29 C
Bandung
Kamis, Okt 29, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Bandung Lepas 225 Calon PMI ke Jepang dan 25 Mahasiswa ke Al-Azhar

Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, 28 Oktober 2026
Pemkab Bandung menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Upakarti, Soreang, Rabu (28/10/2026), sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan dan mendorong prestasi generasi muda. Foto:info Burinyay/Diskominfo

Soreang, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung melepas 225 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Jepang dan 25 mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir. Kegiatan tersebut mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Rabu (28/10/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam momentum tersebut, Pemkab Bandung mendorong generasi muda untuk memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, dan memperluas kontribusi bagi pembangunan.

KDS membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya karakter manusia dalam menghadapi kemajuan zaman.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, jiwa yang tidak menyerah, dan kepedulian terhadap sesama. Kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” tegas KDS.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus menjunjung nilai kemanusiaan. Karena itu, pemuda perlu mengembangkan kemampuan diri, menjaga kepedulian sosial, dan berani mengambil peran dalam pembangunan.

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menghadirkan langkah konkret untuk memperluas kesempatan kerja bagi pemuda Kabupaten Bandung. Sebanyak 225 calon PMI mengikuti pelepasan resmi menuju Jepang.

Dari jumlah tersebut, sembilan orang mengikuti program PKKM Bedas atau Pelatihan dan Penempatan Kerja Migran. Program ini membantu pemuda mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja internasional sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja.

Melalui kesempatan tersebut, para calon PMI diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, membangun kemandirian ekonomi, dan membantu kesejahteraan keluarga. Selain itu, pengalaman bekerja di Jepang dapat memperluas wawasan serta membentuk etos kerja yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Bandung melepas 25 mahasiswa baru asal Kabupaten Bandung untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir Jawa Barat menggagas program tersebut dengan dukungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

KDS menyampaikan apresiasi kepada para calon pekerja migran dan mahasiswa yang akan menempuh perjalanan baru di luar negeri. Ia berharap kesempatan kerja dan pendidikan tersebut membawa manfaat bagi peserta, keluarga, serta masyarakat Kabupaten Bandung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon pekerja migran dan mahasiswa yang akan menempuh studi. Kesempatan ini diharapkan menjadi jalan meningkatkan kemandirian, kesejahteraan keluarga, serta memperdalam ilmu pengetahuan dan agama di lembaga bereputasi internasional,” ujar KDS.

KDS berharap para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kualitas diri. Selanjutnya, mereka dapat membawa pengalaman dan pengetahuan dari luar negeri sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik.

Selain membuka peluang kerja dan pendidikan, Kabupaten Bandung mencatat prestasi melalui organisasi kepemudaan. Karang Taruna Asoka Desa Ciwidey meraih Juara Harapan I Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.

Sementara itu, Karang Taruna Bina Marga Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka, meraih Juara Harapan I dalam Lomba Konten Kreatif Karang Taruna Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kedua prestasi tersebut memperlihatkan kontribusi pemuda dalam mengembangkan kreativitas dan kegiatan sosial di tingkat desa. Lebih jauh, capaian itu menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peluang besar untuk memperluas peran dalam pembangunan masyarakat.

KDS menilai keberhasilan tersebut mencerminkan potensi generasi muda yang perlu terus mendapat dukungan. Oleh karena itu, ia mengajak pemuda Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kompetensi, menjaga kebersamaan, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.

Pemkab Bandung terus mendorong generasi muda untuk mengembangkan inovasi dan membangun kolaborasi lintas sektor. Dengan langkah tersebut, pemuda dapat menjawab tantangan zaman sekaligus menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Bandung mencapai puncaknya melalui pelepasan calon PMI dan mahasiswa baru. Kegiatan ini menghubungkan semangat kebangsaan dengan upaya memperluas kesempatan kerja, pendidikan, dan pengembangan prestasi pemuda.

Pemkab Bandung berharap generasi muda terus berkontribusi dalam mewujudkan daerah yang semakin Bedas, maju, dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemuda perlu memperkuat persatuan, meningkatkan kapasitas diri, dan membangun kerja sama dalam berbagai bidang.

Dalam penutup amanatnya, KDS mengajak seluruh pemuda untuk menjaga semangat kebangsaan dan meningkatkan kontribusi bagi daerah maupun negara.

“Mari kita perkuat persatuan, bangun kolaborasi, dan dukung generasi muda agar mampu meraih prestasi serta menghadapi tantangan zaman. Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98,” pungkas KDS.

Melalui momentum ini, Pemkab Bandung menegaskan pentingnya karakter, pendidikan, kesempatan kerja, dan kreativitas untuk menyiapkan generasi masa depan. Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pemuda sekaligus mendukung perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.