Selasa, Mei 5, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

KDS Tancap Gas Infrastruktur Bandung, Dorong Exit Tol Getaci dan Flyover Atasi Macet

Bupati Bandung Dadang Supriatna berjabat tangan dengan Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar usai audiensi percepatan infrastruktur di Kementerian PU Jakarta
Bupati Dadang Supriatna (tengah) berjabat tangan dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar (kanan), didampingi jajaran, saat audiensi strategis membahas percepatan pembangunan infrastruktur Kabupaten Bandung di kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (4/5/2026). - Foto:infoburinyay/red

Jakarta, Ingo Burinyay – Bupati Dadang Supriatna (KDS) mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung. Ia menegaskan komitmen itu saat bertemu Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, di Jakarta, Senin (4/5/2026).

KDS memimpin langsung audiensi strategis tersebut untuk menyelaraskan program pusat dan daerah. Ia mendorong percepatan proyek prioritas agar pembangunan berjalan merata. Selain itu, ia memastikan setiap rencana memberi dampak langsung pada mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi.

Menurut KDS, pemerintah daerah tidak boleh menunggu. Oleh karena itu, ia memilih menjemput bola ke pemerintah pusat. Ia ingin memastikan seluruh wilayah, termasuk desa, memperoleh akses infrastruktur yang layak.

“Ini bagian dari ikhtiar kami menjemput bola ke pemerintah pusat, agar pembangunan di Kabupaten Bandung bisa berjalan lebih cepat, merata, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar KDS.

Dalam pertemuan itu, KDS memaparkan sejumlah usulan strategis. Pertama, ia mendorong pembangunan Exit Tol Getaci segmen Tegalluar. Ia juga mengusulkan pembukaan akses Tol Katapang untuk memperkuat konektivitas wilayah. Kedua, ia menargetkan pengurangan kemacetan melalui pembangunan flyover di Bojongsoang dan Kopo.

Selanjutnya, KDS mengusulkan optimalisasi akses Tol Soreang–Pasirkoja (Soroja). Ia merinci rencana pembangunan on/off ramp dan overpass di STA 1+950. Selain itu, ia mengajukan aktivasi Tol Gate KM 149 A Purbaleunyi menuju Cileunyi agar arus kendaraan lebih lancar.

Di sisi lain, KDS memperkuat konektivitas antarwilayah. Ia mengusulkan pembangunan Jalan Lingkar Majalaya serta akses strategis Soroja–Ciwidey–Cidaun. Ia juga menargetkan peningkatan kualitas jalan melalui rekonstruksi ruas Rancaekek–Majalaya. Untuk keselamatan, ia mendorong penataan perlintasan tidak sebidang jalur kereta api.

KDS menyusun seluruh usulan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Ia menilai langkah tersebut mampu mengurai kemacetan sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa. Di samping itu, ia ingin meningkatkan keselamatan pengguna jalan secara signifikan.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis berbagai persoalan seperti kemacetan, akses jalan, hingga konektivitas wilayah bisa ditangani secara bertahap dan terukur,” kata KDS.

KDS menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Ia yakin kolaborasi kuat akan mempercepat realisasi proyek infrastruktur. Pada akhirnya, ia menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bandung secara menyeluruh.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.