukup hanya terlihat melalui pernyataan dukungan terhadap kepemimpinan nasional. Konsistensi menjalankan program dan memperjuangkan aspirasi masyarakat juga menjadi ukuran penting bagi kekuatan organisasi.

Selain memperkuat konsolidasi internal, Golkar Jawa Barat perlu menjaga kepercayaan publik melalui aktivitas politik yang produktif. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi partai dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.

Penegasan Daniel mengenai isu Munaslub juga menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk menjaga kedewasaan dalam menyikapi informasi politik. Terlebih, perkembangan komunikasi digital memungkinkan berbagai kabar menyebar dengan cepat tanpa melalui proses verifikasi.

Karena itu, kader perlu mengedepankan sikap kritis sebelum meneruskan informasi kepada masyarakat. Klarifikasi dari sumber resmi partai juga menjadi rujukan penting untuk menghindari kesalahpahaman.

Pada saat yang sama, seluruh jajaran Golkar Jawa Barat diharapkan tetap fokus menjalankan tugas organisasi. Konsolidasi, pembinaan kader, dan penguatan pelayanan politik kepada masyarakat harus terus berjalan.

Daniel menegaskan bahwa Golkar Jawa Barat memilih menjaga kebersamaan dan mendukung kepemimpinan nasional. Sikap tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk mempertahankan stabilitas serta menghindari polemik yang tidak produktif.

Dengan demikian, Golkar Jawa Barat menempatkan soliditas, loyalitas, dan kerja nyata sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi. Dukungan terhadap Bahlil Lahadalia juga menjadi bagian dari sikap politik yang ingin terus dijaga.

Ke depan, konsistensi seluruh kader dalam menjalankan agenda organisasi akan menjadi faktor penting. Terutama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat dan mempersiapkan Partai Golkar menghadapi perkembangan politik nasional.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.