28.6 C
Bandung
Sabtu, Okt 17, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan DesaPeristiwa

1.200 Warga Ciwidey Turun ke Jalan, Puncak HUT ke-81 Makin Meriah

1.200 warga mengikuti gerak jalan HUT ke-81 Desa Ciwidey
Puncak HUT ke-81 Desa Ciwidey berlangsung meriah dengan gerak jalan yang melibatkan 1.200 warga. (Foto:Info Burinyay/Lee)

Ciwidey, Info Burinyay — Pemerintah Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar puncak rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Danalaga Ciwidey, Sabtu (29/8/2026). Pemerintah desa mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Menuju Ciwidey yang Tawadhu, Maju dan Sejahtera”.

Selain menjadi rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana kebersamaan. Warga dari 30 RW ikut mengambil bagian dalam sejumlah agenda yang berlangsung sejak pagi hingga malam.

Kepala Desa Ciwidey, H. Yusuf Darmaji, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama berlangsung pada 17 Agustus 2026 melalui kirab budaya yang melibatkan 30 RW dan 84 RT.

“Acara pertama yaitu di 17 Agustus yang ke-81 tahun 2026, diisi dengan kirab budaya 30 RW, 84 RT. Kemudian diadakan lomba-lomba tradisional, kearifan lokal, dan lomba-lomba keagamaan,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, pemerintah desa memberikan apresiasi kepada para pemenang melalui piala, uang pembinaan, dan sertifikat. Selanjutnya, rangkaian kedua berlangsung melalui kegiatan gerak jalan santai yang menjadi salah satu agenda utama.

“Kegiatan sesi kedua ini, Fun Walk atau gerak jalan santai yang diikuti oleh 1.200 peserta,” katanya.

Peserta menempuh jarak sekitar empat hingga lima kilometer. Rute tersebut melewati sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Ciwidey. Peserta memulai perjalanan dari Kantor Desa Ciwidey dan mengakhiri rute di Lapangan Danalaga.

“Dari 30 RW mengikuti setiap komponen masyarakat menyukseskan kegiatan ini. Interval jarak 4 sampai 5 km di area jalan Desa Ciwidey, start dari kantor desa diakhiri dengan Lapangan Danalaga Plaza yang menjadi kebanggaan Desa Ciwidey,” tutur Yusuf.

Sejak pagi, suasana kawasan kegiatan tampak ramai. Warga dari berbagai kelompok usia mengikuti gerak jalan sekaligus menikmati rangkaian hiburan yang telah disiapkan panitia.

Setelah gerak jalan, panitia menghadirkan pembagian doorprize dan hiburan rakyat. Penampilan dangdut koplo dari putra daerah turut menghidupkan suasana. Selain itu, band Atreo yang juga berasal dari daerah tersebut tampil menghibur masyarakat.

Berikutnya, panggung kegiatan menampilkan pentas seni dari enam kedusunan. Pelajar, Karang Taruna, dan kelompok seni Desa Ciwidey ikut menampilkan berbagai kreasi.

“Selanjutnya dangdut lagi, koplo, selanjutnya pentas seni di enam kedus keterwakilan dan diakhiri dengan Tabligh Akbar,” kata Yusuf.

Pada malam hari, rangkaian kegiatan memasuki agenda penutup melalui Tabligh Akbar. Panitia menghadirkan KH. Hasan Basri, S.Pd.I., dari Pondok Pesantren Al-Huda Al-Taqrib Bandung Barat sebagai pengisi tausiah.

Yusuf mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai ruang memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kegiatan positif di lingkungan desa.

“Kami al-faqir sebagai pelayan masyarakat, kesuksesan ini milik bersama. Oleh rakyat, untuk rakyat, sepuas-puasnya rakyat harus menikmati,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan yang positif.

“Jangan lupa kita mendoakan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan ini. Masyarakat hanya memohon untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Desa Ciwidey, Hj. Alis Maslihat, menyampaikan bahwa kader PKK turut bersinergi dengan pemerintah desa dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut.

