Jumat, Jul 17, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratParlementer

Komisi V DPRD Jawa Barat Pastikan Kesiapan Stadion Wibawa Mukti untuk Porprov XV Jawa Barat 2026

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau kesiapan Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi untuk memastikan venue siap menggelar Porprov XV Jawa Barat 2026 menuju PON 2028.
Komisi V DPRD Jawa Barat melakukan inspeksi langsung ke Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, guna memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas olahraga, serta dukungan penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026 sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju PON 2028. (Foto: Info Burinyay/yk)

Bekasi, Info Burinyay – Komisi V DPRD Jawa Barat memastikan Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi siap menggelar pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kepastian itu muncul setelah anggota dewan melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi stadion dan fasilitas pendukung.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hasbullah Rahmad memimpin peninjauan tersebut. Ia menilai seluruh fasilitas utama sudah memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pertandingan sehingga panitia dapat mempersiapkan tahapan berikutnya tanpa hambatan berarti.

Menurut Hasbullah, kondisi stadion menunjukkan kesiapan yang baik. Panitia kini tinggal menyempurnakan beberapa aspek teknis agar seluruh pertandingan berjalan lancar.

“Secara umum venue sudah siap. Ini menjadi langkah awal yang baik agar penyelenggaraan Porprov berlangsung lancar dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi atlet maupun masyarakat,” kata Hasbullah.

Komisi V DPRD Jawa Barat juga menegaskan bahwa Porprov XV bukan hanya ajang kompetisi antardaerah. Pemerintah daerah memanfaatkan kejuaraan ini sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus proses seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di DKI Jakarta.

Jawa Barat menargetkan kembali meraih gelar juara umum pada PON 2028. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat pembinaan atlet sejak tingkat kabupaten dan kota melalui pelaksanaan Porprov.

“Porprov menjadi ajang seleksi atlet-atlet terbaik Jawa Barat menuju PON 2028. Target kita tentu tetap mempertahankan prestasi sebagai juara umum. Karena itu pembinaan atlet harus terus berjalan secara berkelanjutan,” tegas Hasbullah.

Selain mengawasi kesiapan venue, Komisi V DPRD Jawa Barat juga mencermati kebutuhan anggaran penyelenggaraan. Porprov XV 2026 akan mempertandingkan 92 cabang olahraga dengan ribuan nomor pertandingan sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar. Namun, DPRD Jawa Barat menerima usulan penambahan anggaran sebesar Rp20 miliar melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 agar seluruh kebutuhan operasional dapat terpenuhi.

Komisi V akan membahas usulan tersebut bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat serta KONI Jawa Barat. Pembahasan itu akan menghitung kebutuhan riil di lapangan sekaligus memastikan penggunaan anggaran berlangsung efektif dan tepat sasaran.

Hasbullah juga meminta pemerintah memberi perhatian khusus kepada wasit dan juri. Menurutnya, perangkat pertandingan memegang peran penting dalam menjaga kualitas kompetisi sehingga mereka harus memperoleh honorarium yang layak.

“Honorarium wasit dan juri juga harus diperhatikan. Jangan sampai mereka yang bertugas pada ajang sebesar Porprov menerima honor yang tidak sesuai. Hal ini akan dibahas bersama Dispora dan KONI Jawa Barat,” ujarnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.