DEPOK, Info Burinyay – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau kesiapan venue Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026 di Kota Depok, Rabu (4/11/2026). Peninjauan tersebut menyasar arena bola basket dan hoki indoor. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan DPRD untuk memastikan kesiapan fasilitas menjelang kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Dua lokasi menjadi fokus kunjungan kerja Komisi V. Pertama, GOR Kota Depok yang akan menjadi arena pertandingan bola basket. Kedua, Eden Sport Center sebagai venue cabang olahraga hoki indoor.
Melalui peninjauan langsung, Komisi V ingin memastikan setiap arena memenuhi kebutuhan teknis pertandingan. Selain itu, fasilitas pendukung juga harus mampu menunjang kelancaran seluruh rangkaian kompetisi.
Kesiapan venue menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan PORPROV XV. Sebab, kualitas arena tidak hanya menentukan kelancaran pertandingan. Kondisi fasilitas juga berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan atlet, ofisial, serta panitia pelaksana.
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Irpan Haeroni, menegaskan bahwa PORPROV XV harus memiliki makna lebih besar daripada sekadar kompetisi perebutan medali. Menurutnya, ajang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet muda di Jawa Barat.
“PORPROV XV ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum pembinaan atlet muda Jawa Barat. Fasilitas yang memadai di Depok diharapkan dapat memotivasi atlet untuk mencetak rekor dan prestasi terbaik,” tegas Irpan.
Ia menjelaskan, pembinaan atlet membutuhkan dukungan berbagai aspek. Salah satunya, ketersediaan sarana olahraga yang memenuhi standar kebutuhan pertandingan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat komitmen terhadap pengembangan fasilitas olahraga. Dengan demikian, atlet memiliki kesempatan lebih besar untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan performa terbaik.
Selain menunjang kompetisi, PORPROV XV juga memiliki peran strategis dalam memetakan perkembangan olahraga setiap daerah. Melalui ajang ini, kemampuan atlet dapat terukur berdasarkan hasil pertandingan dan persaingan antarkontingen.
Lebih jauh, kompetisi olahraga tingkat provinsi juga membuka ruang pembinaan atlet potensial. Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik berpeluang melanjutkan kiprah menuju kompetisi tingkat nasional. Bahkan, mereka dapat menjadi bagian dari regenerasi atlet Jawa Barat untuk menghadapi persaingan internasional.
Di sisi lain, PORPROV XV membawa misi memperkuat sportivitas dan persaudaraan antardaerah. Pertemuan atlet dari berbagai kabupaten dan kota menjadi kesempatan untuk membangun semangat kebersamaan melalui olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi V DPRD Jabar juga menyampaikan dukungan moril kepada atlet, pelatih, dan panitia pelaksana. Dukungan tersebut diharapkan meningkatkan semangat seluruh pihak dalam mempersiapkan kompetisi.
Namun, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya bergantung pada kesiapan arena pertandingan. Koordinasi antarpihak, kelengkapan fasilitas pendukung, serta perhatian terhadap aspek keselamatan juga memerlukan pengawasan berkelanjutan.
Karena itu, hasil peninjauan menjadi bagian penting dalam mendorong optimalisasi persiapan venue. Komisi V berharap seluruh kebutuhan teknis pertandingan bola basket dan hoki indoor di Kota Depok mendapat perhatian sebelum kompetisi berlangsung.
Pada akhirnya, PORPROV XV Jawa Barat 2026 diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah kompetisi, tetapi juga melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
Pengawasan Komisi V DPRD Jabar tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur olahraga. Sebab, fasilitas yang layak menjadi salah satu fondasi untuk membangun prestasi dan memperkuat masa depan olahraga Jawa Barat.