“Saya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa Ciwidey dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Dalam hal ini dari Tim Penggerak PKK mengikutsertakan semua kader PKK untuk bersinergi dengan Pemdes Desa Ciwidey,” ujar Alis.

PKK Desa Ciwidey juga berkontribusi melalui sejumlah kegiatan. Para kader ikut mendukung lomba tradisional dan terlibat sebagai juri bersama mahasiswa STAI Yamisa.

Selain itu, PKK membangun kolaborasi dengan Karang Taruna Asoka dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Alis berharap sinergi antarlembaga tersebut terus berjalan.

“Mudah-mudahan dalam acara ini bisa lancar, terkendali, dan terus bisa bersinergi,” katanya.

Dari unsur kepemudaan, anggota Karang Taruna Asoka sekaligus koordinator lapangan Fun Walk Desa Ciwidey, Muhammad Al Dzikri, menjelaskan teknis kegiatan gerak jalan yang berlangsung pada pagi hari.

“Kegiatan hari ini adalah menjalankan gerak jalan yang berute lima kilometer dari awal Desa Ciwidey sampai akhir di Lapang Danalaga,” ujar Muhammad Al Dzikri.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah desa, LPMD, serta masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan.

“Saya berterima kasih kepada jajaran desa, Bapak Kades, LPMD, dan semuanya yang hadir di sini, terutama kepada warga-warga Desa Ciwidey untuk mengikuti acara ini,” katanya.

Karang Taruna Asoka juga membawa catatan prestasi dalam pelaksanaan kegiatan kepemudaan. Menurut Muhammad Al Dzikri, Karang Taruna Desa Ciwidey meraih juara pertama Karang Taruna Berprestasi tingkat Kabupaten Bandung dan kembali meraih juara pertama di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kini, organisasi tersebut melanjutkan perjuangan pada tingkat nasional.

“Dari juara satu di tingkat kabupaten itu Karang Taruna Berprestasi, langsung lanjut ke tingkat provinsi sama juara satu. Nah, sekarang ketua Karang Tarunanya lagi berada di lokasi yang ketiga yaitu perlombaan Karang Taruna Berprestasi tingkat Nasional,” tuturnya.

Dari sisi keamanan, jajaran kepolisian bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ciwidey turut melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Bhabinkamtibmas Desa Ciwidey, Aipda Asep Hadian, S.H., mengatakan personel melakukan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan dan sejumlah jalur yang dilewati peserta.

“Pada hari ini kami melaksanakan pengamanan peringatan hari besar negara Indonesia ke-81 Desa Ciwidey yang beralamat di lokasi Danalaga Ciwidey,” ujar Asep.

Ia menyebut situasi di kawasan Danalaga berjalan kondusif. Selain itu, petugas melakukan pengaturan dan penempatan personel di sejumlah titik sepanjang jalur kegiatan.

“Untuk jalur seputaran Jalan Bhayangkara sampai Rancabali telah dilaksanakan plotting anggota bersinergi dengan Linmas, Satpol PP, dan kepolisian untuk mengamankan jalur area yang dilintasi oleh pejalan kaki ataupun peserta lomba,” katanya.

Antusiasme warga juga terlihat dari keikutsertaan masyarakat dalam gerak jalan. Salah satunya Yani Heryani, warga Kampung Pasir Takokak, yang mengikuti kegiatan sebagai perwakilan kampungnya.

“Saya mewakili kampung saya untuk ikut beserta olahraga kegiatan gerak jalan santai di ulang tahun ke-81 Kabupaten Bandung. Ya senang saja biar badan sehat,” ujar Yani.

Rangkaian puncak PHBN dan PHBI Desa Ciwidey kemudian ditutup dengan Tabligh Akbar. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa tidak hanya menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga memadukan olahraga, seni budaya, kegiatan keagamaan, dan silaturahmi warga.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, PKK, Karang Taruna, unsur keamanan, pelajar, kelompok seni, serta masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Desa Ciwidey berharap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk terus berkarya, menjaga harmoni, serta membangun desa secara bersama-sama.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.