Bandung, Info Burinyay — DPRD Provinsi Jawa Barat memperketat pengawasan persiapan arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Komisi V DPRD Jabar menyoroti kesiapan Lapang Cigugur Sport Center Tadjimalela di Kabupaten Sumedang. Pengawasan ini bertujuan memastikan setiap arena mendukung kelancaran pertandingan, keamanan peserta, dan kenyamanan atlet.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung, menegaskan pentingnya kesiapan fasilitas olahraga menjelang kompetisi tingkat provinsi tersebut. Ia meminta pemerintah daerah dan panitia pelaksana memastikan seluruh kebutuhan pertandingan tersedia sesuai standar.
“Kami berharap seluruh fasilitas yang dipersiapkan benar-benar memenuhi kebutuhan pelaksanaan pertandingan,” kata Yomanius di Bandung, Kamis (15/10/2026).
Menurut Yomanius, penyelenggara perlu memeriksa seluruh aspek teknis sebelum kompetisi dimulai. Pemeriksaan itu mencakup kondisi lapangan, kelengkapan sarana olahraga, keamanan kawasan, dan kenyamanan atlet serta ofisial.
Selain itu, panitia perlu memastikan setiap arena memiliki fasilitas pendukung sesuai kebutuhan cabang olahraga. Kesiapan perangkat teknis juga memegang peran penting dalam menjaga kelancaran setiap pertandingan.
Karena itu, Yomanius mendorong pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan panitia pelaksana memperkuat koordinasi. Ketiga unsur tersebut perlu menyusun langkah kerja yang jelas agar proses persiapan berjalan efektif.
Koordinasi yang baik juga membantu setiap pihak mengenali kendala sejak awal. Dengan cara itu, pemerintah daerah dan panitia dapat segera menentukan prioritas perbaikan tanpa menunggu hari pertandingan.
Yomanius menekankan pentingnya evaluasi rutin selama masa persiapan. Ia meminta seluruh pihak memeriksa perkembangan pekerjaan, mencatat kekurangan, dan segera mengambil tindakan korektif.
“Kami berharap segala kekurangan yang masih ditemukan dalam proses persiapan dapat segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada kendala teknis yang menghambat pelaksanaan pertandingan nantinya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yomanius menilai Porprov XV 2026 memiliki peran strategis dalam mengukur hasil pembinaan atlet di Jawa Barat. Kompetisi ini mempertemukan atlet dari berbagai kabupaten dan kota sekaligus memberi ruang bagi setiap daerah untuk menguji kemampuan mereka.
Melalui pertandingan tersebut, pemerintah daerah dapat melihat perkembangan prestasi atlet secara lebih terukur. Hasil kompetisi juga dapat membantu pemangku kepentingan mengevaluasi program pembinaan olahraga di daerah masing-masing.
Oleh sebab itu, penyelenggara perlu menjaga kualitas fasilitas dan kompetisi secara bersamaan. Arena yang layak memberi atlet kesempatan untuk bertanding secara optimal. Selain itu, fasilitas yang memadai membantu panitia mengelola pertandingan dengan lebih tertib.
Kesiapan venue juga mencerminkan perencanaan dan koordinasi setiap daerah dalam menyelenggarakan agenda olahraga berskala besar. Karena itu, seluruh pihak perlu menjaga konsistensi pekerjaan hingga mendekati jadwal kompetisi.
Komisi V DPRD Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses renovasi dan pemenuhan standar venue menjelang Porprov XV 2026. Komisi tersebut mendorong pemerintah daerah dan panitia menyelesaikan setiap kekurangan teknis sesuai kebutuhan pertandingan.
Melalui pengawasan berkelanjutan, DPRD Jabar ingin memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Langkah ini juga mendorong setiap pihak menjaga tanggung jawab dan memperkuat koordinasi selama proses penyelenggaraan.
Porprov XV Jawa Barat 2026 diharapkan menjadi ajang kompetisi yang lancar sekaligus mendorong perkembangan olahraga daerah. Dengan persiapan yang matang, Jawa Barat dapat memperkuat pembinaan atlet dan menjaga tradisi prestasi olahraga di tingkat nasional.