26.2 C
Bandung
Kamis, Mei 28, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

KDS Beberkan Kenaikan Angka Sekolah Warga Bandung Saat Hadiri Khitan Gratis Al Hidayah

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan sambutan saat menghadiri tasyakuran khitanan massal gratis di Ponpes Al Hidayah Ciparay.
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka kegiatan tasyakuran khitanan massal gratis yang digelar Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kamis 28 Mei 2026. - Foto:infoburinyay/red

Ciparay, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi kontribusi Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung. Apresiasi itu ia sampaikan saat membuka Tasyakuran Khitanan Massal Gratis di Ponpes Al Hidayah, Jalan Sutam, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kamis 28 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Dadang Supriatna menegaskan pembangunan sektor pendidikan membutuhkan dukungan semua pihak. Karena itu, ia menilai kehadiran yayasan pendidikan swasta mampu memperkuat upaya pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah di bidang pendidikan,” ujar Dadang Supriatna.

Yayasan Al Hidayah saat ini mengelola lembaga pendidikan Islam mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. Menurut Kang DS, keberadaan sekolah-sekolah tersebut membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih luas.

Selain itu, Kang DS juga memaparkan perkembangan sektor pendidikan di Kabupaten Bandung. Ia menyebut rata-rata lama sekolah warga meningkat dari 8,9 tahun menjadi 9,4 tahun. Sementara itu, harapan lama sekolah kini mencapai 12,7 tahun.

“Kami melihat peningkatan ini terjadi berkat dukungan banyak pihak, termasuk Yayasan Al Hidayah. Kami berharap sekolah di bawah yayasan ini terus berkembang dan melahirkan generasi pemimpin masa depan,” katanya.

Di hadapan peserta kegiatan, Kang DS juga menjelaskan sejumlah program pendidikan yang dijalankan Pemkab Bandung. Salah satunya program Bedas Calakan atau Beasiswa Cerdas Aktif Lanjutkan bagi siswa kurang mampu.

Melalui program tersebut, pemerintah membantu anak-anak yang terkendala biaya agar tetap melanjutkan pendidikan. Selain itu, Pemkab Bandung juga memperluas layanan pendidikan nonformal melalui Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM.

“Kami menyiapkan kuota hingga 50 ribu siswa setiap tahun melalui PKBM. Program ini membantu warga yang putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikan hingga memperoleh ijazah SD, SMP maupun SMA,” jelasnya.

Karena itu, Kang DS mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program pendidikan yang tersedia. Menurutnya, kesempatan belajar harus terbuka bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga menyerahkan uang panyecep kepada anak-anak peserta khitan massal. Ia menilai kegiatan sosial yang rutin digelar Ponpes Al Hidayah setelah Idul Adha itu mampu memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kami doakan Pondok Pesantren Al Hidayah semakin maju. Selain itu, kami berharap anak-anak yang mengikuti khitan menjadi anak saleh, sehat, berbakti kepada orang tua dan berguna bagi agama, bangsa serta negara,” tutupnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.