Soreang, Info Burinyay – Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap program Sepakat (Gerakan Bersama dalam Mengembangkan Strategi Penguatan Ekosistem Pemajuan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal) di Kabupaten Bandung.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan daerah. Selain itu, Sepakat mendorong perlindungan, pelestarian, dan pengembangan potensi budaya lokal.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, H. Irvan Ahmad, S.E., M.M., merancang program tersebut sebagai gerakan kolaboratif. Inisiatif ini mengedepankan kearifan lokal sebagai fondasi pemajuan kebudayaan di Kabupaten Bandung.
Bupati Dadang Supriatna menilai pemajuan kebudayaan tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial. Sebaliknya, pemerintah daerah perlu menghadirkan langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, kekayaan budaya lokal memiliki nilai penting bagi identitas daerah. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat upaya perlindungan dan pelestarian warisan budaya secara berkelanjutan.
“Saya mendukung penuh program Sepakat yang dirancang oleh Bapak Irvan Ahmad, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung. Saya berharap program ini menjadi langkah nyata dalam mengembangkan perlindungan dan pelestarian kebudayaan lokal Kabupaten Bandung,” ujar Dadang Supriatna.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menghubungkan pemajuan kebudayaan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, para pelaku seni dan budaya perlu memperoleh ruang pengembangan yang lebih luas.
Dengan demikian, aktivitas kebudayaan tidak hanya menjaga warisan leluhur. Namun, sektor tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Dadang berharap program Sepakat mampu memberikan dampak positif bagi para seniman, budayawan, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat. Selain itu, penguatan ekosistem budaya perlu mendorong kreativitas dan produktivitas pelaku kebudayaan.
“Harapan saya, program ini juga memberikan kesejahteraan ekonomi, khususnya bagi para pelaku seni dan budaya, serta umumnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung H. Irvan Ahmad, S.E., M.M., menginisiasi Sepakat sebagai upaya memperkuat strategi pemajuan kebudayaan berbasis kearifan lokal.
Melalui program tersebut, Dinas Kebudayaan memiliki ruang untuk mendorong keterlibatan berbagai unsur dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, seniman, budayawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tersebut.
Namun, keberhasilan program membutuhkan kesinambungan gerakan. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku budaya, pelestarian tradisi, serta pengembangan potensi ekonomi kreatif perlu berjalan beriringan.
Di sisi lain, kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas masyarakat Kabupaten Bandung. Oleh sebab itu, generasi muda juga perlu memperoleh ruang untuk mengenal, mempelajari, dan mengembangkan kebudayaan daerah.
Dukungan pemerintah daerah terhadap program Sepakat sekaligus menegaskan pentingnya kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Pemajuan budaya tidak hanya berorientasi pada pelestarian tradisi, tetapi juga perlu menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi.
Bupati Dadang Supriatna berharap gerakan tersebut mampu memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas budaya Kabupaten Bandung.
“Salam budaya, salam sehat, salam Bedas, dan jangan lupa bersyukur,” pungkasnya.
Melalui Sepakat, Kabupaten Bandung diharapkan mampu membangun ekosistem kebudayaan yang semakin kuat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.