Cangkuang, Info Burinyay – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menggelar Lomba Tingkat III (LT-III) Pramuka Penggalang Tahun 2026 di Lapangan Bumi Al-Muklis, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat hingga Minggu (9–11 Oktober 2026) ini menjadi ajang seleksi regu terbaik untuk mewakili Kabupaten Bandung pada Lomba Tingkat IV tingkat Jawa Barat.
Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Saeful Bahri, S.H., M.A.P., membuka langsung kegiatan tersebut. Tahun ini, Kwarcab mengusung tema “Pramuka BEDAS Sareundeuk Saigel Ngahontal Prestasi, Ngawangun Karakter Mulya”.
Melalui LT-III, Kwarcab Kabupaten Bandung mempertemukan Pramuka Penggalang terbaik dari 31 Kwartir Ranting (Kwarran). Selain mengejar prestasi, para peserta juga mengasah keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan kepemimpinan.
Saeful Bahri menegaskan, LT-III memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menguji kemampuan peserta dalam berbagai mata lomba.
“LT-III bukan hanya soal lomba, tapi proses pembentukan karakter, kemandirian, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan. Sesuai tema, Pramuka harus kompak satu tujuan untuk meraih prestasi dan membangun karakter mulia,” tegas Saeful.
Ia menjelaskan, Kwarcab Kabupaten Bandung menjalankan seleksi secara berjenjang untuk menjaring Penggalang terbaik. Karena itu, setiap regu harus menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan sportivitas selama mengikuti perlombaan.
Saeful juga menyebut lima nilai utama yang menjadi perhatian dalam pembinaan peserta, yakni disiplin, kerja sama, kepemimpinan, kepedulian, dan kejujuran. Panitia dan juri mengukur kemampuan peserta melalui tata tertib, ketentuan teknis, serta sistem penilaian yang berlaku.
“Kami berharap ada adik-adik yang berprestasi, baik putra maupun putri, untuk mewakili Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana LT-III Kabupaten Bandung, Suprianto, S.Kom., M.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari seluruh Kwarran di Kabupaten Bandung. Setiap kecamatan mengirimkan regu putra dan putri untuk mengikuti berbagai mata lomba.
Suprianto memaparkan, panitia menyusun rangkaian kegiatan selama tiga hari. Salah satu agenda yang menarik perhatian peserta ialah Wide Game, yang menantang kemampuan ketangkasan dan keterampilan mereka sepanjang perjalanan.
“Yang menarik, besok akan ada kegiatan Wide Game. Di sana para peserta ditantang untuk menyelesaikan ketangkasan-ketangkasan dan keterampilan selama perjalanan kurang lebih dua sampai tiga jam,” jelas Suprianto.
Ia berharap seluruh peserta menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, panitia ingin membentuk Penggalang tangguh yang siap menghadapi kompetisi pada jenjang berikutnya.
“Walaupun nanti kita sudah selesai dan mendapatkan peringkat pertama, kita tetap akan menggembleng mereka untuk menghadapi LT-IV nanti,” tambahnya.
Di sisi lain, Sekretaris I Kwarcab Kabupaten Bandung, Iyan Mulyana, S.Sos., menjelaskan bahwa panitia mengikuti petunjuk penyelenggaraan dan petunjuk teknis dari Kwartir Nasional. Ketentuan tersebut menjadi acuan dalam pelaksanaan mata lomba dan penilaian peserta.
Iyan menilai LT-III menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan, memperkuat kebersamaan, serta menguji kedisiplinan anggota Pramuka Penggalang. Karena itu, kegiatan ini tidak hanya mengejar hasil kompetisi, tetapi juga mendorong pembentukan karakter peserta di gugus depan masing-masing.
“Target kami saat ini adalah menjaring Penggalang yang berprestasi untuk menjadi perwakilan ke tingkat Jawa Barat. Selain itu, target utamanya adalah pembentukan karakter yang benar-benar bisa menjadi tolok ukur kepemimpinan bagi setiap peserta didik di Gugus Depan masing-masing,” ungkap Iyan.
Ia menyampaikan bahwa Kwarcab Kabupaten Bandung merencanakan tahapan LT-IV di tingkat Kwartir Daerah Jawa Barat sekitar April 2027. Dengan demikian, para peserta terbaik masih memiliki kesempatan untuk memperkuat kemampuan melalui pembinaan lanjutan sebelum menghadapi kompetisi provinsi.
Semangat tersebut juga dirasakan Aisyah Aqila Balqis, peserta asal Kwarran Katapang. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti LT-III, terutama dalam membangun kemandirian dan kepemimpinan.
“Kesan saya dari LT-III ini adalah seru banget, kita jadi bisa belajar banyak hal baru. Belajar cara menjadi mandiri dan cara menjadi pemimpin yang tangguh,” kata Aisyah.
Selain mengembangkan keterampilan, Aisyah merasakan manfaat dari penerapan disiplin waktu selama kegiatan. Ia juga berkesempatan menjalin silaturahmi dengan peserta dari berbagai Kwarran di Kabupaten Bandung.
“Yang terpenting, kita bisa bersilaturahmi bersama teman-teman yang lain dari Kwarran lain,” tambahnya.
Melalui LT-III 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung berharap dapat melahirkan Penggalang berprestasi yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, dan mampu bekerja sama. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berjenjang untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat Jawa Barat sekaligus membawa nilai-nilai kepramukaan ke lingkungan sekolah dan masyarakat.