Rancaekek, Info Burinyay — Suasana GOR Desa Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Jumat (7/11/2025) siang terasa hangat ketika Hj. Linda Herlina, S.Ap., Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hadir menyapa ratusan warga dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025.
Kegiatan itu bukan hanya sekadar forum formal, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat. Hj. Linda datang dengan semangat menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung berbagai kebutuhan warga.
“Saya datang ke sini bukan hanya menjalankan kewajiban sebagai anggota dewan, tetapi untuk memperkuat silaturahmi dengan Bapak dan Ibu semua,” ujar Hj.
Linda membuka sambutannya. “Tidak terasa sudah dua tahun saya mengemban amanah ini. Saya mohon doa dan dukungan agar bisa terus memperjuangkan kepentingan masyarakat secara konsisten.”
Sebagai anggota Komisi yang bermitra dengan Dinas PUTR, Dinas Perkintan, Dishub, Damkar, dan Dinas Lingkungan Hidup, Hj. Linda menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap usulan warga sebagai bahan perjuangan di DPRD. Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan reses merupakan pintu masuk bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan pembangunan.
“Silakan tuliskan usulan atau kendala yang Bapak dan Ibu alami di wilayahnya. Tim saya sudah menyiapkan lembar aspirasi untuk diisi. Setiap masukan akan kami bahas dan perjuangkan sesuai bidang kemitraan yang saya tangani,” jelasnya.
Ia menegaskan, dirinya selalu membuka ruang dialog tanpa batasan. Menurutnya, masyarakat berhak menyampaikan kebutuhan secara terbuka, baik berupa kritik maupun ide baru.
“Saya yakin aspirasi dari masyarakat akan menjadi pendorong agar pembangunan di Kabupaten Bandung semakin merata,” tambahnya.
Untuk memperluas partisipasi, Hj. Linda juga mendorong warga yang memiliki program di luar bidang kemitraannya agar tetap berani menyampaikan.
“Kalau ada usulan di sektor lain seperti peternakan atau perikanan, jangan ragu. Saya akan teruskan kepada rekan-rekan di komisi lain. Yang penting, semua kebutuhan masyarakat tetap tersampaikan,” tegasnya.
Kegiatan reses itu berjalan interaktif. Beberapa tokoh masyarakat Desa Haurpugur menyampaikan pandangan dan ucapan terima kasih atas kinerja Hj. Linda yang dinilai nyata dan berkelanjutan.
Ketua LPMD Desa Haurpugur, Iwan Moch Che Mulki, mengapresiasi berbagai program aspirasi yang sudah membantu kemajuan desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Linda. Banyak program bantuan yang sudah kami rasakan, terutama untuk memperbaiki fasilitas umum dan infrastruktur desa,” ujarnya.
Iwan kemudian menyampaikan aspirasi tambahan agar Hj. Linda dapat memperjuangkan perbaikan Jalan Cagak yang membentang dari RW 03 hingga RW 05.
“Anggaran desa kami terbatas. Karena itu, kami berharap Ibu Linda bisa membantu menyelesaikan pembangunan jalan tersebut,” ucapnya.
“Kami ingin Desa Haurpugur terus maju dan warganya merasakan manfaat dari pembangunan yang merata.”
Sementara itu, Endang Lukman, Relawan Solid Linda, juga menegaskan bahwa peran Hj. Linda sangat terasa di lapangan. Ia menilai program yang dijalankan telah menyentuh berbagai sektor penting, mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewan Linda Herlina dan juga kepada Kepala Desa Haurpugur. Berkat kerja sama mereka, beberapa titik pembangunan sudah terealisasi. Namun, masih ada kebutuhan mendesak seperti air bersih, rutilahu, dan jalan lingkungan,” kata Endang.
Ia menambahkan, masyarakat berharap agar program lanjutan bisa menyentuh wilayah RW 5, 8, dan 1 pada tahun 2026.
“Kami tahu Ibu Linda sudah menyiapkan aspirasi untuk tahun depan. Kami berharap prioritas itu bisa segera diwujudkan agar manfaatnya lebih luas,” tambahnya.
Dari sisi pemberdayaan perempuan, Jojoh Hodijah, Kader PKK Desa Haurpugur, juga menyampaikan aspirasi yang cukup detail. Ia menilai perhatian terhadap kader dan kegiatan PKK sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.
“Terima kasih kepada Ibu Hj. Linda yang sudah datang langsung ke Desa Haurpugur. Kami berharap kegiatan PKK mendapatkan perhatian lebih, termasuk peningkatan insentif kader, kegiatan posyandu, dan pelatihan keterampilan seperti tata rias, menjahit, serta memasak,” ujar Jojoh.
Suasana pertemuan menjadi semakin hidup ketika warga bergantian mengajukan pertanyaan dan memberikan saran. Hj. Linda menanggapinya dengan sabar dan mencatat setiap masukan satu per satu. Ia juga mengingatkan bahwa setiap aspirasi akan dikompilasi dan disampaikan kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme program pemerintah.
“Setiap catatan yang Bapak dan Ibu sampaikan akan kami bawa dalam rapat komisi. Kami akan perjuangkan agar usulan tersebut masuk dalam rencana pembangunan daerah. Tidak semua bisa langsung terealisasi, tetapi semua akan kami tindaklanjuti dengan serius,” tegasnya.
Kegiatan reses kali ini berlangsung produktif dan penuh keakraban. Warga terlihat antusias karena merasa aspirasinya benar-benar didengar langsung oleh wakil rakyatnya. Setelah sesi dialog,
Hj. Linda menyempatkan diri berbincang santai dengan sejumlah warga dan kader PKK sambil meninjau beberapa lokasi yang menjadi prioritas aspirasi tahun depan.
“Saya tidak ingin reses hanya menjadi seremonial. Setiap aspirasi harus menjadi dasar nyata untuk tindakan,” ujar Hj. Linda. “Saya ingin memastikan bahwa suara masyarakat Haurpugur tersampaikan, dan hasilnya bisa mereka rasakan.”
Ia juga menegaskan bahwa perjuangannya di DPRD akan terus berpihak pada masyarakat.
“Saya akan terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait agar aspirasi warga cepat terealisasi. Selama masih diberi amanah, saya akan berjuang untuk kepentingan rakyat,” tutupnya dengan tegas.
Kegiatan reses Hj. Linda Herlina di Desa Haurpugur menjadi gambaran nyata kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat. Melalui dialog terbuka, aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat masuk dalam program pembangunan tahun 2026. Semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan legislatif pun menjadi kunci untuk mewujudkan Desa Haurpugur yang lebih maju, berdaya, dan sejahtera.
