28.2 C
Bandung
Kamis, Okt 15, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratPemerintahan

Wagub Jabar Pantau KDMP Bojongloa, Koperasi Merah Putih Didorong Perkuat Ekonomi Desa

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan kunjungi KDKMP Bojongloa untuk memperkuat ekonomi desa dan mendukung harga sembako terjangkau.
Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan bersama para pihak terkait saat mengunjungi KDKMP Bojongloa di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (15/10/2026), untuk mendorong penguatan ekonomi desa dan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Foto:Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan mengunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Bojongloa di Kampung Tanggeung, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (15/10/2026). Kunjungan ini menegaskan peran koperasi desa sebagai infrastruktur ekonomi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta sejumlah unsur pemerintah daerah. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Assekbang), Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bagian Perekonomian, Camat Rancaekek, para kepala desa se-Kecamatan Rancaekek, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sebelum mengunjungi Bojongloa, Wakil Gubernur Jawa Barat juga memantau KDKMP Citaman di Kecamatan Nagreg. Selanjutnya, agenda kunjungan berlanjut ke KDKMP Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, serta KDKMP Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan koperasi desa sebagai sarana pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui koperasi, warga diharapkan memperoleh akses terhadap bahan pokok dan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga yang kompetitif.

Kepala Desa Bojongloa, H. Ayeng, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan terhadap pembentukan KDKMP di wilayahnya. Ia berharap koperasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Atas nama Pemerintah Desa Bojongloa, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak Bupati Bandung, Bapak Camat Rancaekek, serta anggota dewan Kabupaten Bandung yang telah mendukung terwujudnya Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bojongloa,” ujar Ayeng.

Ia juga berharap keberadaan koperasi mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan mengajak masyarakat memanfaatkan keberadaan koperasi desa dan kelurahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.

“Insyaallah, dengan adanya koperasi desa dan koperasi kelurahan, ini membantu memenuhi kebutuhan Bapak dan Ibu, mulai dari sembako hingga obat-obatan. Manfaatkan sebesar-besarnya bantuan dari pemerintah ini,” kata Erwan dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri yang hadir dan bersilaturahmi dengan masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Kabupaten Bandung dan Desa Bojongloa.

Di sisi lain, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan bahwa KDKMP memiliki tujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Menurutnya, koperasi ini dapat menjadi alternatif belanja bagi warga yang selama ini menghadapi persoalan harga maupun akses terhadap barang kebutuhan sehari-hari.

“Tujuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah membantu masyarakat. Selama ini, masyarakat mungkin merasa harga sembako terlalu mahal atau menghadapi kendala lainnya. Dengan adanya KDKMP, insyaallah kebutuhan pokok yang mendapat dukungan subsidi pemerintah bisa lebih murah,” ungkap Ali.

Selain itu, Ali mengusulkan penyediaan kotak saran di gerai koperasi. Usulan tersebut bertujuan menampung kebutuhan warga terhadap barang yang belum tersedia sekaligus menjadi bahan evaluasi pengelola.

Menurutnya, gerai KDKMP Bojongloa telah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, seperti minyak goreng dan gula. Namun, pengelola perlu terus mendengarkan masukan masyarakat agar ketersediaan barang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Karena koperasi ini baru dibuka, mungkin masih ada kekurangan. Saya mengusulkan kepada manajer dan ketua agar menyediakan kotak saran. Dengan begitu, masyarakat bisa menyampaikan barang yang mereka butuhkan tetapi belum tersedia,” jelas Ali.

Ia berharap pengelola menindaklanjuti masukan tersebut secara berkala. Dengan demikian, koperasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menyesuaikan persediaan barang dengan kebutuhan konsumen.

Dukungan juga datang dari Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si. Ia menyambut baik pembukaan KDKMP Bojongloa dan kunjungan pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten ke lokasi tersebut.

Menurut Cecep, masyarakat membutuhkan akses terhadap bahan makanan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, warga juga memerlukan barang penunjang kebutuhan rumah tangga, termasuk gas dan berbagai kebutuhan lainnya.

“Dengan dibukanya KDKMP ini, kebutuhan dasar masyarakat diharapkan tersedia di tengah-tengah lingkungan mereka. Harganya harus kompetitif, sedangkan kualitas barangnya juga harus terjamin,” ujar Cecep.

Namun, ia menilai keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang. Pengelola juga perlu membangun kepercayaan masyarakat agar warga menjadikan koperasi desa sebagai pilihan utama untuk berbelanja.

Cecep menjelaskan bahwa koperasi memiliki karakter berbeda dari usaha ritel pada umumnya. Sebab, keuntungan usaha koperasi dapat kembali mendukung kepentingan anggota dan masyarakat melalui pengelolaan yang baik.

“Kalau koperasi dibesarkan dan dikelola dengan baik, hasilnya untuk rakyat, masyarakat, dan anggota koperasi. Artinya, ketika kita berbelanja di koperasi desa, keuntungan usaha juga dapat kembali kepada kita. Berbeda dengan swalayan lain yang labanya menjadi keuntungan perusahaan,” tegasnya.

Karena itu, Cecep mengajak pemerintah desa, pengurus koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk aktif menyosialisasikan manfaat KDKMP kepada warga. Edukasi tersebut penting agar masyarakat memahami fungsi koperasi sekaligus terdorong untuk berbelanja di gerai yang berada di lingkungan mereka.

Pada akhirnya, keberadaan KDKMP Bojongloa diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok. Lebih dari itu, koperasi ini perlu berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi desa yang mampu menggerakkan usaha bersama, memperkuat partisipasi warga, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui pengelolaan profesional, harga yang kompetitif, kualitas barang yang terjaga, serta keterlibatan aktif masyarakat, KDKMP berpeluang memperkuat ekonomi lokal. Oleh sebab itu, sinergi pemerintah dan warga menjadi faktor penting untuk memastikan koperasi tumbuh sebagai lembaga ekonomi yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.