Bandung, Info Burinyay – DPD Ormas MKGR Jawa Barat menggelar wawancara calon peserta program magang kerja di Aula DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang Nomor 2, Kota Bandung, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar sekaligus upaya membuka peluang kerja bagi pemuda yang belum bekerja.
Panitia mencatat sebanyak 76 peserta mengikuti wawancara untuk memperebutkan kesempatan magang kerja bagi 62 pemuda. Melalui program ini, DPD Ormas MKGR Jawa Barat ingin memperluas akses pengalaman kerja sekaligus membantu peserta meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia profesional.
Imam Syafei, S.Pd., M.Pd., selaku panitia seleksi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti tahapan wawancara. Ia mewakili Ketua DPD Ormas MKGR Jawa Barat, Bambang Hermanto, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dalam kesempatan kali ini, saya selaku panitia penyelenggara mewakili Ketua DPD Ormas MKGR Jawa Barat, Bapak Bambang Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta tes wawancara sebanyak 76 orang yang telah hadir,” ujar Imam.
Menurut Imam, panitia akan menilai kelayakan peserta sebelum menempatkan mereka di sejumlah perusahaan mitra. Program magang tersebut berlangsung selama dua bulan dan mencakup berbagai bidang pekerjaan.
Peserta berkesempatan mengembangkan kemampuan di bidang administrasi perkantoran, digital marketing, redaktur, marketing lapangan, hingga content creator. Selain memperoleh ilmu dan pengalaman kerja, peserta juga akan mendapatkan sertifikat, honorarium bulanan, serta biaya operasional. Panitia juga menyediakan bonus bagi peserta yang menunjukkan kinerja baik.
Adapun perusahaan mitra program ini berada di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. Dengan cakupan tersebut, program ini menyasar pemuda dari sejumlah daerah di kawasan Bandung Raya.
Imam berharap momentum HUT ke-62 Partai Golkar dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat perlu berjalan seiring dengan upaya menjawab persoalan ketenagakerjaan.
“Kami berharap peringatan HUT Golkar ke-62 ini memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya di Bandung Raya. Hal ini menunjukkan bahwa Golkar tidak hanya berfokus pada diskusi, melainkan aksi nyata melalui program-program yang bertujuan mengatasi pengangguran, menangani anak putus sekolah, serta mengentaskan kemiskinan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat dari harapan mereka terhadap keberlanjutan program. Haris Rismawan, peserta asal Kabupaten Subang, menyampaikan terima kasih atas kesempatan mengikuti seleksi tersebut. Ia berharap dapat melanjutkan tahapan berikutnya dan memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang administrasi perkantoran.
“Saya banyak mengucapkan terima kasih untuk kesempatan ini. Mudah-mudahan saya bisa lanjut ke tahap-tahap berikutnya,” kata Haris.
Selain itu, Haris berharap penyelenggara terus menghadirkan program serupa agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya proses seleksi yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik yang merugikan peserta.
“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa berlanjut, jangan hanya di event-event saja, tapi tetap harus ada agar berefek ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Anisya Lail Zullan, peserta asal Kota Bandung, menilai program magang tersebut memberikan kesempatan berharga bagi pencari kerja. Ia mengapresiasi proses wawancara yang berlangsung lancar dan kondusif.
“Terima kasih atas kesempatannya. Wawancaranya juga berjalan lancar dan sangat kondusif,” tutur Anisya.
Ia berharap Golkar dan MKGR dapat memperluas kesempatan magang maupun lapangan kerja. Menurutnya, program seperti ini dapat membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan.
Harapan serupa disampaikan Togi Andreas Santo Pasaribu, peserta asal Kabupaten Bandung Barat yang melamar pada bidang administrasi perkantoran. Ia mengapresiasi panitia yang telah memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengikuti wawancara.
“Semoga dari kegiatan ini banyak orang yang bisa termotivasi untuk bekerja,” ujar Togi.
Ia juga berharap para peserta dapat lolos seleksi dan memberikan kontribusi positif di tempat penugasan masing-masing.
Program magang kerja ini menawarkan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lingkungan profesional, mengembangkan keterampilan, serta membangun pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, penempatan di berbagai bidang memungkinkan peserta memperoleh gambaran mengenai tuntutan pekerjaan secara langsung.
Melalui seleksi 76 peserta untuk program bagi 62 pemuda, DPD Ormas MKGR Jawa Barat berupaya menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan mitra. Namun, hasil akhir program juga akan bergantung pada proses seleksi, kualitas pembinaan, serta keberlanjutan peluang setelah masa magang berakhir.
Karena itu, transparansi seleksi dan pelaksanaan program menjadi aspek penting untuk menjaga kepercayaan peserta. Di sisi lain, pengalaman selama dua bulan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas peluang kerja.
Momentum HUT ke-62 Partai Golkar pun menjadi latar bagi pelaksanaan program yang berorientasi pada pemberdayaan pemuda. Melalui kesempatan magang ini, penyelenggara berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga memiliki kesiapan lebih baik untuk memasuki dunia kerja.
Bagi para peserta, program tersebut bukan sekadar tahapan seleksi. Mereka berharap kesempatan serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pencari kerja di Jawa Barat, khususnya kawasan Bandung Raya.