Bojongsoang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu, 24 Mei 2026. Kunjungan itu bertujuan mengecek kondisi daerah aliran Sungai Citarum sekaligus memperkuat pengendalian banjir di Bandung Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, Dadang Supriatna atau KDS melihat langsung muara pertemuan Sungai Cikeruh, Sungai Citarik, dan Sungai Citarum. Ia menemukan sedimentasi tanah cukup tinggi di kawasan itu. Kondisi tersebut mengurangi kapasitas aliran air dan meningkatkan risiko luapan saat hujan deras turun.
KDS mengatakan pemerintah harus segera mempercepat normalisasi Sungai Citarum. Ia menilai pendangkalan sungai terus meningkat sehingga membutuhkan langkah cepat dan terintegrasi.
“Setelah kita lihat langsung di lapangan, sedimentasi tanah di kawasan ini sudah cukup tinggi dan hampir rata dengan dataran. Secara keseluruhan, di Sungai Citarum diperkirakan terdapat kurang lebih 10 juta meter kubik sedimentasi yang perlu segera dinormalisasi,” ujar KDS.
Selain meninjau sedimentasi, KDS juga membahas pembangunan danau dan kolam retensi di Bandung Selatan. Menurutnya, pemerintah perlu menjalankan pembangunan infrastruktur pengendali banjir bersamaan dengan normalisasi sungai agar hasilnya lebih maksimal.
“Pembangunan danau atau kolam retensi tentu sangat penting, namun akan lebih optimal apabila diimbangi dengan normalisasi Sungai Citarum. Karena itu diperlukan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.
KDS kemudian meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat langkah penanganan Sungai Citarum melalui program strategis dan kolaboratif.
Ia juga mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder memperkuat sinergi untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum sekaligus menekan risiko banjir di Kabupaten Bandung.
“Pemkab Bandung terus berkomitmen mendukung program penataan dan revitalisasi Sungai Citarum demi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.
Selain itu, KDS mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. Ia menilai kepedulian masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem daerah aliran sungai.
“Semoga ikhtiar bersama ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bedas,” pungkasnya.
